Lifestyle

Make Over “Color Uncensored” di Jakarta Fashion Week 2020

  by: Kissy Aprilia       25/10/2019
  • Make Over kembali menjadi official makeup partner di perhelatan Jakarta Fashion Week 2020. Di tahun kelimanya ini, Make Over menampilkan tren makeup bertajuk “Colors Uncensored” dengan tema Contra Contour, Eyeshight Shade, dan Lip Blast Off. Tampilan ini menonjolkan bagian wajah, mata, dan bibir, menggunakan teknik profesional. 






    “Sebagai brand make up profesional, kami ingin meyakinkan para wanita untuk berani merepresentasikan karakter mereka yang menarik melalui ragam warna. Colors Uncensored juga menawarkan kebebasan untuk menggunakan teknik makeup yang eksploratif dari beragam produk yang dimiliki Make Over,” ungkap Stephanie Lie, Brand Manager Make Over.


    Jadi, bagaimana penerapan tema makeup tersebut? Contra Contour mengutamakan teknik drapping blush yaitu penggunaan blush on tanpa aturan dengan pilihan complexion matte dari Make Over Powerstay Matte Powder Foundation atau semi glowing hasil Make Over Powerstay Demi-Matte Cover Cushion. Sementara itu, Eyeshight Shade menampilkan riasan layering matte dan shimmering colors melalui palet Make Over Powerstay Eye Palette Royal Rose dan Uptown Bae. Terakhir, tema Lip Blast Off yang ditampilkan oleh Make Over mengutamakan intensitas lipstik yang tahan lama hingga 14 jam dengan Make Over Powerstay transferproof Mate Lip Cream. 

     

    Presentasi Make Over di Jakarta Fashion Week tahun ini terimplementasi melalui peragaan busana karya tiga desainer muda yaitu Tities Sapoetra, Yosafat Dwi Kurniawan, dan Albert Yanuar. Terinspirasi dari keindahan bunga, Tities menghadirkan koleksi bertajuk “Cananga” yang penuh dengan warna-warna intens. Dominasi ungu, pink, dan orange ini merupakan refelski dari palet Make Over Powerstay Eye Palette Royal Rose dan Uptown Bae, yang ia wujudkan dalam pakaian ready to wear. 




    Desainer kedua menampilkan koleksi bertajuk “The Far East”. Rancangan busana karya Yosafat Dwi Kurniawan ini menggambarkan keindahan negara di Asia Timur, seperti Tiongkok, Korea, dan Jepang. Gambaran tersebut diinterpretasikan melalui teknik digital printing yang tidak biasa. Sebagai contoh, Yosafat menerapkan siluet arsitektur gedung SOHO Galaxy dan Tianjin Binhai Library menggunakan pola garis mondern. 






    Albert Yanuar menutup presentasi Make Over Colors Uncensored dengan koleksi “Springs Birds.” Dalam peragaan busana ini, Burung Kakak Tua, Beo, dan Flamingo menjadi motif yang dominan. Albert menggunakan tile, satin, sutra, chifon sutra, dan organza sebagai bahan utama, ditambah dengan sentuhan palet biru tua, merah tua, pink tua, dan abu-abu. Lalu, apa arti dari koleksi ini? Albert mengajak para fashion enthusiast ntuk bisa menikmati keindahan fauna dalam mode tanpa harus membunuh atau melukai binatang dengan mencabuti bulunya.




    (Kissy Aprilia, images: Make Over)