Celebrity

Lily Collins Bahas Pengalaman Syuting Emily In Paris

  by: Kezia Calesta       9/10/2020
  • Apakah kalian terobsesi dengan serial Emily in Paris seperti Cosmo?! Serial Netflix terbaru ini menampilkan Lily Collins sebagai seorang eksekutif asal Chicago yang mendapatkan pekerjaan impiannya di Paris, di mana kehidupan barunya dipenuhi dengan tantangan dalam segi karier, percintaan, dan persahabatan. 





    Apakah kamu penasaran dengan pengalaman Lily sebagai pemeran utama dalam Emily in Paris? Netflix sempat mengadakan sesi tanya jawab dengan aktris berusia 31 tahun ini, dan ia pun membagikan banyak fakta seru serta menceritakan pengalamannya bekerja sama dengan sutradara Darren Star dan costume designer Patricia Field.


    Lily, apa yang membuat kamu tertarik berperan sebagai Emily?

    "Emily sangat mirip dengan diri saya ketika lebih muda, saya memasuki ruang rapat yang berisi para eksekutif berusia lebih tua daripada saya untuk mempresentasikan ide-ide acara. Saya selalu memikirkan konsep yang lebih besar dari kehidupan, dan tidak takut untuk mengejar mimpi-mimpi saya. Tetapi saya begitu sering mendapat “tidak” sebagai jawaban. Saya juga tidak lolos dalam begitu banyak audisi di awal karier saya. Jika saya menerima semua jawaban “tidak” itu, saya tidak akan melakukan apa yang saya lakukan saat ini. Saya harus mencari cara untuk mengejar hal yang saya sukai dan mengedukasi diri saya melalui beragam pengalaman yang berbeda. Emily juga seperti itu. Ia menganggap kata “tidak” sebagai koma, bukan titik."



    "Selain kemiripan dengan kegigihan dan tekad yang dimiliki oleh Emily, saya juga penggemar berat Darren Star seperti banyak wanita lain yang terobsesi dengan semua acara yang telah ia buat. Saat masih SMA, kami melahap semua episode serial Sex and the City. Darren memiliki pengamatan tajam untuk menciptakan dunia khayalan yang membuat para pemirsa ingin masuk ke dalamnya sekaligus membahas isu-isu yang relevan dan penuh humor...saat saya menulis buku beberapa tahun lalu, mimpi saya adalah menjadi seperti Carrie Bradshaw dan memandang keluar dari jendela apartemen di NYC dan menulis tentang inspirasi dan pengalaman saya. Singkatnya, beberapa tahun kemudian saya menjadi bagian dari semesta Darren dan bekerja sama dengannya dan Patricia Field, dan saya terus berpikir, 'Apakah ini nyata?' Ini menakjubkan."


    Kamu juga pertama kalinya menjadi produser di serial ini. Seperti apa pengalamanmu?

    "Saya merasa sangat terhormat dan antusias bekerja sama dengan Darren dan para produser lain, Stephen Joel Brown, Shihan Fey, Jake Fuller, dan Raphaël Benolielon untuk peran pertama saya sebagai produser. Mereka membimbing saya melalui proses ini dan membiarkan saya menyelami setiap aspek. Kami membicarakan tentang aspek-aspek penting, termasuk penjadwalan, mencari lokasi, dan pengaturan kostum."



    "Saya sangat senang bekerja sama dengan Patricia Field dan Marilyn Fitoussi saat memilih kostum untuk penampilan Emily dari kepala sampai ujung kaki! Saya terdorong untuk berbagi pengalaman nyata saat saya tinggal di Paris, dan menggabungkannya ke dalam pengalaman yang dijalani oleh Emily. Ini adalah ilmu yang paling luar biasa yang saya peroleh, dan saya tahu saya akan membawanya ke dalam proyek-proyek saya berikutnya."




    Bagaimana usahamu dalam menyeimbangkan tokoh Emily agar terlihat canggung di lingkungan baru tanpa menjadikannya seperti turis Amerika pada umumnya?

    "Para penulis membuat naskah serial ini saat kami semua tinggal di Paris, jadi kami sama-sama merasakan kecanggungan berada dalam lingkungan yang berbeda. Kami mempunyai anekdot nyata tentang tinggal di Paris sebagai orang Amerika yang dimasukkan ke dalam serial, dan ada banyak aspek dalam semua pengalaman itu; yang paling menonjol adalah kendala bahasa serta perbedaan budaya yang tidak terlalu kentara. Tetapi kita harus benar-benar tinggal dan hidup di negara yang berbeda untuk melihat semua nuansa itu, dan kami melakukan semua itu bersama Emily di season ini."



    Bagaimana rasanya bekerja sama dengan Patricia Field?

    "Bekerja sama dengan Patricia sungguh seperti mimpi. Tahun lalu saya berada di London untuk sebuah pekerjaan, dan diberi tahu bahwa Patricia ingin bertemu dan berbicara dengan saya karena ia ingin tahu bagaimana mewujudkan tokoh Emily. Ia sudah mempunyai ide, tapi ingin masukan dari saya. Saya terbang ke New York selama satu malam hanya untuk bertemu dengannya, dan saya langsung terpikat. Ia bagaikan sebuah bola energi. Ia berkata, “Jika ada sesuatu yang tidak Anda sukai, beri tahu saya, karena kita tidak akan melihatnya lagi.” Saya langsung merasa sangat nyaman bersamanya."



    "Ia membeli banyak pakaian di Paris lalu mengirimi saya foto dan saya memberi masukan. Ia dan Marylin adalah kolaborator yang luar biasa. Mereka menemukan baju-baju vintage saat menjelajah ke pelosok kota dan semua pasar, dan meminta para perancang membuat pakaian yang terinspirasi oleh “Emily”. Saya bahkan berkesempatan mengenakan beberapa busana milik pribadi Patricia. Mereka tidak segan memadukan warna, corak, bentuk, dan tekstur, dan itu sangat saya hargai. Kami sangat membutuhkan inspirasi dan semangat seperti itu saat ini."


    (Image: doc. courtesy of Netflix)