Better You

Daftar Aplikasi Terbaik untuk Bantu Menangani Depresi

  by: Givania Diwiya Citta       12/10/2020
  • Ketika berbicara tentang penyakit mental seperti depresi, ada banyak alat yang bisa membantu menanganinya – mulai dari meditasi (sebagai pengingat: tak perlu malu jika perlu mengonsumsi obat untuk menanganinya) hingga pergi terapi. Banyak juga olahraga (seperti berlari ataupun yoga), pola fokus pada nutrisi, mendekatkan diri dengan teman dan keluarga, mempraktikkan self-care, yang turut bisa bermanfaat dalam menangani depresi. Terkadang, proses menanganinya bisa merupakan kombinasi dari banyak hal yang cocok untuk masing-masing individu.


    Tapi ketika dunia semakin berevolusi dengan teknologi terdepan, para dokter pun semakin banyak menyarankan penggunaan berbagai aplikasi yang bisa membantu merawat mood yang sedang turun (terutama jika kondisi di tempat terapi sedang ada antrian panjang). Tentu saja tetap disarankan untuk bikin janji temu dengan terapis untuk mendiskusikan kesehatan mental kamu jika dirasa ada yang tak benar. Tapi untuk sementara waktu, berikut adalah sederet aplikasi yang direkomendasikan oleh orang-orang yang pernah mengalami depresi, ataupun dari para ahli:




    Headspace

    Saya menggunakannya setiap waktu, untuk setiap aspek kesehatan mental saya. Di suatu waktu ketika hubungan saya sedang sangat buruk, Headspace adalah salah satu yang bisa membuat saya bertahan, selain kung fu. Aplikasi ini juga bagus untuk masalah tidur juga! Selain menawarkan guided meditation, saya senang aplikasi ini melacak progres saya dan kita pun bisa membangun ‘run streak’ – yaitu jumlah hari kita meditasi berturut-turut. Saat saya memulainya, saya hanya menggunakan 10 hari intro selama 6 bulan, tapi setelah melihat manfaatnya, saya memutuskan untuk membayar akses ke fitur lain yang tersedia. Ada pula meditasi brilian selama tiga menit yang amat menolong ketika kamu merasa akan kehilangan kendali.” – Ed



    Rewi

    “Saya suka bahwa Rewi, yang diciptakan dengan kerja sama Yale University, menawarkan cara sederhana untuk menciptakan dan melacak tujuan – untuk hal-hal seperti meditasi, bersyukur, rasa menolong, berbaik hati, koneksi dengan orang lain, latihan olah tubuh dan tidur, begitu pula tujuan hidup. Tak hanya mendorong kita untuk membuat sebuah tujuan, tapi juga membuat kita berpikir tentang seperti apa rasanya ketika telah memenuhi tujuan tersebut dan mengapa hal itu penting. Aplikasi ini juga memberi ruang untuk menuliskan mood di setiap harinya, yang kemudian jadi cara bagus untuk melacak dan menemukan pola ketika kamu down. Ada juga course dari Yale University yang ada di aplikasi, jadi saya tak merasa melakukannya seorang diri, dan modul tersedia online setiap minggu jika ingin mengaksesnya. Fakta bahwa aplikasi dan course ini gratis adalah bonus yang melimpah.” – Mona


    Stoic

    “Saya mulai menggunakan Stoic setelah seorang teman merekomendasikannya. App ini menawarkan serial latihan, dan saya suka semua tugasnya serta section untuk menuntaskannya di pagi dan sore hari – saat membuka app ini rasanya tekanan dalam diri hilang. Mungkin app ini akan lebih baik lagi jika ada panduan yang lebih jelas tentang cara menggunakannya, karena ketika mengunduhnya, ada banyak sekali menu setting dan section, jadi bisa membuat kita kewalahan. Tapi saat sudah mengenal app ini, nyaman digunakan, kok. Saya juga suka elemen napas dalam app, membuat latihan napas jadi rutinitas dan saat app menghitung helaan napas, ponsel akan bergetar selayaknya detak jantung. Visual juga dimainkannya, dengan bentuk yang membesar serta mengecil mengiringi napas kita.” – Megan


    Gratitude Happiness Journal

    “Selama periode murung, app ini (yang berfungsi sebagai jurnal di mana kita bisa mencatatkan berbagai hal yang kita syukuri dalam hidup) telah membantu saya untuk tak menengok ke masa lalu dan mengingatkan saya akan hal-hal yang bisa membuat saya merasa lebih baik.” – Priya*


    Woebot

    “Saya beruntung bisa mengobrol dengan Dokter Umum hebat di Wimbledon, London. Saya lantas merujukkan diri sendiri untuk mengambil Cognitive Behavioural Therapy (CBT) dan berkonsultasi tentang kegelisahan juga depresi, jadi ia menyebutkan ada satu aplikasi yang bisa saya gunakan ketika menunggu terapi. Woebot adalah robot yang akan berbincang dengan kamu tentang seperti apa hari kamu dan bisa menawarkan beberapa strategi sederhana dan tak mendikte dalam menanganinya. App ini jadi distraksi menarik dan memberi tip berguna, tapi tentu saja tidak bisa dibandingkan dengan counseling one-to-one yang mendalam, ya.” – Isabella





    Better Help

    “Seorang dokter merekomendasikan Better Help pada saya – ini selayaknya jasa counselling 24/7. Kamu akan dikenakan biaya bulanan (saat itu saya sedang berada di titik rendah dalam hidup, dan saya tidak pernah keluar rumah atau membeli apapun, jadi saya bisa membayarnya) dan akan dipasangkan dengan counsellor dari berbagai penjuru dunia, yang bisa kamu ajak bicara kapan pun kamu mau. Mereka juga akan mengirim pesan padamu untuk mengecek kondisi serta kabarmu. Satu hal yang saya temukan sulit dari counselling dan pergi ke terapi langsung adalah ketika berada di sana, rasanya nyaman, tapi setelah selesai, saya sendirian lagi bersama semua pikiran saya. Dengan Better Help, seseorang akan selalu ada untuk saya. Dulu saya pernah mengonsumsi obat-obatan untuk depresi tanpa hasil bertemu dengan dokter secara langsung (karena dilakukan lewat ponsel), jadi saya hanya merasa seperti boks yang dicentang, tapi tak benar-benar dipahami. Saya merasa ketika saya punya seseorang yang secara konstan ada untuk saya, jadi lebih membantu dibandingkan menelan pil-pil tersebut. Sekarang saya sudah berada di posisi yang lebih baik, dan sudah bertemu dengan sekelompok teman hebat dari kelas-kelas Barry’s Bootcamp, ini juga meningkatkan mood saya.” – Rachel


    Moodpath

    “Saya terdorong untuk menggunakan aplikasi ini berkat terapis CBT saya. Sangat berguna bagi saya untuk mengenali dan melaporkan gejala yang saya alami. Hingga memberi saya rasa berdaya dan memberi saya kesempatan untuk eksplor dan mempelajari apa saja yang memicu saya, begitu pula untuk mengelola serta menghindarinya.” – Ellie


    Calm

    “Calm itu bagus! Ia memiliki banyak pilihan fitur mulai dari meditasi sampai cerita-cerita yang dirancang spesifik untuk membantu kamu tertidur. Ada biayanya, memang, tapi semuanya worth it karena sepanjang waktu ia telah menolong saya melewati kegelisahan di malam hari, dan saya mengandalkannya untuk kembali ke kesadaran, meskipun saya sudah mendengarkan cerita yang sama di app berulang-ulang. Mereka juga punya banyak suara orang terkenal yang semakin menambah kenyamanan ambience. Sungguh sentuhan yang mulus.” – Joe



    Feeling Good

    Ini adalah aplikasi yang direkomendasikan oleh National Health Service (NHS) di Inggris, karena aplikasi ini menawarkan empat track audio gratis (yang mengombinasikan musik menenangkan dengan coaching lembut, untuk membantu menangani stres, kegelisahan, dan depresi). Namun fitur utamanya adalah program audio 12 track Positive Mental Training, yang tersedia untuk dibeli. NHS di Edinburgh bahkan telah menggunakan program ini selama 12 tahun ke belakang, lho.


    *Nama telah diubah


    Baca juga: Aplikasi Meditasi Terbaik Agar Kamu Tidak Panik


    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan.com/uk / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih Bahasa: Givania Diwiya / Image: Freepik / Jennifer Savin)