Better You

4 Langkah Bijaksana Ketika Terjadi Krisis di Perusahaan

  by: Redaksi       21/11/2011
  • Suasana perusahaan yang sedang dilanda krisis tentunya sangat tidak menyenangkan. Bagaimana tidak, Anda bekerja dalam kondisi di mana ancaman PHK bisa datang dengan tiba-tiba. Pasti Anda jadi tidak tenang! Untuk itu, Cosmo akan memberikan tip untuk membuat Anda tetap semangat walau di tengah suasana yang penuh ketidakpastian.

    Memiliki Kelebihan Dibanding Kolega

    “Menjadi pasif bisa jadi alasan utama pemecatan di saat tindakan aktif dibutuhkan,” jelas Adele Sheele, career coach dan penulis buku Skills for Success. “Maka lihat momen ini sebagai peluang untuk bersinar.” Saat kondisi memburuk, daripada ikut terpuruk, mulailah berkontribusi dan melihat apa yang perusahaan butuhkan. Cobalah untuk berani mengambil tanggung jawab, dan bersedia menjadi volunteer dalam berbagai projek untuk menunjukkan kepada bos bahwa Anda memiliki antusiasme dalam bekerja.



    Memotivasi Rekan Kerja

    “Di kantor, pembicaraan negatif dapat menjatuhkan mental dan bisa menular kepada orang di sekeliling Anda,” jelas Julie Jansen, seorang career counselor dan penulis buku I Don’t Know What I Want, but I Know It’s Not This. So, sebagai gantinya pasanglah sikap ramah kepada rekan-rekan kerja, sapa mereka, dan tanya kabar mereka. Jangan lupa untuk menyelipkan berbagai joke yang dapat membuat suasana kantor kembali ceria.

    Berinisiatif Membuat Kegiatan Kantor



    “Ketika sedang jatuh, perusahaan akan cenderung menciptakan budaya kompetitif di antara karyawan mereka,” jelas Jansen. Dengan mengadakan kegiatan sosial—seperti karaoke bersama—dapat menghilangkan tekanan persaingan bersama dan membuat tempat kerja menjadi fun kembali. Jangan sampai deh karena ada krisis dalam perusahaan, hubungan baik dengan kolega menjadi rusak.

    Persiapkan yang Terburuk

    “Walaupun Anda khawatir dengan kondisi perusahaan yang buruk, bukan berarti Anda harus panik dan menyembunyikan potensi yang Anda miliki,“ jelas Jansen. “Anda harus tetap memiliki koneksi dan meng-update resume Anda.” Selain itu, coba pikirkan bagaimana supaya posisi atasan Anda tetap stabil dalam perusahaan. Jika atasan Anda tetap bisa bertahan, maka kemungkinan besar Anda pun juga. (Calvin Hidayat/SL/Image: Dok. Google)