Love & Sex

Cari Pacar Baru? Ini 7 Tips Mendapatkan Pasangan dari Para Ahli

  by: Alvin Yoga       6/10/2021
  • Ada sejuta "teori" mengenai cara mencari pasangan hidup yang berputar di luar sana. Beberapa orang percaya bahwa setiap orang hanya ditakdirkan dengan satu orang saja, namun banyak juga yang percaya bahwa kamu sebenarnya memiliki seorang "twin flame"—sebuah istilah baru, mirip dengan soul mate, namun sedikit berbeda.

    Entah apapun teori yang kamu percayai, saat ini kamu mungkin sedang memikirkan hal yang sama dengan yang saya pikirkan: Uhhh, hello?? Di manakah kamu, wahai jodoh hidupku??? Kalau memang saya hanya ditakdirkan dengan satu orang saja, lalu di mana SATU orang tersebut?

    Kamu mungkin sering mendengar jawaban klise ini dari teman-temanmu, "Tenang saja, ada saatnya di mana kalian berdua akan dipertemukan." Jawaban tersebut membuat saya bertanya-tanya, apakah benar bahwa sebaiknya kita menunggu saja sampai nasib mempertemukan kita dengan sang jodoh? Kalau menurut saya pribadi, kita memiliki dua opsi: Kamu bisa duduk manis, rileks, dan percayakan hidupmu pada takdir, atau kamu bisa lebih proaktif dan memanifestasikan keinginan tersebut dengan segenap hati.



    Karena saya bukan orang yang pandai menunggu aka sangat bersemangat untuk mencari LOML (alias love of my life, duh!), maka saya berkonsultasi pada beberapa ahli relationship, yang kemudian memberikan saya saran mengenai bagaimana caranya agar saya bisa mempercepat proses "dipertemukan dengan sang jodoh". Behold, di bawah ini adalah panduan lengkap untuk mempersiapkan diri mencari pasangan hidup. You're welcome.



    1. Jadilah dirimu sendiri

    FYI: Keseluruhan poin dari mencari seorang pasangan hidup adalah bahwa si dia merupakan orang yang memang ditakdirkan untuk mencintaimu apa adanya, jadi bagaimana bisa kamu menemukan si dia jika kamu tak menjadi dirimu sendiri seutuhnya? Jasbina Ahluwalia, seorang relationship expert, juga founder dari Intersections Match by Jasbina, memberikan saran: "Jadilah dirimu sendiri tanpa malu-malu. Miliki jati dirimu. Jika kamu merasa kurang percaya diri dengan beberapa hal, kuatkan dirimu untuk memperbaiki bagian tersebut. If you love you, your soul mate will as well."


    2. Jangan mencari kesempurnaan

    Kalau kamu menyimpan visi yang sempurna mengenai seperti apa sosok soul mate yang kamu impikan dan tak mau menurunkan sedikitpun standar tersebut, kamu mungkin akan kehilangan kesempatan dengan orang yang seharusnya bisa menjadi pasangan hidupmu. "Jodohmu biasanya bukan sosok yang sempurna seperti yang kamu bayangkan, namun sebuah entitas cinta yang bersarang dalam sesosok tubuh yang mencerminkan seluruh ketidaksempurnaan dirimu yang justru membuatmu makin mencintai dirimu sendiri," ujar seksolog Frenchie Davis, pembawa acara Libido Talk. "Suatu saat nanti, kamu akan menemukan soul mate yang membuatmu menyadari kekuranganmu. Ia akan menjadi orang yang justru mengagumi hal-hal yang membuatmu tidak mencintai dirimu."


    3. Pelan-pelan saja

    "Bicara soal menemukan pasangan, ingatlah bahwa kamu tak bisa terburu-buru," ujar dating and relationship expert, Laura Bilotta. "Hal ini mungkin akan membutuhkan waktu, namun begitu timing-nya sudah tepat, semuanya akan selaras," tambahnya.

    Kalau kamu adalah orang yang paling tidak sabar di dunia (hi, it me): "Bersabarlah dan tetap positif. Luangkan waktu untuk dirimu sendiri, pikirkan mengenai apa yang kamu cari dan apa yang membuatmu bahagia. Dan apabila pencarian untuk 'the one' ini mulai melelahkan, jangan takut untuk mengambil langkah mundur sampai kamu siap untuk berkencan kembali sehingga kamu bisa mendedikasikan dirimu sepenuhnya. Kamu perlu menikmati perjalanannya, dan memercayai bahwa pasangan hidupmu akan datang ketika kamu sudah siap."


    4. Temukan dirimu

    Dating coach Stef Safran memberi saran "berinvestasilah di setiap bagian hidupmu." Ini berarti kamu juga perlu secara aktif melakukan self care, berolahraga, melakukan hobi secara personal, dan sebagainya. Dengan begitu, kamu bisa mempelajari lebih banyak hal mengenai dirimu untuk menemukan tipe orang yang terbaik untukmu.



    Ketika kamu mencari pasangan, ingatlah "Tidak apa-apa jika kamu memiliki serangkaian kencan yang buruk, atau tidak kencan sama sekali, atau bahkan sedang hiatus dalam berkencan," ujar Safran. "Tak masalah untuk meminta saran soal berkencan dan sah-sah saja untuk tidak menerima seluruh saran yang kamu terima. Setiap orang perlu memahami bahwa kegagalan adalah jalan menuju sukses, dan bahwa tak ada yang salah dengan menjadi single."


    5. Jangan cepat puas

    Tentu, penting untuk bisa memahami dan menerima kekurangan orang lain, namun seorang soul mate seharusnya seseorang yang menjadi pasangan hidupmu ~selamanya~, yang berarti kamu tak bisa buru-buru atau memaksakan perasaan dengan orang random yang match denganmu di Tinder. Marriage and family therapist Moe A. Brown berkata: "Saya menganjurkan pada setiap orang yang ingin bertemu dengan soul mate mereka untuk melakukan satu hal simpel: Berdirilah di depan cermin dan kenalilah dirimu secara intim. Siapa dirimu dalam versi terbaikmu adalah energi yang kamu perlukan."


    6. Carilah orang yang bisa menerimamu apa adanya

    Sah-sah saja kalau kamu memberikan usaha 100 persen untuk menerima si dia, namun jika ia tidak memberikan usaha yang sama, tak banyak yang bisa kalian capai dalam hubungan tersebut. "Carilah seseorang yang menghargai dan menerimamu sebagai dirimu seutuhnya, yang berusaha memahamimu dan perspektifmu dan perasaanmu, dan yang bersedia menyelaraskan perbedaan dengan saling menghargai dan berkompromi," ujar relationship expert dan penulis First Comes Us: The Busy Couple's Guide to Lasting Love, Anita Chlipala.

    "Carilah seseorang yang memiliki komitmen untuk menjalani hubungan dengan serius, dan yang bersedia melakukan apapun agar hubungan tersebut bertahan. Sebuah soul mate relationship tidak begitu saja eksis secara tiba-tiba—hubungan ini perlu diciptakan," tambahnya.


    7. Berusahalah segenap hati

    And finally, begitu kamu sudah menemukan sang pujaan hati, saatnya berusaha menjaga hubungan tersebut. "Sebuah hubungan berkembang ketika kamu berinvestasi dalam memahami kebutuhan satu sama lain, sambil memahami bahwa terkadang satu orang tersebut tidak bisa memenuhi seluruh keinginanmu—baik secara fisik, sosial, praktis, maupun seksual," ujar Jess O'Reilly, PhD.

    "Untuk bisa menjadi soul mate, dibutuhkan komunikasi terbuka secara terus menerus yang meminimalisasi judgement. Kamu tak perlu memiliki kesamaan dalam semua hal untuk bisa menjadi soul mate, namun jika kalian berdua berupaya untuk memberikan usaha yang sama (baik dari segi waktu, komunikasi, sampai melebarkan makna "zona nyaman" masing-masing) supaya hubungan tersebut bertahan, kamu mungkin akan menemukan bahwa hal ini memfasilitasi proses untuk menjadi pasangan hidup yang sesungguhnya."


    (Artikel ini disadur dari cosmopolitan.com / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih bahasa: Alvin Yoga / Image: Dok. Cosmopolitan US)