Better You

Makna Kesehatan dari Rambut Rontok

  by: Silvya Winny       7/11/2015
  • Rambut rontok ternyata tidak hanya menandakan kulit kepala yang tidak sehat, dear. Ia juga dapat menandakan beberapa masalah kesehatan di bawah ini. Yuk, simak!

    Masalah Tiroid

    Tiroid adalah kelenjar yang terdapat di bagian depan leher dan menghasilkan hormon yang mengatur banyak proses di seluruh tubuh. Jika kelenjar tersebut menghasilkan terlalu banyak atau terlalu sedikit hormon tiroid, siklus pertumbuhan rambut dapat terganggu. Gejala lainnya termasuk berat badan yang naik atau turun, kulit yang sangat kering, sensitif terhadap perubahan suhu, dan perubahan denyut jantung.



    Tidak Cocok dengan Pil Kontrasepsi

    Yes dear, pil kontrasepsi Anda juga dapat menyebabkan rambut rontok. Hormon yang menekan ovulasi dapat membuat pertumbuhan rambut menurun. Ini terutama terjadi pada Anda yang memiliki keturunan rambut rontok dalam keluarga. Namun, masalah ini biasanya akan hilang ketika Anda berhenti mengonsumsi pil.

    Diet Terlalu Ketat

    Cosmo tahu Anda ingin memiliki tubuh yang lebih sehat dan ideal. Namun, diet yang terlalu ketat dapat menimbulkan banyak masalah. Tidak terkecuali rambut rontok. Berat badan yang turun lebih dari 6 kilo selama 3-6 bulan biasanya dapat menimbulkan masalah ini.



    Stres dan Trauma Fisik

    Tidak hanya memengaruhi suasana hati, stres juga dapat membuat rambut Anda rontok. Bahkan, stres yang parah dapat menyebabkan ½ hingga ¾ kerontokan rambut. Selain stres, trauma fisik seperti, kecelakaan, operasi besar, dan demam tinggi juga dapat menyebabkan kerontokan.

    Lupus

    Bila kerontokan rambut sudah amat sangat mengkhawatirkan, ini bisa menjadi salah satu gejala dari penyakit lupus. Disebabkan karena sistem kekebalan pada tubuh yang menyerang folikel rambut. Sehingga, rambut menjadi rapuh, tipis, dan mudah rontok. (Hana Devarianti/SW/Image: doc. Warner Bros)