Love & Sex

Ini Cara Atasi Rasa Suka Saat Si Dia Sudah Punya Pacar

  by: Redaksi       12/10/2018
  • Menyukai seseorang hanya akan menyenangkan jika ‘Si Dia’ masih available alias belum punya pasangan. Karena, saat kamu suka pada orang yang sudah memiliki hubungan, maka rasa sakitnya bila terjadi apa-apa nanti hampir sama ketika kamu putus dengan kekasih. “Meskipun rasa suka tidak sama dengan berpacaran, tapi hati kita masih bisa merasakan rasa sakit yang mungkin terjadi,” kata Dr. Suzanne Degges-White, Ph.D., ketua dan profesor pendidikan konseling dan konselor di Universitas Northern Illinois.

    Tapi, jangan khawatir lagi ladies, sekarang Cosmo punya enam cara untuk melupakan ‘Si Dia’ yang sudah punya pacar sebelum kamu merasakan patah hati berkelanjutan, berikut tips dari Dr. Degges-White.

    1. Hindari interaksi tidak penting




    Berpapasan dengan pria yang kamu taksir saat di sekolah, kampus, atau kantor memang rasanya menyebalkan terlebih ketika dia sudah punya hubungan. Untuk itu ada baiknya kamu menghindari interaksi yang sebenarnya tidak perlu atau basa-basi. Cara paling mudah memulainya adalah hindari tempat yang biasa didatangi ‘Si Dia’ atau katakan kamu terlambat datang ke acara yang juga dihadirinya.

    2. Berhenti stalk media sosialnya

    Melihat posting-an di Instagram feed, stories, atau status updates ‘Si Dia’ hanya akan membuat kamu tambah sedih. Kamu tidak mau kan melihat foto-foto kebersamaannya dengan si pacar merusak seluruh harimu. Itulah kenapa Dr. Degges-White menyarankan untuk menahan interaksi digital dengan ‘Si Dia’. Kamu tidak perlu terlalu berlebihan hingga me-unfollow atau block akunnya di media sosial, cukup gunakan fitur mute saja.


    Tapi jika kamu masih melihat fotonya yang di-tag teman lain muncul di timeline, Dr. White menyarankan kamu untuk mengurangi kebiasaan bermain media sosial beberapa waktu.

    3. Alihkan perhatian dengan orang lain dengan aktivitas beragam

    Jika orang yang kamu taksir adalah teman satu permainan, kamu pasti galau antara ingin menghindar dan mempertahankan pertemanan. Karena, jika kamu pertahankan pertemanan dan diam-diam menyimpan rasa saat menghabiskan waktu bersama, itu semua akan mengacaukan emosi di hati.


    Cara terbaik adalah ajak teman-teman yang lain untuk selalu ikut hangout, dan berfokus pada hobi baru yang akan kamu coba, atau siapkan hati untuk bertemu orang baru dan memulai hubungan yang lain.

    4. Bersikap biasa dengan pacar ‘Si Dia’


    Kebanyakan di beberapa film rom-com pria yang kita taksir sudah punya kekasih yang ‘licik’ hampir mirip dengan karakter mean girls. Tapi di dunia nyata ladies, si kekasih adalah orang biasa dan bukan menjadi penghalang. Memandang kekasih pria yang kamu taksir sebagai musuh justru membuat kamu tenggelam dalam rasa sakit hati. Itulah mengapa kamu lebih baik menerima kenyataan yang ada dan bersikap biasa saja terhadap kekasih ‘Si Dia’.



    5. Akui kamu tidak ingin menjadi wanita selingkuhan

    Ketika ‘Si Dia’ suka mengeluh tentang pasangannya padamu atau kadang melakukan kontak fisik seperti pegang tangan, merangkul, dsb terhadapmu itu sudah bisa dibilang emotional cheating – dan tinggal selangkah menuju perselingkuhan. Meskipun hal tersebut menggoda untuk kamu mengambil kesempatan merebut hati ‘Si Dia’ tapi “Berdasarkan catatan seseorang yang bisa selingkuh pada pasangannya kemungkinan besar akan selingkuh lagi nanti,” kata Dr. Degges-White.


    Terlebih, ketika dia bersedia selingkuh dari pasangannya mungkin itu menandakan dia tidak bahagia dalam hubungan saat itu. Dan tidak menunjukkan apakah ‘Si Dia’ jatuh cinta kepada kamu atau hanya sekadar menjadi pelarian.

    6. Tentukan batasan kontak fisik

    Jika kamu bisa kehilangan rasa suka karena ilfil pada ‘ Si Dia’ yang sering mendekati di saat sudah memiliki hubungan, itu bagus. Tapi jika kamu masih tergoda untuk mendekati dia yang genit maka penting untuk menetapkan beberapa aturan dasar untuk menghindari melakukan sesuatu yang mungkin akan berakhir dengan penyesalan, menurut Dr. Degges-White.


    Jika kamu tidak dapat menghindari interaksi sosial sama sekali, buatlah aturan untuk tidak melakukan kontak fisik. Karena Cosmo tahu menjauhkan diri dari orang yang kamu suka butuh bantuan dari orang sekitar, memang sulit jika kamu sendiri yang berusaha.


    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan ME / Alih Bahasa: Shintia Savitri / DA / Image: doc. Vadim GuzhvaC123RF.com)