Beauty

9 Cara Menumbuhkan Kuku dengan Sehat, Mudah, dan Cepat

  by: Shamira Priyanka Natanagara       28/10/2020
  • Proses yang lebih menyebalkan dari menumbuhkan rambut hingga panjang adalah mencoba memanjangkan kuku (grow, my bbs! GROW!). Namun, tidak seperti helai-helai rambut di kepalamu, yang tumbuh sekitar 0,5 hingga 1,3 sentimeter setiap bulan, kukumu hanya akan tumbuh sepanjang 0,2 hingga 0,3 sentimeter dalam jangka waktu yang sama, kata dermatolog bersertifikat Oma N. Agbai, MD. Ya… Kuku tidak tumbuh secepat itu.

    So apa yang perlu dilakukan jika ingin kuku tumbuh dengan cepat? Err, bukannya ingin mengecewakanmu, tapi selain memakai kuku palsu, tak ada yang bisa dilakukan untuk mendapatkan kuku panjang dalam kurang dari satu jam atau bahkan dalam beberapa hari. Sorry, tapi kecuali jika kamu memiliki gangguan kesehatan yang mempengaruhi kukumu (yang hanya bisa diberitahukan oleh dokter), tak ada banyak hal yang bisa kamu lakukan di rumah untuk membantu mempercepat proses tersebut. Nah, tapi itu bukan berarti kamu tidak bisa menjaga pertumbuhan kuku yang sehat—selama kamu tahu apa yang kamu lakukan. Dan itulah tugas Cosmo. Simak terus artikel ini untuk tahu sembilan tips untuk menumbuhkan kuku secara sehat.




    1. Sediakan nutrisi penumbuh kuku

    Fakta menarik: “Nutrisi buruk telah terbukti memperlambat pertumbuhan kuku,” kata Dr. Agbai. Bagian paling penting dari rutinitas apapun adalah memasukkan makanan sehat ke dalam diet agar tubuh bisa mendapat semua nutrisi yang dibutuhkan untuk berfungsi dengan baik. “Diet seimbang yang melibatkan banyak protein dan beragam buah dan sayuran adalah kunci menjaga kuku sehat melalui nutrisi,” jelasnya. “Mengonsumsi berbagai makanan seperti daging, ikan, telur, kacang-kacangan, dan buah warna-warni serta sayuran bisa menyediakan nutrisi yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan kuku sehat.” Mulailah makan sayuran, dan mungkin kamu tak akan perlu melakukan langkah lainnya dalam daftar ini.


    2. Konsultasi dengan dokter soal kolagen

    Menurut Dr. Agbai, ada riset menarik yang meneliti perawatan yang bisa mempercepat pertumbuhan kuku dan memperbaiki penampilan kuku, dan salah satunya melibatkan suplemen kolagen. Berdasarkan penjelasan Dr. Agbai, sebuah penelitian terbaru menunjukan bahwa mengonsumsi bioactive collagen peptides (peptida kolagen aktif) secara oral satu kali dalam sehari selama 24 minggu bisa meningkatkan kecepatan pertumbuhan kuku dan mengurangi frekuensi kuku patah secepat empat minggu setelah konsumsi obat dimulai. “Ini mendukung konsep bahwa mengonsumsi protein makanan yang cukup penting untuk pertumbuhan kuku,” jelas Dr. Agbai. Namun seperti kebanyakan suplemen kecantikan lainnya, konsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum membuat perubahan pada rutinitasmu.


    3. Periksa kadar zat besi

    Jika kamu pernah membaca kandungan suplemen untuk kuku dan rambut, mungkin kamu sadar bahwa zat besi adalah nutrisi yang dapat mempengaruhi kesehatan dan pertumbuhan kuku. Untuk membuat kuku kuat seperti besi, kamu butuh, well, zat besi. Kalau kamu mengalami kuku yang rapuh dan patah, kunjungi dokter untuk memeriksa tingkat zat besi dan untuk mengetahui jika kamu mengalami kekurangan zat besi yang bisa menghambatmu meraih nail goals.


    4. Gunakan perawatan rambut rontok pada kuku

    Yup, kamu tidak salah baca. Dr. Agbai mengatakan bahwa studi penelitian lain menunjukan bahwa memakai 5 persen minoxidil yang dijual bebas (sebuah obat tanpa resep dokter yang biasanya digunakan untuk mengatasi rambut rontok) secara topikal pada kuku dua kali dalam sehari mungkin dapat meningkatkan kecepatan pertumbuhan kuku secepat satu minggu setelah penggunaan dimulai. “Mungkin karena peningkatan aliran darah ke kuku yang disebabkan oleh pengaplikasian minoxidil topikal,” jelas Dr. Agbai. “Peningkatan aliran darah bisa memberikan lebih banyak nutrisi dan oksigen pada kuku, mendukung pertumbuhan kuku yang sehat.”


    5. Manjakan kuku dengan produk perawatan kuku

    Apakah cat kuku gel benar-benar tidak baik untuk kuku? No. Namun kalau kamu kesal dan mengopek kutek gel, bukannya menghapusnya dengan cara yang benar, kukumu akan jauh dari sehat. And guess what? Kamu akan perlu memperbaiki kebiasaan itu jika ingin menumbuhkan kuku dalam waktu dekat. Satu cara untuk mengembalikan kondisi kuku adalah dengan produk pengeras kuku atau perawatan penguat kuku. Bahan kandungan utama yang diperlukan adalah pantothenic acid, yang menurut riset bisa bantu membuat kuku fleksibel dan tidak rentan patah. Jika kukumu butuh sedikit bantuan, coba produk favorit Cosmo berikut ini.






    6. Olahraga yang cukup

    Menurut Dr. Agbai, kekurangan aktivitas fisik saja telah dibuktikan memperlambat pertumbuhan kuku. Selama kuku tidak patah akibat mengangkat beban atau boxing, sesi workout bisa memperbaiki kesehatan dan panjang kuku. Who knew, right?


    7. Pastikan kuku bersih dan kering

    Kelembapan yang berlebihan untuk waktu yang lama (seperti saat memakai sepasang sarung tangan selama berjam-jam) bisa meningkatkan risiko infeksi, yang, kata Dr. Agbai, dapat mempengaruhi pertumbuhan kuku. Dan kalau kamu kamu merasa menumbuhkan kuku adalah proses yang menyakitkan, kamu belum pernah merasakan kuku yang infeksi. Take care of it well, babes.


    8. Bentuk kuku menggunakan kikir

    Jika ingin menghindari kuku sobek (yikes), kamu harus menjaga bentuknya. Selalu sediakan amplas kuku atau kikir kuku kaca di rumah untuk menghindari kuku tersangkut yang bisa menghambat proses pertumbuhannya. Meski kamu bisa memilih bentuk kuku apapun sesuka hati, Dr. Agbai mengatakan bahwa membuat tepi kuku bulat bisa membantu memperbaiki kekuatan kuku dan menghindari kuku patah dan rusak.


    9. Berhenti merusak kutikula

    Berhenti mengopek, menggigit, mengelupas—pada dasarnya apa saja yang bisa merusak kutikula kuku. Leave it alone, jika tidak kamu harus menghadapi risiko kerusakan kuku dan area kutikula. Dr. Agbai menjelaskan bahwa agar kuku bisa sehat, kulit di sekitar kutikula juga harus sehat. Oh, dan hal yang sama berlaku untuk menggunakan kuku sebagai alat. Kuku tidak dirancang untuk membuka kaleng soda, oke?





    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan US / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih bahasa: Shamira Natanagara / Ed. / Opening image: Bennie Lukas Bester from Pexels)