Better You

Lakukan 5 Cara Ini Agar Instagram Tidak Toxic!

  by: Shamira Priyanka Natanagara       1/10/2019
  • Sepertinya tidak memiliki akun Instagram di masa kini adalah hal yang sangat jarang. Bahkan beberapa dari kita memiliki lebih dari satu akun Instagram, iya, kan? Berkat ragam fiturnya yang bisa dibilang cukup interaktif, Instagram adalah salah satu media sosial yang paling sering digunakan orang-orang. Ada banyak sekali jenis konten yang dapat dibagikan melalui Instagram, mulai dari foto dan video hasil iseng bersama teman-teman, hingga informasi serius yang edukatif. 

    Meskipun begitu, ada pula beberapa hal tidak menyenangkan yang kerap terjadi di Instagram. Kejadian seperti bullying, pelecehan, serta perkelahian masih sering terjadi di media sosial ini. Selain itu, Instagram juga dapat menurunkan kepercayaan diri seseorang, membuat penggunanya bertanya-tanya, "Kenapa, sih, aku tidak cantik seperti dia?", atau "Duh, kenapa kehidupanku tidak asyik seperti miliknya, ya?". 

    Sounds familiar? Hmm... kalau kamu merasa Instagram seringkali mengganggu pikiran dan perasaan terhadap dirimu sendiri, mari kita ubah hal tersebut! Instagram seharusnya adalah media sosial yang menyenangkan, dan berikut adalah lima cara yang kamu bisa lakukan agar Instagram tidak menjadi toxic bagimu.




    1. Follow orang-orang yang membangun kepercayaan dirimu!

    Coba hitung berapa banyak influencer atau selebgram yang kamu follow. Sekarang coba pikirkan kembali, apakah orang-orang tersebut membuatmu bangga akan diri sendiri, atau justru membuatmu insecure? Hmm…

    Instagram memberikan penggunanya wadah untuk membagikan foto dan video. Mungkin kedengarannya simpel, tapi menurut sebuah survei oleh Royal Society for Public Health (dikutip dari Time), unggahan Instagram dapat membuat remaja depresi, cemas, dan merasa FOMO alias fear of missing out (takut ketinggalan tren), termasuk mempengaruhi ekspektasi remaja tentang penampilan dan bentuk tubuh.

    Mungkin selama ini kamu mengikuti seleb seperti the Kardashians dan Jenners, Bella Hadid, Gigi Hadid, dan sebagainya yang sering mengunggah foto diri dan kehidupan mereka yang tampak menyenangkan. Tidak apa-apa jika kalian menyukai mereka, tapi perlu diingat kalau orang-orang yang kamu ikuti membuatmu kurang percaya diri, sebaiknya mulai cari orang-orang yang membuatmu merasa sebaliknya: makes you feel empowered, membuatmu merasa kalau penampilan dan kehidupanmu normal!

    Apakah kamu insecure karena rambutmu yang keriting? Kamu bisa follow seleb seperti Agnes Oryza, Imaan Hammaam, dan Rose Bertram yang memiliki rambut serupa. Atau mungkin kamu memiliki tubuh gemuk dan melihat perempuan bertubuh langsing di Instagram membuatmu kurang menyukai penampilanmu? Nah, coba follow perempuan plus-sized seperti Lizzo, Ashley Graham, Ucita Pohan, Leslie Sidora, dan Loey Lane. Ada banyak orang yang menginspirasi di Instagram, hanya saja mungkin kamu belum menemukan mereka. 


    BACA JUGA: Siapa Bilang yang Kecanduan Instagram Hanya Generasi Muda?


    2. Fitur ‘mute’ tersedia karena suatu alasan

    Kalau kamu belum mengenal fitur ini, pada dasarnya fitur mute di Instagram dapat menghilangkan unggahan seseorang dari timeline-mu. Kamu masih tetap mengikuti orang yang kamu mute, dan mereka pun masih bisa mengirim pesan, mention, dan komentar kepadamu—anggap saja mute adalah cara unfollow seseorang secara halus. Dan kalau ada seseorang (atau mungkin beberapa orang) yang sering mengunggah hal-hal yang kamu kira toxic atau mengganggu, mute saja! Tak perlu terus-menerus melihat unggahan mereka, fitur ini memang dibuat untuk suatu alasan.




    3. Jangan takut untuk unfollow seseorang

    Kalau fitur mute saja tidak cukup, kamu tak perlu sungkan untuk unfollow orang tersebut. Mungkin unggahannya sering membuatmu kesal dan terganggu, kamu merasa unggahannya tidak berfaedah, atau kamu sudah tidak pernah berhubungan dengannya. Buat apa mengikuti seseorang yang membuat pengalamanmu dengan media sosial tidak menyenangkan?


    BACA JUGA: Instagram Perkenalkan Fitur Baru, Stiker Komentar di Stories


    4. Dan jangan takut untuk block seseorang

    Nah, kalau ada seseorang yang sudah ‘melewati batas’, contohnya ia tidak berhenti mengirim komentar atau pesan yang mengganggu, pernah melecehkan kamu atau temanmu di Instagram, atau sering mengunggah hal-hal penuh kebencian yang berbau SARA, block them! Setelah diblokir, kamu tidak dapat melihat akunnya, dan ia pun tidak bisa melihat akunmu. 


    5. Menemukan komentar yang tidak senonoh? Hapus saja!

    Girls, catat: komentar yang tidak sopan, melecehkan, atau penuh kebencian tidak patut dibiarkan begitu saja. Komentar tersebut dapat memancing orang lain sehingga kolom komentar menjadi tidak kondusif, jadi Cosmo sarankan untuk menghapusnya saja. 


    (Shamira Natanagara / Ed. / Image: Oleksii HrecheniukC123RF.com)