Lifestyle

Review: Perempuan Tanah Jahanam, 'Teror' Terbaru Joko Anwar

  by: Giovani Untari       18/10/2019
  • Tahun 2019 nampaknya menjadi tahun yang produktif bagi sutradara sekaligus penulis skenario Joko Anwar. Pasalnya... setelah merilis Gundala berikut sederetan rencana teranyarnya untuk Bumilangit Cinematic Universe, Joko Anwar telah bergegas untuk kembali merilis satu lagi film terbarunya.





    Kali ini sebuah film bergenre horor (yes horor!) siap "dilepas" oleh Joko Anwar di seluruh bioskop Indonesia dalam tajuk Perempuan Tanah Jahanam.

    Mulai tayang sejak tanggal 17 Oktober 2019, Perempuan Tanah Jahanam bisa jadi salah satu karya personal milik Joko Anwar. Dalam press conference filmnya, Joko menyebut film ini telah ia persiapkan selama 10 tahun! Bahkan ketika membuat karakter Nyi Misni tokoh Christine Hakim langsung memenuhi benak sang sutradara dan akhirnya mimpi itu pun terwujud.



    Dibintangi oleh Christine Hakim, Tara Basro, Marissa Anita, Asmara Abigail, serta Ario Bayu. Perempuan Tanah Jahanam berkisah tentang sosok perempuan yang bekerja sebagai penjaga gerbang pintu tol bernama Maya (Tara Basro). Suatu malam ada salah satu peristiwa penting dalam hidupnya yang membuat Maya harus "banting setir" mundur dari pekerjaannya dan memilih menjadi pedagang baju sederhana bersama sang sahabat baik Dini (Marissa Anita).



    Merasa hidupnya stagnan dengan keuangan pas-pasan, Maya yang berbekal sebuah foto masa kecilnya mencoba kembali ke kampung halamannya untuk mencari tahu asal usul dirinya plus "harta warisan" berupa rumah peninggalan orang tuanya. Ia pun berangkat ke desa misterius bernama Desa Harjosari bersama Dini. Dari sanalah seluruh teror dan kebenaran atas jati diri Maya beserta keluarga besarnya mulai terungkap... Dan Maya, adalah salah satu pihak yang harus menghentikan apa yang sebelumnya telah dimulai oleh orang tuanya.



    And yes, we don't want give all the spoilers in here


    Yang pasti film Perempuan Tanah Jahanam adalah sebuah film yang 100% Joko Anwar mulai dari sudut pengambilan gambar, permainan emosi, dan teror ketakutan yang maksimal tanpa harus melibatkan jump scare secara berlebihan. Dialog dalam film Perempuan Tanah Jahanam pun terasa ditulis lebih matang dan mengalir untuk di dengar *we adore it*. Belum lagi film ini juga dibekali dengan audio visual menawan dan matang. Kamu akan diajak merasakan suasana misterius dari Desa Harjosari yang sesungguhnya dalam film ini. Tentunya bagi kamu yang rindu dengan suara unik Aimee Saras dalam soundtrack Kelam Malam di film Pengabdi Setan bersiaplah girls... untuk mendengarkan suaranya kembali!



    THE CAST

    Urusan pemilihan pemain, Joko Anwar masih "memegang" beberapa nama yang sebelumnya juga pernah bermain dalam film beliau. Sebut saja Tara Basro (A Copy of My Mind, Pengabdi Setan, Gundala), Ario Bayu (Kala, Gundala), Asmara Abigail (Pengabdi Setan, Gundala). Serta tentu saja Christine Hakim sebagai salah satu karakter inti (opps!) dalam film ini. Sang legenda perfilman Indonesia tersebut akan membuat kita semua ketakutan hanya dengan mimik wajahnya!

    Satu yang Cosmo catat, beberapa pemain memilik transformasi yang berbeda dari film Joko Anwar terdahulu. Seperti misalnya karakter Asmara Abigail sebagai Ratih yang bertolak belakang dengan beberapa karakter miliknya dalam film Joko Anwar. Ia tampil sebagai Ratih, sosok gadis Jawa dengan kepribadian halus yang sungguh berbeda dengan karakter Asmara dalam film-film yang ia perankan sebelumnya. Atau Marissa Anita yang bermain dengan refreshing sebagai sosok Dini. Tara Basro dan Ario Bayu pun tak kalah apik memainkan karakter mereka secara totalitas.  Dengan pilihan pemain terbaik, script yang matang, dan visual thrilling Joko Anwar juga membawa 'racikan' plot twist versinya. Setelah keluar dari gedung bioskop, Cosmo masih dibuat bertanya dan berpikir dengan cerita di sepanjang filmnya.






    Overall Perempuan Tanah Jahanam jelas menegangkan, meski Joko Anwar dengan nyentrik melabelinya sebagai "film keluarga" versinya.

    Selepas film berakhir dan lampu dinyalakan, respons yang diterima oleh para penonton premiere hari itu terbagi dua: lelah akan cerita dan ketegangan yang berhasil diberikan dari film Perempuan Tanah Jahanam, serta membandingkan antara film horor Joko Anwar sebelumnya: Pengabdi Setan. 




    Lantas jika ditanya manakah yang lebih seram antara Perempuan Tanah Jahanam atau Pengabdi Setan? Ahh... kembali Cosmo tak ingin memberi jawabannya di sini. Sebab rasanya film ini menjadi salah satu film yang worth it untuk kamu tonton di tahun 2019 yang tinggal menghitung bulan ini.


    Satu yang pasti untuk kamu ingat, babes : jangan nonton sendirian!


    (Giovani Untari / Images: Dok. Perempuan Tanah Jahanam)