Better You

6 Penyebab Kulit Wajah Semakin Berminyak

  by: Silvya Winny       19/11/2015
  • Memiliki jenis kulit wajah berminyak pasti membuat Anda harus banyak melakukan ritual makeup untuk menutupi kadar minyak berlebih. Namun tahukah Anda, hal tersebut justru berpotensi membuat kulit wajah semakin berminyak. Yuk, simak beberapa kebiasaan keliru yang perlu diperhatikan agar wajah Anda tidak semakin oily.

     

    Salah Menggunakan Pelembap



    Profesor dermatologi sekaligus direktur riset kedokteran kosmetik dan laser di Boston University School of Medicine menjelaskan, sebagian orang yang memiliki tipe kulit berminyak menggunakan produk minyak kelapa, cocoa butter, atau minyak zaitun guna melembapkan kulit dan menghilangkan kotoran penyumbat pori-pori. Namun, kebiasaan ini sebenarnya tidak benar. Sebaiknya Anda menggunakan pelembap yang tidak mengandung minyak atau gliserin, serta bahan lain yang menyerap air ke dalam kulit. Lupakan pelembap berbentuk krim yang membuat lengket, dan pilih pelembap berbentuk cair, gel, atau serum.

     

    Riasan Terlalu Tebal

    Mengenakan riasan yang terlalu tebal namun tidak membersihkannya dengan teliti hasilnya akan menyumbat pori-pori wajah. Selain membuat wajah berminyak, hal itu juga akan berujung pada munculnya bibit jerawat. Maka dari itu, gunakan riasan tipis namun mengandung bahan niasinamida, vitamin B yang terbukti menyerap minyak. Jangan lupa, riasan Anda sebaiknya juga tidak mengandung minyak, ya.

     

    Terlalu Sering Membersihkan Wajah

    Mencuci wajah memang membuat kulit terasa halus dan membuat Anda lebih segar, namun jangan jadikan hal tersebut menjadi sebuah kebiasaan hingga terlalu sering dilakukan. Nyatanya, kulit pun membutuhkan minyak alami untuk menjaga kelembapannya. Mencuci wajah terlalu sering akan membuat kulit memproduksi lebih banyak minyak alami membuat pori-pori semakin lebar. Cucilah wajah Anda dua kali sehari – di pagi dan malam hari. Jika Jika Anda gemar berolahraga atau banyak melakukan kegiatan outdoor, maka cucilah wajah tiga kali sehari.

     



    Menggunakan Air Bersuhu Panas atau Dingin

    Suhu air yang panas memang membuat pori-pori wajah terbuka sehingga kotoran yang ada mudah terangkat, namun hal tersebut juga membuat wajah Anda semakin mudah menyerap kotoran yang ada. Membilas wajah dengan air dingin justru akan memperparah keadaan. Pori-pori wajah memang akan menutup, namun elastisitas kulit akan berkurang. Hasilnya, kulit akan menghasilkan minyak yang berlebih untuk menjaga kelembapannya. Saran Cosmo, gunakan air hangat untuk mencuci wajah, suhu yang tepat membuat elastisitas wajah tetap terjaga.

     

    Menggosok Kulit

    Banyak yang beranggapan bahwa menggosok atau rutinitas scrubbing akan menghilangkan minyak. Namun, anggapan ini ternyata salah. Menurut Adrienne Fay, ahli estetika medis di The Rockoff Center, Boston, menggosok kulit wajah dengan kasar dapat membuat kulit memproduksi lebih banyak minyak. Sebaliknya, pilihlah produk pembersih yang mengandung asam salisilat dan lakukan sekali atau dua kali dalam seminggu. Asam salisilat mampu membersihkan pori-pori dan menghilangkan minyak serta kotoran berlebih.

     

    Keliru Membersihkan Wajah Setelah Berolahraga

    Jika Anda sering sengaja berlama-lama memijat wajah saat mencuci wajah, maka berhenti lakukan hal tersebut mulai dari sekarang. Mungkin maksud Anda adalah menghilangkan kotoran dan keringat yang menempel selama Anda berolahraga. Namun seperti yang sudah disebutkan, kehilangan minyak asli akan membuat wajah Anda semakin banyak memproduksi minyak berlebih. Bersihkan wajah Anda seperti biasa, dan gunakan produk pembersih yang mengandung asam salisilat, asam glikolik, atau benzol peroksida yang mampu mengangkat kotoran dan menahan jumlah minyak berlebih. (Alvin Yoga / VP / Image: evgenyatamanenko / iStock / Dok. Thinkstock Photos)