Beauty

'The Makers' Bicara ke Cosmo Tentang Inovasi Terbaru Bio-Oil

  by: Shamira Priyanka Natanagara       10/10/2020
    • Justin Letschert dan David Letschert bicara tentang inovasi terbaru yang siap dihadirkan Bio-Oil serta tantangan yang harus dihadapi di dunia skincare.
    • Dikenal sebagai 'The Makers', Justin dan David adalah Head of Research Department Union Swiss, perusahaan yang memproduksi Bio-Oil. Keduanya memimpin departemen penelitian oil-based yang dipercaya sebagai rahasia sukses merek tersebut.


    Tren di dunia kecantikan terus menerus berubah, termasuk dalam cara merawat kulit. Lima tahun yang lalu ‘10 steps skincare routine’ yang berasal dari Korea Selatan ramai dicoba para beauty enthusiast, tapi tahun lalu orang-orang yang sama beralih ke teknik skip-care (yang hanya terdiri dari tiga langkah). Itulah mengapa saya cukup kagum dengan Bio-Oil. Di saat kebanyakan brand kecantikan berlomba-lomba untuk mengikuti tren dan menyajikan produk yang sedang in, Bio-Oil justru tetap fokus pada keahlian mereka: memberi solusi untuk merawat luka dan stretch marks.





    Bio-Oil diluncurkan pada 1987, dan berhasil berkembang serta bertahan di industri skincare selama tiga dekade hanya dengan satu produk, yakni Bio-Oil Skincare Oil (yup, minyak berwarna oranye yang dikemas dalam botol silinder bertutup putih). Merek hasil produksi Union Swiss di Afrika Selatan ini akhirnya merilis produk kedua, pelembap kulit kering bernama Bio-Oil Dry Skin Gel, 30 tahun setelah didirikan, dan sekarang mereka siap menghadirkan beragam produk menjanjikan ke publik selama beberapa tahun ke depan.

    Mulai dari pelembap wajah hingga parfum, saya bertanya kepada ‘The Makers’ a.k.a Justin Letschert dan David Letschert, dua bersaudara yang menjabat sebagai Head of Research Department sekaligus pemilik Union Swiss, mengenai inovasi terbaru Bio-Oil serta tantangan yang dihadapi demi mempertahankan reputasi mereka di industri skincare. Here’s what The Makers said… 


    Hai, Justin dan David! Apa perubahan di dunia skincare yang paling memengaruhi Bio-Oil, dan bagaimana kalian menghadapinya?

    Justin: Telah ada banyak perubahan yang terjadi selagi kami memimpin kategori luka dan stretch marks di industri skincare selama 20 tahun terakhir. Bukan hanya di industri skincare saja, berbagai industri lainnya pun mengalami pergeseran ke hal-hal yang lebih natural. Bio-Oil telah merancang versi natural dari produk oil orisinal kami karena perubahan tersebut. 


    Kiri-kanan: Produk unggulan Bio-Oil Skincare Oil, Bio-Oil Skincare Oil (Natural) yang akan segera dirilis

    Perlu diingat bahwa kita harus berhati-hati saat membahas produk ‘natural’. Sebenarnya banyak sekali bahan kandungan yang tergolong sintetis yang tercatat sebagai bahan-bahan paling aman sepanjang sejarah skincare, tapi sayangnya konsumen masih kurang aware dan menganggap bahwa alami itu lebih baik—itu tidak selalu benar. 

    David: Ya, contohnya minyak kedelai. Jika mengalami modifikasi genetik akan mengandung banyak bahan berbahaya. Dan tentunya Bio-Oil menggunakan minyak kedelai bebas GMO (genetically modified organisms). Ada efek samping berbahaya dari produk alami jika Anda tidak memilih bahan alami yang tepat. Perlu diketahui juga bahwa semua bahan sintetis berawal alami, hanya prosesnya yang membuatnya sintetis. 


    Mengingat kulit Asia cenderung lebih berminyak, apakah Bio-Oil tertarik untuk menyediakan solusi untuk merawat tipe kulit tersebut?

    Justin: Produk selanjutnya yang akan kami luncurkan adalah Active Moisturiser, dan produk ini akan menjawab masalah tersebut. Kali ini kami telah merancang produk krim dan memperkaya formulanya dengan minyak. Hasilnya adalah krim ringan dan fluffy, lengkap dengan manfaat non-oily serta ramah pada kulit, yang sebenarnya memiliki kadar minyak tinggi. Saya akan membiarkan para pengguna memutuskan, tapi bagi saya ini bisa jadi moisturizer terbaik di dunia untuk kulit Asia yang cenderung berminyak.




    Bio-Oil Active Moisturiser yang akan dirilis pada kuartal pertama 2021


    Wow, can't wait to try it! Selain melembapkan, apakah 'Active Moisturiser' juga mampu mengurangi bekas luka di wajah?

    David: Well, Bio-Oil sudah memiliki dua produk yang bertujuan untuk merawat bekas luka: Skincare Oil orisinal dan versi naturalnya. Untuk Active Moisturiser, kami sengaja merancangnya untuk melembapkan kulit wajah. Oils don’t create oily skin. Ada penjelasan ilmiah di baliknya, dan orang-orang masih sering mengira bahwa minyak dan sebum adalah hal yang sama. Fact: minyak melarutkan minyak. Kalau ingin mengurangi bekas luka di wajah, Bio-Oil Skincare Oil aman untuk digunakan.


    Cosmo juga mendengar bahwa, Bio-Oil juga akan meluncurkan 'Body Spray'. Apakah produk ini juga bermanfaat untuk perawatan kulit?

    Justin: Produk yang satu ini sangat exciting, karena kami benar-benar hanya fokus pada keharuman! Sejarah grooming berawal dari situ. Seiring berjalannya waktu kita semakin fokus ke penampilan dan melupakan keharuman, hingga akhirnya menambahkan wewangian sintetis ke dalam produk yang dirancang untuk penampilan. Di sini kami melihat ada kesempatan untuk mengembangkan produk yang memanfaatkan essential oils dari tumbuhan untuk meningkatkan kecantikan. That can change your whole day.

    David: Seluruh produk dari rangkaian Body Spray kami adalah minyak, sedangkan pada umumnya parfum adalah kebalikannya dan mengandung tingkat alkohol yang tinggi, yang sebenarnya membuat kulit kering. Jadi selain membuat tubuh harum, Bio-Oil Body Spray juga akan melembutkan kulit.


    Bio-Oil Body Spray yang akan dirilis pada kuartal kedua 2021


    Last question: Apa saja tantangan yang dialami saat merancang berbagai produk dengan inovasi baru?

    Justin: Bagi kami, tantangan utama adalah menghadirkan produk yang lebih baik. Kami tidak fokus mengejar sales. Sebagai pemilik bisnis kami bisa memilih apa yang ingin kami teliti, dan kami hanya ingin menghadirkan produk yang lebih bagus daripada yang sudah tersedia di pasaran. Minyak sangatlah ampuh. Dan kalau kami merancang produk yang memanfaatkan minyak, kami bisa menghadirkan produk yang lebih efektif, berkinerja tinggi, dan lebih harum. Our challenge is to keep it pure and better—dan bahkan mungkin tantangan yang sebenarnya adalah untuk bisa keep up dengan ide-ide yang kami miliki.


    (Shamira Natanagara / Ed. / Opening image: Rhani Shakurani / Images: Dok. Bio-Oil / ID COMM)