Beauty

Meet The Brow Expert: Jared Bailey

  by: Hagi       19/11/2014
  • Sabtu, 1 November 2014 lalu adalah hari yang menyenangkan untuk tim beauty Cosmopolitan. Pada hari itu, Cosmo mendapat kesempatan istimewa dari Benefit Cosmetics Indonesia untuk berbincang-bincang tentang bentuk alis sempurna bersama ahlinya, Jared Bailey. Simak obrolan Cosmo bersama pria yang terbang langsung dari San Francisco!

    Cosmo: Hi, Jared. Very nice to meet you! Sebelum menjadi brow expert dan International Spokesperson, Global Services untuk Benefit Cosmetics, bisa ceritakan ke Cosmo tentang awal karir Anda?
    Jared: Hi, so glad to meet you too! Awalnya, saya adalah seorang business writer. Namun saya tidak lama berkarir di bidang tersebut. Saya mulai bergabung dengan Benefit di awal tahun 2007 sebagai Boutique Proprietor, lalu menjadi Business Development Manager 4 tahun kemudian. Setelah 3 tahun di posisi tersebut, tahun lalu saya ditunjuk menjadi International Spokesperson hingga sekarang. Mengapa alis, bukan yang lain? Benefit memang brand yang memiliki brow product dan brow treatment yang unik dan Saya percaya bahwa membentuk alis adalah hal yang sangat transformatif. Alis yang tepat dapat membuat mata tampak lebih cerah dan mengubah keseluruhan tampilan wajah.

    Cosmo: Lalu, dalam membentuk alis, apa atau siapa yang kerap menjadi muse Anda?
    Jared: Dalam dunia browshapping, yang terpenting bukanlah mencari alis siapa yang paling sempurna, melainkan menciptakan alis yang sempurna untuk tiap-tiap orang. Benefit memiliki teknik yang dinamakan Brow Mapping yang terdiri dari tiga langkah yaitu menentukan titik awal, titik lengkung dan titik akhir alis Anda. Bagi saya teknik ini sangat menginspirasi, karena orang ingin melakukannya lagi dan lagi. Setiap orang bisa mendapatkan alis yang sempurna untuk bentuk wajahnya.

    Cosmo: Setuju. Alis yang sempurna untuk si A belum tentu sama dengan versi si B dan yang lainnya, ya. Lalu bagaimana pendapat Anda tentang tren alis tebal beberapa tahun terakhir?
    Jared: Ya, alis tebal sangat merajai runway dan dunia model beberapa tahun terakhir. Tapi tren tersebut bukan untuk semua orang. Tren di panggung kadang memang tampak sangat menarik, namun belum tentu tepat untuk diaplikasikan sehari-hari. Yang terpenting alis Anda harus memiliki proporsi yang baik. Bentuk alis harus membuat Anda lebih cantik, bukan tampak menyeramkan.

    Cosmo: Hahaha. Yup, tidak semua orang cocok dengan alis a la Cara Delevingne. Tentang dunia kecantikan secara keseluruhan, adakah tips kecantikan terbaik yang pernah Anda dengar dari orang lain?
    Jared: Sangat banyak beauty tips yang pernah saya dapat. Tapi bagi saya, yang menarik adalah bahwa wanita perlu dipercantik secara natural. Yes, gravity does exist. Seiring waktu wanita akan menua, wajah dan kulitnya akan berubah. Kami di Benefit sangat mengerti hal itu. Embrace it, work with it. Saya tidak ingin membuat mereka tidak mengenali dirinya saat bercermin atau melakukan selfie. Jangan lakukan secara berlebihan, kenali karakteristik tiap wajah. Itu adalah tips nomor satu untuk saya.


    Cosmo: Para wanita Asia pasti ingin mendengar tips dari Anda tentang kecantikan alis. Adakah yang dapat Anda berikan? Misalnya cara mengatasi overplucked?
    Jared: Hmmm.. yang saya amati, wanita Asia terutama dari Tiongkok dan Asia Tenggara, sering sekali struggling dengan alis yang tipis atau bulu alis yang tampak berjarak. Mereka memang tidak memiliki bulu alis yang tebal seperti wanita di belahan dunia lainnya. Cara terbaiknya adalah menemukan produk yang dapat membuat alis tampak lebih berisi. Misalnya dengan menggunakan Benefit Gimme Brow. Cukup dengan menyikatnya saja, tekstur fiber gel-nya mampu menciptakan bentuk alis yang lebih berisi namun tetap tampak alami. Agar tampak lebih penuh, Anda dapat menyisirnya ke arah yang terbalik. Ide ini sama dengan menyisir rambut sambil menunduk untuk mendapatkan rambut yang lebih bervolume.

    Cosmo: Terakhir, apa hal yang paling menyenangkan yang Anda dapatkan dengan bekerja di dunia kecantikan?
    Jared: You know, it's funny. Makeup adalah sebuah ilusi. Menciptakan alis juga sebuah ilusi. Namun sangat menyenangkan ketika kita bisa membuat orang lain tampak lebih cantik, lebih menarik dan lebih percaya diri. Efek mata yang lebih terbuka, wajah yang lebih tirus atau lebih lebar, wajah yang tampak muda, bahkan hidung yang lebih ramping dapat diraih dari cara membentuk alis. And it's really cool. (Poppy Septia/Image:Dok. Benefit)