Lifestyle

Kemeriahan Ubud Writers & Readers Festival tahun 2019!

  by: Givania Diwiya Citta       30/10/2019
  • Untuk yang ke-16 kalinya sejak tahun 2004, Ubud Writers and Readers Festival (UWRF) sukses digelar pada 23 hingga 27 Oktober 2019 lalu di Bali. Festival yang kini dikenal sebagai salah satu festival sastra terbesar di Asia Tenggara ini mengangkat tema “Karma” yang disalurkan secara holistik ke dalam berbagai programnya. Tema ini pun mengeksplor dan merayakan aksi para penulis, seniman, pegiat dari seluruh Indonesia serta dunia, dengan kesadaran akan konsekuensi dari tindakan mereka yang berdampak pada masa depan kolektif bersama. Maka dari itu, seluruh program diskusi, performance, sampai after dark events pun digarap mengkaji dua poin utama: keputusan dan konsekuensi.  






    Setelah gala opening digelar pada hari pertama, main program pun berturut-turut dimulai pada keesokan harinya. Kabar lebih baiknya lagi, ada lebih dari 170 program menarik yang diisi oleh lebih dari 180 pembicara dari 30 negara untuk UWRF tahun ini, lho! Mulai dari sesi panel "Karma and Kindness" yang menelisik hubungan antara karma dan kebaikan, sesi diskusi "How Can Bali Survive?" yang membahas langkah-langkah untuk bertahan dari perubahan sosial, budaya, ekologis di Bali, sampai panel yang menghadirkan Made Taro – pendongeng cerita rakyat legendaris Bali yang dianugerahi Lifetime Achievement Award UWRF tahun ini. Tak luput juga terdapat peluncuran buku Fall Baby oleh Laksmi Pamuntjak, pameran seni Gundala: A 50 Year Journey, sampai pemuraran film Aruna dan Lidahnya.







    Tak hanya berhenti sampai di situ, sesi acara yang lebih kasual juga digelar dalam tema yang atraktif. Salah satunya sesi bersama perancang Didiet Maulana dalam "Indonesian Chic" yang dipandu oleh Editor-in-Chief Cosmopolitan Indonesia, Filisya Thunggawan, ada pula sesi adu berpuisi dalam "Poetry Slam", sampai closing night party yang menampilkan performa musik, tari, apresiasi yang lively. Akhirnya, UWRF pun sekali lagi menjadi wadah dalam merayakan ide serta isu-isu global yang dikemas dalam skala internasional. Cosmo is definitely looking forward for the next UWRF to come!




    (Givania Diwiya / Images: Dok. UWRF 2019 / Layout: S. Dewantara)