Beauty

Bibir Terasa Kering Saat Gunakan Masker? Ini Cara Merawatnya

  by: Astriana Gemiati       5/10/2020
    • Bakteri, kotoran, keringat, dan air liur, serta sun protection, bahkan lip balm, semuanya dapat menumpuk di dalam masker hingga bisa menyebabkan area bibir kamu jadi lebih mudah kering dan pecah-pecah.
    • Rawat bibir kamu mulai sekarang untuk melindunginya agar tetap lembap dan sehat walau saat menggunakan masker wajah.


    Yes, girls.. Cosmo tahu selama pandemi COVID 19 masih berlaku, menggunakan masker wajah menjadi hal paling penting untuk digunakan saat beraktivitas di luar ruangan. Namun, sesuatu yang tidak mungkin kamu sadari adalah saat menggunakan masker wajah, area bibir kamu menjadi lebih mudah cepat kering dan bersisik. Faktor kelembapan hingga suhu yang turun membuat bibir kamu jadi lebih mudah gampang pecah-pecah.

    Untuk mencegah hal itu terjadi, yuk, rawat bibir kamu dari sekarang agar tetap terjaga kelembapannya dan tetap sehat walau kamu sering menggunakan masker wajah.




    1. Hindari menjilat bibir

    Menjilat bibir pecah-pecah hanyalah solusi sementara untuk menghilangkan rasa kering —nyatanya, justru bisa memperparah kekeringan. Saat air liur menguap, ia akan mengeluarkan kelembapan dari jaringan bibir. Bakteri yang ditemukan dalam air liur juga dapat semakin mengiritasi kulit. Belum lagi, enzim keras dalam air liur yang memecah makanan juga dapat mengurai minyak atau produk pelembap yang telah dioleskan ke bibir. Jadi, ketika bibir kamu kering dan pecah-pecah, lakukan ini! 


    2. Eksfoliasi bibir kamu dengan lembut

    Kamu mungkin menganggap pengelupasan sebagai cara untuk mengelupas kulit yang pecah-pecah, namun proses ini juga dapat menghilangkan kulit yang sehat di bibir jika kamu tidak berhati-hati. Tujuan pengelupasan kulit adalah untuk meningkatkan pergantian sel dan menghilangkan kulit mati, namun bukan minyak alami yang bertanggung jawab untuk memberikan perlindungan dan keseimbangan kulit. Hindari menggosok terlalu banyak dan batasi pengelupasan kulit menjadi seminggu sekali. 


    Kamu bisa melakukan eksfoliasi dengan cara membuat scrub bibir sendiri dengan menambahkan produk berpasir (seperti gula pasir atau bubuk kopi) ke dalam krim dasar (seperti minyak atau alpukat).


    3. Terapkan perawatan malam

    Pada siang hari, kulit kita sibuk melawan sinar UVA/UVB dan faktor lingkungan lainnya. Di malam hari, model perlindungan dimatikan dan kulit kita berpindah dari pertahanan ke serangan, yang artinya menjadikan ini waktu yang ideal untuk merawat bibir pecah-pecah. Produk perawatan apapun yang diterapkan dalam semalam akan mambu bekerja menembus lebik baik dan bekerja lebih efisien. Lakukan perawatan bibir ini sebelum menjelang tidur. 


    4. Hindari formula lipstik matte

    Kamu mungkin tergoda untuk memilih liquid lipstik matte yang tahan lama untuk menghindari pewarnaan pada masker wajah kamu. Namun, liquid lipstik matte biasanya dibuat dengan minyak atau emolien paling sedikit dan bisa mudah mengeringkan tekstur bibir. Cobalah pilih warna bibir yang bening atau sedikit diwarnai dengan sentuhan akhir satin —ini untuk menghilangkan risiko dapat mengeringkan bibir kamu.




    Baca juga: Cara Mudah Buat Bibir Merah Alami, Yuk Coba!


    5. Oleskan SPF di bawah masker

    Menggunakan SPF tak hanya baik untuk melindungi kulit wajah dan tubuh, namun juga bibir kamu. Nah, gunakan lip balm yang mengandung SPF di dalamnya. Kenapa? Pada saat kamu melepas masker saat sendirian di luar hanya untuk menarik napas lebih dalam, minum, ataupun menyeka keringat, penting untuk menggunakan SPF. Sinar yang berbahaya dapat menyebabkan rasa terbakar pada bibir yang sudah kering dan bersisik dan dapat menyebabkan sejumlah masalah lain seperti luka dingin, serta bercak kasar.  


    Last but not least..


    6. Segera cuci masker wajah

    Dear, masker wajah yang kotor dapat menyebabkan kerusakan kulit. Selain memberi kamu kasus "mascne" yang serius (yaitu masker jerawat), produk ini dapat merusak bibir serta area di sekitarnya. Bakteri, kotoran, keringat, dan air liur, serta sun protection, bahkan lip balm, semuanya dapat menumpuk di dalam masker. Ada baiknya mengganti masker setiap empat jam sekali untuk menghindari semua bakteri. Jika kamu menggunakan masker medis sekali pakai, noda kotor (seperti noda foundation, dll) bisa menjadi tanda inilah saatnya kamu untuk menggantinya. Namun, jika kamu menggunakan masker kain, ini dia cara mencuci masker kain yang benar.




    ( Astriana Gemiati / Image: Anna [email protected] )