Better You

Kebiasaan Buruk yang Baik Untuk Kesehatan

  by: Febrina       5/11/2012
  • Ladies, pernahkah Anda mendengar tentang bad habit yang baik untuk kesehatan? Kalau belum, Cosmo akan sharing kepada Anda tentang hal tersebut. At least, setelah membaca artikel ini, Anda tidak terlalu merasa bersalah lantaran sudah beberapa kali melewati schedule ke gym. Simak!

    Gossiping
    Sebagai wanita, wajar kalau Anda senang menghabiskan waktu dengan mengobrol bersama para sahabat. Tidak perlu merasa bersalah, dear, karena menurut peneliti di Rhode Island Brown University, 96 persen orang yang menghabiskan waktu selama 20 menit untuk mengobrol dengan teman-teman yang mereka percaya dapat mengurangi stres, ketegangan, dan kecemasan. Bahkan menurut penulis buku The Secrets of Happy Families, “berbicara positif tentang orang lain dapat merangsang naluri alami perempuan dan meningkatkan suasana hati mereka.”

    Drinking
    Di balik semua fakta tentang bahaya mengonsumsi segelas red wine, para peneliti di Corvallis Oregon State University malah menyatakan bahwa teratur meminum berbagai jenis alkohol ternyata dapat mengurangi kolesterol sebesar 10 persen. Di samping itu, alkohol juga dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan membantu menjaga daya ingat. Wow!



    Feeling Lazy About Exercise
    Kesibukan yang luar biasa membuat Anda terpaksa memotong waktu olahraga. Well, no need to worry, darling, karena menurut para peneliti di Louisiana State University, berolahraga yang terlalu melelahkan justru tidak akan menjamin penurunan berat badan yang maksimal. Lebih baik Anda berolahraga dengan waktu yang lebih sedikit daripada berolahraga satu kali dengan waktu yang sangat panjang.



    Using Tight Clothes
    Demi menunjang penampilan, tidak sedikit wanita yang memilih untuk menggunakan pakaian ketat saat beraktivitas. Tapi meski selama ini yang sering Anda dengar hanya dampak negatif dari menggunakan baju ketat, sekarang Anda juga harus tahu kalau baju-baju yang sangat pas di badan ini juga bisa memperbaiki postur tubuh lho. So, dengan tubuh yang lebih tegap, maka kepercayaan diri Anda pun otomatis bakal meningkat, kan? (Febrina/SL/Image:Digital Vision/ThinkStock)