Love & Sex

The Office Romance Do's and Dont's

  by: Redaksi       21/11/2011
  • Memiliki satu bidang pekerjaan yang sama dan peluang bertemu yang intens tanpa batasan jarak dan waktu menjadi salah satu alasan maraknya percintaan yang terjalin di dalam kantor. Hal ini terasa amat wajar, bahkan menurut sebagian pasangan mengaku kalau hubungan ini begitu nyaman di jalani. Well, sebelum Anda menjalaninya, tak ada salahnya untuk mengikuti aturan permainannya berikut agar hubungan percintaan pun kian berjalan lancar.

    Don't: Melakukannya Karena Tengah Bosan Dengan Pekerjaan

    "Pastikan bahwa Anda berdua menjalin hubungan ini karena saling mencintai, bukan karena merasa mendapatkan perlindungan dan kenyamanan untuk mendukung pekerjaan Anda," kata Stephanie Losee, penulis Office Mate: The Employee Handbook for Finding and Managing Romance on the Job. Kebanyakan orang memang mencari cara lain untuk mengatasi rasa ketidaknyamanan ini dengan mencoba jatuh cinta dengan teman sekantor. Ya, hanya untuk sekadar sharing tentang permasalahan pekerjaan yang sedang dialaminya.



    Do: Kenali Kebijakaan Perusahaan

    Karena banyak perusahaan yang tidak mengizinkan Anda menjalin hubungan dengan rekan sekerja. So, pahami dengan benar peraturan tertulis yang dimiliki oleh perusahaan tempat Anda bekerja, ladies. "Jika Anda benar-benar jatuh cinta dengan rekan kerja atau bahkan atasan Anda, dan perusahaan memiliki aturan yang cukup ketat, lebih baik untuk Anda mencari pekerjaan lain," saran Kimberly Yorio, penulis The Girl's Guide to Kicking Your Career Into Gear.

    Don't: Mengambil Kesempatan Untuk Bermesraan

    "Hanya karena sedang jatuh cinta, bukan berarti Anda bisa memamerkan kemesraan itu di kantor," ujar Helaine Olen, penulis Office Mate: The Employee Handbook for Finding and Managing Romance on the Job. Yup, meskipun bermesraan saat kantor sepi di tengah break lunch rasanya begitu memacu adrenalin, tapi tetap saja itu sangat berbahaya! Kemungkinan rekan kerja yang lain akan memergoki justru akan buat reputasi pekerjaan Anda pun jadi tak maksimal.

    Do: Beritahu atasan Anda terlebih dahulu

    Jika sudah merasa serius dan ingin berkomitmen, tak perlu ragu lagi untuk memberi tahu atasan Anda tentang hubungan ini, kan? Jadwalkan waktu yang tepat untuk bertemu atasan Anda dan bicarakan apa yang sudah terjadi. "Buatlah pembicaraan sederhana bahwa Anda dan rekan kerja sedang menjalin sebuah hubungan, tapi tak perlu menjelaskan dengan rinci kehidupan percintaan Anda," kata Olen. Nah, keuntungan dengan cara ini adalah saat Anda dan si dia putus, hubungan pun tak jadi pembicaraan rekan kerja Anda yang lainnya. So, just keep it secret and sweet!



    Don't: Bertengkar Saat Jam Kerja

    Jika Anda dan pasangan sedang bertengkar di saat bekerja, lebih baik untuk tidak menunjukkannya di depan rekan kerja lainnya, darling! Coba deh luangkan waktu 10 menit untuk keluar dari ruangan sembari menghirup udara segar. Setelahnya, katakan pada pasangan jika Anda ingin melanjutkan diskusi ini di rumah saja. "Jangan pernah melakukan pertengkaran dengan pasangan lewat e-mail, telepon, atau yang lebih buruk lagi di dalam kantor," tambah Olen.

    Do: Selalu Ingat Kehidupan Anda Selain Bersama Si Dia

    Memiliki kehidupan sosial yang sehat di luar pekerjaan ternyata tidak hanya baik untuk Anda secara pribadi, tetapi juga akan membuat hubungan Anda dan si dia kian harmonis! Sesekali luangkan waktu untuk keluarga, sahabat atau sekadar merawat diri Anda ke salon. Jangan buat Anda jadi tergantung dan bingung jika tidak bisa bertemu dengannya. Ya, walaupun hanya satu hari saja!

    Don't: Putus Adalah Keputusan Yang Sulit

    Well, jika Anda dan pasangan akhirnya memilih untuk putus, jangan berlarut-larut sedih bahkan tak mau kembali bekerja lantaran bisa bertemu si dia lagi, honey. Kali ini, fokuskan untuk memperbaiki reputasi Anda di kantor. Semisal, masuk lebih awal, mengambil proyek baru, dan menjadi lebih proaktif untuk meningkatkan prestasi Anda. (Lidya Irawati/II/Image: Dok. Google)