Beauty

Ini Yang Perlu Kamu Tahu Tentang Jojoba Oil Untuk Rambut

  by: Astriana Gemiati       12/10/2020
    • Mitos menggunakan minyak rambut pada rambut yang halus dan tipis justru akan membuatnya jadi lebih mudah lepek.
    • Ini yang perlu kamu tahu tentang jojoba oil untuk rambut, dan siapa, serta kapan harus digunakan dengan benar.


    Menggunakan jojoba oil pada rambut yang halus, sama saja seperti orang yang berjerawat menggunakan face oil. Oh hello, pasti kamu akan menanggapi serius perihal hal ini dan tidak menyetujuinya, kan? Yes, Cosmo mengerti. Saya juga seseorang yang memiliki rambut lepek dan flat, dan memiliki banyak dry shampoo serta texturizing spray. Namun, menggunakan hair oil? Hmm...

    Mengingat beberapa beauty enthusiast dan teman-teman di media sosial yang menyatakan respon positif mengenai jojoba oil untuk rambut, terlepas dari jenis rambut mereka, Cosmo menyadari mungkin memang “salah satu” masih ada di luar sana benar adanya, dan Cosmo belum melakukannya, serta menemukan produk yang paling cocok —sampai, Cosmo benar-benar mencoba jojoba oil. Jika kamu memiliki rambut halus dan kering, atau berketombe, inilah saatnya kamu memikirkan kembali untuk menggunakan hair oil, karena mungkin kamu akan menyukainya. Di bawah ini, dokter kulit bersertifikat Ife Rodney, MD, dan ahli trikologi Audrey Sivasothy akan bantu menjelaskan semua yang perlu diketahui mengenai minyak rambut, dari siapa yang harus dan kapan yang tepat untuk menggunakannya.




    Apakah jojoba oil akan membantu rambut kusut?

    Yup! Dan, itu juga membantu merawat kulit kepala kamu juga. Tidak seperti hair oil atau skin oil lainnya, jojoba oil bukanlah minyak sejati, menurut Rodney. Sebaliknya, ini adalah wax ester, yang memiliki struktur dan fungsi serupa dengan sebum yang diproduksi secara alami oleh kulit kita. Ini juga kaya vitamin E dan antioksidan, yang semuanya berikan hasil baik untuk mengurangi peradangan kulit kepala yang muncul seperti kemerahan, gatal, atau mengelupas. Dan, karena jojoba oil memiliki zat antijamur dan antibakteri alami, biasanya minyak ini bekerja pada ketombe, dan bahkan dapat membantu menenangkan serpihan di kulit kepala kamu.

    Mengenai manfaat menghaluskan rambut, Rodney mengatakan bahwa jojoba oil juga bekerja membentuk lapisan pelindung di setiap helai rambut, yang artinya juga bantu mengurangi rambut frizzy, mengunci kelembapan, dan membuat rambut terlihat lembut, berkilai, serta bebas kusut.


    Apakah jojoba oil merupakan pelembap atau sealant?

    Gimana, bisa tolong jelaskan? Begini kesepakatannya: Beberapa minyak cenderung hanya menempel di atas rambut kamu, menyegel kelembapan, dan menghaluskan rambut kusut. Sisi negatifnya? Mereka bisa sangat berpotensi menyebabkan lebih banyak kekeringan dengan menghalangi kelembapan masuk ke helaian rambut kamu. Minyak lain —seperti sweet almond, coconut, dan avocado— benar-benar melembapkan secara murni, artinya minyak meresap langsung ke kutikula rambut kamu namun tidak benar-benar melindungi dari kehilangan air. Sangat tidak ideal untuk rambut yang kasar dan rusak, namun sangat baik untuk rambut yang sangat kering.


    Apa manfaatnya bagi rambut ketika menggunakan jojoba oil?

    Karena dianggap minyak yang lebih ringan, jojoba oil juga dapat digunakan pada semua jenis rambut. Meskipun rasanya ringan membuatnya sangat baik bagi mereka yang memiliki rambut halus atau tips, dan kata Rodney, kualitasnya seperti sebum hingga menjadikannya minyak yang bagus untuk rambut keriting.


    Bolehkan menggunakan jojoba oil di rambut selama semalaman?

    Jika kamu mencoba memerangi ketombe atau rambut yang sangat kering, inilah yang menurut Rodney harus kamu lakukan. Untuk perawatan ketombe atau deep-conditioning, Rodney merekomendasikan untuk memijat segenggam ke kulit kepala kamu dan menyisirnya melalui rambut kering atau sedikit lembap sebelum tidur. Kemudian tutupi dengan shower cap sebelum tidur, dan keramas di pagi hari.


    Seberapa sering harus menggunakan jojoba oil untuk rambut?

    Saran dari Sivasothy: Sedikit saja sudah cukup, jadi mereka yang memiliki rambut halus sebaiknya menggunakan jojoba oil dengan hemat. Meskipun demikian, kamu dapat memasukannya ke dalam rutinitas harian kamu: Cukup pijat beberapa tetes ke kulit kepala setiap pagi sesuai kebutuhan sebelum menata rambut kamu.

    Bagi mereka yang mencoba menghindari silikon, jojoba oil juga dapat digunakan sebagai pelindung panas alternatif, karena lapisan pelindung yang terbentuk di sekitar helaian kamu akan membuatnya lebih tahan terhadap panas dan kerusakan kimia yang disebabkan oleh blow-drying, diffusing, atau pewarnaan rambut, kata Rodney. 




    Apa yang bisa dicampur dengan jojoba oil untuk rambut?

    Baik Rodney dan Sivasothy adalah penggemar menambahkan beberapa tetes atau 1-2 sendok makan jojoba oil ke kondisioner rambut untuk meningkatkan kemampuan melembutkan dan melembapkan. Dan, tergantung pada masalah spesifik rambut kamu —seperti, apakah rambut kamu halus, rata, atau sangat kering dan rusak—. Kamu mungkin mendapat manfaat dari menggunakan jojoba oil dengan minyak penetrasi yang berat (seperti coconut), kata Rodney.


    Apakah boleh mengaplikasikan jojoba oil ke rambut basah atau kering?

    Karena minyaknya sangat bergizi dan dapat dibilas dengan cukup bersih, Sivasothy sangat menyukai penggunakan jojoba oil untuk perawatan penggunaan alat panas penata rambut atau sebagai perawatan pra-sampo. Rodney mengatakan pilihan lain adalah dengan memijat beberapa tetes ke dalam kulit kepala segera setelah dicuci: “Saat digunakan pada kulit kepala yang lembap, jojoba oil lebih mudah menyerap dan memberikan hidrasi kulit kepala yang tahan lama.” Apakah kamu memilih untuk menggunakannya pada rambut basah atau kering, ingatlah: Ini adalah minyak dan harus selalu digunakan setelah produk berbahan dasar air atau hydrating produk untuk mengunci semua kelembapan itu.







    (Artikel ini disadur dari www.cosmopolitan.com / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih bahasa: Astriana Gemiati Image: Dok. Instagram @sunniebrook )