Beauty

Air Panas Atau Dingin? Ini Cara Bersihkan Wajah Dengan Benar

  by: Astriana Gemiati       28/10/2020
    • Masih bingung membersihkan wajah menggunakan air panas atau air dingin?
    • Cari tahu jawabannya, dan simak cara membersihkan kulit wajah dengan benar.


    Saat ini, pembersihan wajah telah menjadi kebiasaan rutin perawatan kulit di pagi dan malam hari. Cukup aplikasikan produk pembersih wajah, lalu keringkan dengan handuk, dan kamu pun siap untuk melanjutkan ke sesi berikutnya. Namun, apakah kamu ingat kapan terakhir kali kamu membersihkan kulit wajah dengan hati-hati? Dengan mempertimbangkan semua hal mulai dari jumlah produk yang kamu terapkan hingga suhu air yang kamu gunakan? Cosmo tahu kamu tidak melakukannya dengan sengaja —namun, hey.., sekadar melakukan gerakan mencuci muka tanpa memikirkan prosesnya secara aktif dapat mengatur tahapan negatif untuk sisa rutinitas kamu.

    Meskipun mungkin terasa nyaman di kamar mandi, mencuci wajah dengan air panas yang mengepul dapat berdampak buruk bagi kesehatan kulit kamu. Namun, sebelum kamu memutar kembali tombol dan menggunakan air dingin yang beku, ketahuilah bahwa ini juga bisa menimbulkan beberapa masalah.



    Pernah membersihkan kulit wajah dengan harapan mendapatkan kulit yang halus dan tampak bercahaya, namun yang ada hanya meninggalkan area yang kering, bersisik, dan meradang? Mungkin suhu air bisa jadi penyebabnya. 


    Nah, Cosmo akan memberikan tips cara mencuci wajah dengan cara yang benar. Simak!


    Air Panas

    Ketika suhu air dalam keadaan panas, kulit kamu akan langsung merasakan kering hingga bisa menyebabkan masalah pada fungsi pelindung kulit kamu. Coba pikirkan, kulit sebagai dinding pelindung yang mencegah benda-benda di lingkungan masuk ke dalam (seperti bahan kimia, racun, dan polusi), serta menjaga apa yang seharusnya tetap di dalam agar tidak keluar —kelembapan dan hidrasi. Yup, saat kulit kamu dalam keadaan kering, fungsi pelindung kulit ini (alias kemampuan kulit kamu untuk melindungi dirinya sendiri) terganggu, ini akan berpotensi menyebabkan peningkatan sensitivitas dan peningkatan kerentanan terhadap iritasi.


    Nah, belum lagi, jika kulit kamu yang terlanjur kering, maka air panas bisa memperparah kekeringan dan berujung pada kerusakan hingga menyebabkan ilusi lebih banyak kerutan, serta membuatnya tampak memerah. Hal ini dikarenakan pembuluh darah membesar dan dapat meningkatkan sensitivitas kulit.


    Air Dingin

    Lalu, apakah air dingin adalah yang terbaik? Tidak juga! Tidak seperti air panas, yang menyebabkan pembuluh darah membesar, air dingin justru sebaliknya. Semakin dingin suhu air, semakin banyak vasokonstriksi yang tejadi —yaitu, penyempitan pembuluh darah pada kulit kamu. Ini adalah respon otomatis kulit kamu dalam upayanya membantu mengatur keseimbangan suhu. Ketika kamu terkena air dingin, pembuluh darah mengerut dalam upayanya untuk menahan panas sebanyak mungkin. Jadi, meskipun air dingin tidak serta merta menyebabkan kerusakan pada kulit kamu, namun bisa jadi suhunya yang terlalu ekstrem akhirnya justru membuat kamu merasa nyaman.




    Ini Cara membersihkan kulit wajah 

    So, Cosmo setuju jika air hangat adalah hal yang terbaik untuk membersihkan wajah. Yang perlu diperhatikan adalah pentingnya cara pembersihan dan tekniknya sebagai bagian ritual perawatan wajah kamu. Mencuci muka setiap malam adalah wajib, karena untuk memastikan semua kotoran, termasuk minyak, polusi, makeup, dan paparan sinar matahari terangkat. Terutama jika kamu menggunakan riasan selama seharian penuh, pastikan kulit kamu benar-benar dalam keadaan bersih, ya, sebelum kamu tidur!

    Gunakan produk pembersih wajah yang tepat sesuai dengan jenis kulit kamu, lalu dengan tekanan lembut (tidak terlalu keras), lakukan gerakan melingkar untuk membersihkan wajah selama 30 hingga 60 detik. Jika kamu lebih suka menggunakan foundation, gunakan makeup remover sebelumnya, setelah itu lakukanlah double cleansing. Hal ini, untuk memastikan agar semua kotoran terangkat secara maksimal setiap sisa produk yang tersisa dari kulit. Kemudian, tepuk kulit kamu dengan handuk (jangan menggosoknya). Karena menggosoknya dapat menyebabkan iritasi dan membuat kulit kehilangan elastisitas, terutama di sekitar mata. Terakhir, pastikan kamu juga menggunakan handuk bersih. Gantilah handuk secara berkala, karena handuk yang kotor, atau yang telah diletakkan di kamar mandi selama beberapa hari bisa menjadi cara penularan bakteri ke wajah kamu. Kemudian lanjutkan dengan rutinitas perawatan kulit kamu sebelum akhirnya jatuh ke tempat tidur. Klik, di sini! 






    ( Astriana Gemiati / Image: [email protected], GIPHY.com )