Love & Sex

7 Tanda Ini Menunjukkan Cara Move On yang Tidak Sehat

  by: Sky Drupadi       3/10/2017
  • Menghadapi sebuah hubungan yang telah berakhir memang tidak pernah mudah. Tidak ada aturan tertulis mengenai cara move on yang paling efektif. Beberapa orang memerlukan waktu berbulan-bulan, beberapa yang lain cukup satu hari saja. Walaupun semuanya bergantung pada Anda, ada beberapa tanda bahwa “masa berkabung” Anda keterlaluan dan masuk ke dalam kategori tidak sehat. Jangan sampai Anda jadi salah satunya ya, dear.

     

    Kehidupan Sosial Anda Pudar

    “Anda membutuhkan koneksi teman-teman ketika sedang menghadapi sebuah breakup,” ujar Julie Spira, online dating expert. Agar Anda tidak mengisolasikan diri, Anda harus jujur sepenuhnya pada kawan. Biarkan mereka tahu bahwa Anda akan banyak membicarakan sang mantan. Biarkan mereka jadi pendukung serta reminder jika Anda sudah melewati batas sedih. Dengan cara ini, Anda tak perlu khawatir membuat teman Anda tidak nyaman.



     

    Anda Membuka Media Sosialnya Sepanjang Hari

    Tidak ada salahnya kok jika Anda penasaran dengan mantan. Apalagi di era media sosial, rasanya tidak mungkin Anda menghindari stalking. Namun menurut Julie, jika Anda melakukannya berkali-kali dalam sehari, sebaiknya Anda berhenti sekarang juga. “Mengecek media sosial secara non-stop menandakan bahwa Anda obsesif,” jelasnya. “Terutama jika Anda berpindah ke profil teman-temanya hanya untuk memastikan keberadaanya.” Solusi paling mudah? Block profil mereka.

     

    Anda Membuang SEMUA yang Berhubungan Dengan Si Dia

    “Mungkin tujuan utama Anda untuk menghindari hal yang mengingatkan pada sang mantan,” tutur Susan Elliott, J.D., M. Ed., penulis buku Getting Past Your Breakup: How to Turn a Devastating Loss Into the Best Thing That Ever Happened to You. Namun, Susan juga mengingatkan untuk tidak kehilangan beberapa hal yang biasanya membuat Anda bahagia. Jangan membenci musik yang Anda sukai sejak kecil hanya karena ia juga mendengarnya. Simpan hal yang Anda cintai dan cari cara untuk mengingat memori positif tanpa menyangkut-pautkan dengan you-know-who.

     

    Anda Tidak Menghabiskan Waktu Untuk Diri Sendiri

    Salah satu bagian dari moving on adalah menemukan jati diri Anda. Sebuah penelitian dalam Social Psychology and Personality Science menemukan bahwa ini merupakan salah satu langkah paling penting setelah putus. Jika Anda masih membayangkan “saya dan si dia” melainkan “saya”, Anda harus melakukan suatu perubahan. Lakukan kegiatan yang tidak membutuhkan orang kedua, seperti kelas yoga, kelas masak, atau bergabung dalam sebuah klub. Apapaun yang dapat mengembalikan kepercayaan diri serta identitas Anda.

     



    Anda Hanya Mengingat Sisi Baik Dari Hubungan

    Baiklah, Anda merindukan pelukannya yang hangat. Tapi apa Anda juga kangen dengan cara ia mengkritik Anda di depan para bff? Atau ketika ia menyelingkuhi Anda? Ketika Anda terjebak dalam memori indah, buatlah sebuah list positif dan negatif. Tulis hal-hal buruk yang mengantarkan hubungan Anda ke garis finish. Anda harus realistis.

     

    Membiarkan Si Dia Menghubungi Anda

    Hal paling sulit adalah bila si dia pun belum move on dari Anda. Sekadar chat berisi 'apa kabar' cukup untuk membuyarkan segala usaha moving on Anda. Jika Anda memerlukan jarak, cukup sampaikan padanya bahwa Anda butuh space. “Kalau ada sesesorang yang mengganggu Anda, langsung block mereka dari ponsel,” ujar Julie. “Yang penting, Anda harus menginformasikan padanya. Jika tidak, drama kehidupan Anda tidak akan usai.”

     

    Anda Super Galau Lebih Dari Enam Minggu

    “Beberapa minggu pertama akan dilalui secara ekstrem. Kurang makan dan tidur, terlalu banyak bicara dan menangis. Wajar saja jika Anda membutuhkan waktu sampai enam minggu untuk kembali nomal,” jelas Susan. “Namun melebihi itu, tidak sehat bagi Anda untuk bersembunyi di rumah dan menjauhi orang-orang.” Tidak ada waktu pasti untuk melupakan sang mantan secara penuh. Tapi jika setelah satu setengah bulan kegalauan Anda masih memengaruhi kehidupan sehari-hari, sebaiknya Anda cek ke orang yang ahli, honey.

     

    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan.com. Alih bahasa: Sky Drupadi. Foto: Afrika Studio / Shutterstock / Clickphotos)