Better You

Semua Hal yang Perlu Anda Tahu Tentang Kanker Serviks

  by: Muhammad Hafizh       16/10/2016
  •  

    “Saya merasa sehat, tapi kenapa saya divonis penyakit ini?” Ya, sepenggal kalimat yang seringkali diucapkan oleh wanita yang pada awalnya tidak peduli dengan penyakit yang tergolong ganas ini. Mereka merasa sehat, bahkan tak pernah berhubungan seks sembarangan tetapi kenapa mereka bisa menderita penyakit ini?

    Atas kepeduliannya pada wanita, Inisiatif Pencegahan Kanker Serviks Indonesia (IPKASI) resmi merilis sebuah situs yang menjadi sumber referensi terpercaya mengenai masalah kanker serviks www.kankerserviks.com. Yuk kenali lebih dalam tentang kanker serviks, cari tahu gejala-gejalanya, dan bagaimana cara untuk mendeteksinya lebih dini. Mencegah lebih baik sebelum mengobati kan, ladies?



    Apa Itu Kanker Serviks?

    Kanker serviks adalah keganasan yang terjadi karena tumbuhnya sel-sel tidak normal pada leher rahim (serviks), yang merupakan bagian terendah rahim yang menonjol ke puncak liang senggama (vagina). Dimulai dari leher rahim, bagian uterus, kemudian mencapai vagina dan secara bertahap akan menyebar jika tidak diberikan pengobatan.

    Penyebab Kanker Serviks

    Kanker serviks disebabkan oleh Human Papilloma Virus (HPV) yang bersifat onkogenik (penyebab kanker). HPV merupakan virus yang umum dan mudah ditularkan melalui kontak kulit kelamin. Sasarannya adalah alat kelamin dan digolongkan menjadi dua golongan yaitu HPV penyebab kanker dan HPV berisiko rendah. Ternyata terdapat 15 jenis HPV yang menyebabkan kanker yang dapat mengarah kepada kanker serviks!

    Kanker Serviks Menyebar Cepat

    Kanker serviks seringkali menjangkiti dan dapat membunuh wanita di usia yang produktif (usia 30-50 tahun). Di dunia setiap dua menit seorang wanita meninggal karena kanker serviks dan sekitar 500.000 di-diagnosa menderita kanker serviks dan rata-rata 270.000 kematian setiap tahunnya. Sedangkan di Indonesia, kanker serviks menempati urutan ketiga terbanyak yang diderita wanita Indonesia berdasarkan GLOBOCAN 2008 (IARC) Section of Cancer Information (26/8/2010).

    Gejala Kanker Serviks

    Kebanyakan infeksi awal HPV dan kanker serviks stadium dini berlangsung tanpa menimbulkan gejala sedikitpun. Gejala-gejala yang timbul apabila kanker serviks sudah mengalami progesivitas atau stadium lanjut, antara lain:

    • Pendarahan sesudah berhubungan seks.

    • Pendarahan spontan yang terjadi di antara periode menstruasi rutin.

    • Nyeri panggul.

    • Nyeri ketika berhubungan seksual.

    Cara Mendeteksi Dini Kanker Serviks



    • Pap smears atau inspeksi visual asam asetat (IVA) dapat mendeteksi awal kanker serviks di mana perubahan sel dapat diidentifikasi di leher rahim.

    • Vaksinasi yang rutin dapat membantu mengurangi kejadian kanker serviks secara efektif, dibandingkan dengan tanpa tindakan sama sekali. Vaksinasi dilakukan dengan 3 tahap pemberian yaitu bulan ke-0, 1 atau 2, dan 6.

    Cara Pencegahan Kanker Serviks

    Pencegahan suatu penyakit dapat dibagi menjadi pencegahan primer, sekunder, dan tersier.

    • Pencegahan primer kanker serviks adalah mencegah terjadinya infeksi HPV, meliputi: edukasi/penyuluhan/pendidikan, gaya hidup sehat, termasuk cara-cara pencegahan bersinggungan atau melindungi diri dari faktor risiko dan penyebab.

    • Pencegahan sekunder adalah usaha untuk menemukan kanker pada kondisi prakanker dengan cara melakukan upaya deteksi dini atau skrining dengan tes IVA.

    • Pencegahan tersier yaitu menurunkan kesakitan atau cacat, memberikan pengobatan yang sesuai, tepat, dan sesegera mungkin. (Edited by Vidi Prima / Image: doc Outnow.ch)

     

    BACA JUGA:

    Pertanyaan Seputar Kanker Serviks, Terjawab!

    7 Cara Mudah Cegah Kanker Payudara

    Waspadai 5 Jenis Keputihan yang Tak Wajar

    6 Cek Kesehatan Yang Harus Rutin Anda Lakukan