Better You

4 Vitamin Penting untuk Wanita

  by: Redaksi       13/11/2014
  • Vitamin merupakan salah satu elemen penting yang harus diasup oleh tubuh. Tapi ada beberpa vitamin yang ternyata sangat penting dikonsumsi oleh wanita lho ladies. Berikut di antaranya!

    Vitamin B12

    Jika Anda sering merasa stres atau cemas, vitamin B12 dapat membantu melepaskan beban Anda. Vitamin satu ini merupakan pusat untuk membentuk sel-sel darah merah yang dapat menjaga kesehatan sel saraf sehingga membantu melancarkan segala bentuk ketegangan saraf yang terjadi. Sumber alami vitamin ini dapat ditemukan pada produk hewani seperti susu, ikan, daging, hati sapi, dan kerang.



    Vitamin D

    Vitamin satu ini memiliki banyak peran penting bagi wanita. Pertama, vitamin D meredam kram yang terjadi saat menstruasi. Kedua, vitamin ini membantu pembentukan dan pemeliharaan tulang seperti fungsi mineral kalsium. Nilai plus lainnya, saat Anda sudah memasuki masa menopause, Anda tak perlu takut dengan masalah kelebihan berat badan yang biasa terjadi pada wanita menopause. Karena itu, rajinlah mengkonsumsi jamur dan ikan air laut untuk mendapatkan vitamin D yang cukup.

    Vitamin K



    Tulang yang sehat, kestabilan sirkulasi darah, dan memperkecil kemungkinan sakit jantung dapat Anda perioleh jika teratur mengonsumsi vitamin K. Selain itu, sebagai fun feraless female yang aktif, vitamin K sangat membantu meningkatkan sistem imun sehingga tubuh Anda tak mudah terserang penyakit. How to get this vitamin? Konsumsilah sayuran hijau, minyak ikan, minyak kedelai, dan gandum.

    Zat Besi

    Masalah pra-menstruasi seperti pusing dan perubahan suasana hati dapat Anda redam dengan makanan yang banyak mengandung zat besi. Manfaat penting lainnya bagi wanita adalah makanan yang mengandung zat besi dapat mempercantik rambut dan kulit. Sementara itu zat besi juga berfungsi mengaktifkan antioksidan untuk mempetahankan kesehatan kulit. Untuk mendapatkan zat besi, Anda bisa mengkonsumsi ikan, daging, kacang-kacangan, sereal, bayam, brokoli, lobak, dan buah-buahan kering. (Indira Listiarini / VP / Image: Thinkstock)