Lifestyle

Mengapa Orang-orang Membenci Scorpio? Ini Alasannya

  by: Shamira Priyanka Natanagara       23/10/2020
    • Senior Astrology Editor Cosmopolitan US, Erika W. Smith, berbagi pengalaman pribadinya sebagai seorang Scorpio, serta membahas pengalaman buruk teman-temannya dengan zodiak tersebut.


    Baru-baru ini, teman saya putus hubungan dengan seorang Scorpio… yang berarti saya telah mendengar banyak hal tentang mengapa kami menyebalkan. Ya, saya mengatakan “kami”—saya seorang Scorpio, dan jika itu membuatmu menghela napas, well, kemungkinan kamu adalah salah satu dari banyak hater Scorpio di luar sana. Kalau kami bukanlah zodiak yang paling dibenci (sepertinya Gemini adalah pemenangnya), maka mungkin kami adalah zodiak yang paling disalahpahami… dan ya, saya tahu itu adalah pernyataan yang sangat identik dengan Scorpio.

    But can you blame me? Saat saya mulai bertanya kepada orang-orang tentang hal yang mereka benci dari Scorpio, bahkan teman-teman terdekat saya opini yang, err, kuat. Teman saya (seorang Sagittarius) yang berkencan dengan seorang Scorpio memberitahu saya bahwa kami terlalu terjaga, mengharapkan orang-orang untuk membaca pikiran kami, dan menyimpan rasa dendam akan hal-hal paling sepele. Seorang teman lain (Gemini) memberitahu saya bahwa Scorpio egois, judgmental, dan terlalu cepat menegur orang lain akan sikap yang kami rasa kurang sopan. Roomate saya (seorang Cancer) mengatakan bahwa Scorpio adalah contoh yang baik dari gaya keterikatan yang selalu menghindar—kami menjaga jarak, hanya untuk menimbulkan kerugian bagi diri sendiri.



    Jika teman-teman saya mengatakan semua hal itu, maka pendapat orang lain lebih kasar. (Ya, saya mengunggah tweet untuk bertanya kepada orang-orang mengapa mereka membenci Scorpio, so saya tidak bisa menyalahkan mereka.) Satu orang mengirim saya email, “I LITERALLY HATE SCORPIOS,” lalu tidak membalas ketika saya bertanya kenapa. Seorang Pisces memberitahu saya bahwa kami “gelisah, menggoda, tertutup tanpa alasan jelas, dan entah kenapa bergantung pada orang lain tapi juga selalu menghindar secara emosional.” Orang-orang yang pernah berkencan dengan Scorpio berbagi banyak pengalaman: Ada yang mengatakan Scorpio cenderung f*ckboy, dan ada yang mengatakan bahwa mantannya yang seorang Scorpio adalah orang yang “paling jahat yang pernah saya temui.” Bahkan beberapa pemilik zodiak Scorpio pun mengatakan bahwa mereka tak akan pernah lagi berkencan dengan sesama Scorpio! “Saya bisa mengatakan mereka benar-benar mengerikan, jadi saya cukup paham kebenciannya,” kata seseorang yang memiliki dua mantan Scorpio.

    Tentu saja, saya harus bertanya kepada para ahli jika para haters Scorpio memiliki alasan yang valid, atau mereka hanya iri. Untuk menguntungkan diri saya sendiri, saya bertanya hanya kepada para Scorpio. Drew Allen, pendiri Angelite Astrology, memberitahu saya bahwa ini semua tergantung dengan Scorpio yang dipermasalahkan: apakah mereka sudah berusaha untuk menjadi versi terbaik diri mereka sendiri? “Jika kamu bertemu seorang Scorpio yang tidak menjalani hidup yang mereka inginkan atau merasa disalahpahami di lingkungan mereka, klise negatif akan muncul,” katanya. “Scorpio yang lebih berkembang akan mencintaimu tanpa syarat, memberimu nasihat baik, melindungimu, dan menggunakan energi passionate untuk bertarung demi hal-hal baik. Scorpio harus belajar untuk menggunakan kekuatan mereka untuk kebaikan.”

    Lerato, seorang murid astrologi yang menjalankan platform Musings Abroad, menambahkan bahwa meski beberapa pembenci Scorpio kemungkinan memiliki pengalaman buruk dengan zodiak tersebut, orang-orang lain mungkin tidak ingin menghadapi sifat-sifat khas Scorpio yang mereka sendiri miliki. “Scorpio mewakili hal-hal yang tidak ingin kamu lihat, jadi bukannya menyadari hal tersebut dalam diri sendiri kamu ingin membenci sebuah zodiak?” ia bertanya.

    Satu hal yang saya sadari: Hanya orang-orang yang memiliki lebih banyak pendapat tentang sifat negatif Scorpio daripada tentang mantan mereka adalah… para Scorpio sendiri. “Saudara laki-laki saya yakin saya bisa melakukan pembunuhan hanya karena saya Scorpio,” seseorang memberitahu saya. Satu orang lain mengatakan, “Kami menghabiskan banyak energi menyembunyikan apa yang kami rasakan dan membuatnya private sehingga kemungkinan terkesan dingin bagi orang lain. Kenyatannya adalah kami memiliki perasaan yang dalam sampai tidak bisa berbagi dengan orang lain.”

    Mia Lardiere, editor Snapchat Cosmopolitan US dan seorang Scorpio (bahkan ulang tahun kita sama) mengirim saya link artikel Hairpin yang berjudul, “Astrologi Itu Palsu tapi Scorpio Sangat Nyata.” Bagian awal artikel tersebut berkata: “Seharusnya ilegal untuk menjadi seorang Scorpio. Seharusnya itu sebuah kejahatan perang. Seharusnya kita hanya bisa melihat Scorpio dari jarak 200 meter, dan kamu menggunakan pelindung kepala selagi melakukannya. Kalau kamu seorang Scorpio dan sedang membaca ini, stop. Kamu tersenyum dengan cara yang saya tidak hargai.”



    Hmm, mungkin sekarang kamu sedang berpikir. Ini semua terdengar mencurigakan, seolah-olah seperti… pamer? Well, saya punya teori: Scorpio berkembang pesat karena kebencian Scorpio. Itu membuat kami lebih kuat. “Kamu pikir saya seorang maniak seks yang akan meninggalkanmu tanpa pemberitahuan? Sure, I can be that!” kata seorang Scorpio. Ada pula yang menambahkan, “Jika mengetahui bahwa saya Scorpio membuat orang-orang terintimidasi oleh saya, hey, saya bisa menerimanya (dan sejujurnya, menyukainya).”

    Untuk mendukung teori saya: Banyak Scorpio yang telah buka-bukaan kepada saya merasa sedikit kurang nyaman dengan Sun sign mereka semasa kecil. Saya pun merasakannya—ketika saya membaca buku astrologi saat SMP, saya memilih untuk merasa lebih seperti Sagittarius, zodiak setelah Scorpio, karena vibe Scorpio yang gelap dan seksi terlalu mengintimidasi saya yang masih remaja (dan ternyata zodiak Moon, Mercury, dan Venus saya semuanya Sagittarius, so saya tidak begitu salah). Namun seiring saya bertumbuh dewasa, saya mulai menerima Sun sign saya dan sekarang bangga sebagai Scorpio.

    Narayana Montúfar, Senior Astrologer dari Astrology.com, memiliki pengalaman yang sama. “I love being a Scorpio! Tidak mudah bagi saya untuk belajar menjadi diri sendiri, tapi saat menyadari kedalaman emosional saya adalah kekuatan dan bukan kekurangan, hal-hal mulai berubah bagi saya,” katanya. “Dan saya juga tidak takut untuk menjadi intens.” Nah, sifat-sifat Scorpio yang sering dibencis—terjaga, intens, ketertarikan dengan kegelapans—bisa menjadi positif jika dilihat dari arah yang benar. Seperti kata Narayana, “Kami tidak cocok dengan semua orang, tapi apakah kita menginginkannya? I say no!

     

    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan US / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih bahasa: Shamira Natanagara / Ed. / Opening image: Maria Lysenko on Unsplash)