Lifestyle

Konser Perdana Lukas Graham di Jakarta Sukses Digelar Meriah

  by: Givania Diwiya Citta       5/10/2019
  • Pada 1 Oktober kemarin, Lukas Graham resmi menggelar konser untuk tur album 3 (The Purple Album) miliknya di The Hall Kota Kasablanka, Jakarta. Konser ini ternyata juga menjadi pengalaman kali pertama bagi band asal Denmark tersebut untuk perform di Indonesia. Meski begitu, antusiasme pengunjung serta penggemar band tersebut telah memenuhi venue malam itu, bahkan menyambut baik kedatangan mereka dari bandara di hari sebelumnya. Dan, ya, seperti yang bisa kita lihat, sang vokalis mendapat hadiah spesial berupa kemeja batik, dan ia mengenakannya saat konser berlangsung. And Cosmo can tell that he’s proud of it!





    Malam itu, Lukas Graham membuka konser dengan lagu Hold My Hand dan Take the World by Storm sekaligus, hingga disambut meriah oleh pengunjung. Tak hanya pilihan lagu yang membuat pengunjung bisa bernyanyi dan bergoyang bersama, namun setting permainan lighting yang konseptual membuat atmosfer malam itu kian hidup. Sang vokalis, Lukas Forchhammer, lantas melanjutkannya dengan menyapa para pengunjung, dan menarasikan beberapa cerita di balik lagu ciptaannya yang hendak ditampilkan malam itu.



    Seperti pada lagu You’re Not There yang mengisahkan tentang kehilangan sosok ayah bagi sang vokalis, Happy Home yang menceritakan tentang keluarga berlatar sederhana miliknya, sampai Lullaby yang didedikasikan bagi kelahiran putri pertamanya. Personal, intim, namun relatable, rasanya itulah yang emosi yang disalurkan Lukas Graham melalui berbagai karya lagunya. Karena di setiap musik yang dibawakannya, seolah membuat kita mendengarkan cerita hidup (yang kadang mewakili cerita personal kita) melalui storytelling yang dikemas dalam lirik dan arrangement yang mampu membuat emosi naik-turun.





    Tentu saja Lukas Graham tak ketinggalan membawakan sederet hits mereka, mulai dari Love Someone yang mengizinkan pengunjung berkaraoke sepanjang chorus, hingga 7 Years yang menjadi penutup konser setelah gema “we want more” dari seluruh pengunjung menggaungi ruangan. Siapa yang bisa melewatkan kedua hits itu, bukan? Akhirnya konser pun ditutup manis dengan ungkapan sang vokalis betapa berharga suvenir batik yang diterimanya, dan ia akan bangga mengenakannya saat ajang pesta-pesta pernikahan di negara asalnya, Denmark. Bolehkah kita berekspektasi Lukas Graham akan manggung di Indonesia lagi? Let’s looking forward to it, girls!



    (Givania Diwiya / Image: Dok. Instagram @fullcolorparty / Layout: S. Dewantara)