Career

5 Tanda Pekerjaan Anda Membahayakan Kesehatan Tubuh

  by: Sky Drupadi       2/11/2017
  • Mulai dari perjalanan menuju kantor, ke bos yang banyak tuntutan. Memang, work stress merupakan hal yang tidak bisa dihindari. Namun, mengakui dan menyadari pemicunya merupakan langkah pertama untuk mengembalikan kebugaran dan kebahagiaan Anda. Berikut yang perlu Anda ketahui.

     



    Selalu Lembur

    Rasanya sulit menemukan pekerjaan yang membiarkan Anda pulang tepat waktu setiap hari. Walaupun Anda sudah berusaha datang sepagi mungkin agar bisa pulang cepat, pada akhirnya Anda overtime lagi. Nyatanya, beberapa penelitian menunjukkan bahwa bekerja berlebihan dapat meningkatkan risiko serangan jantung, stroke, depresi, bahkan alkoholisme. Selain itu, terlalu banyak lembur dapat menurunkan produktivitas juga, lho.

    Jika Anda bekerja melebihi waktu dari yang telah dikontrakkan, sebaiknya bicarakan pada sang bos mengenai workload Anda yang sudah meluap.

     

    Tidak Pernah Berdiri

    Seperti lembur, duduk terlalu lama dapat berkontribusi pada penyakit jantung, begitu juga diabetes, obesitas, kanker, dan masalah pada otot. Bukan durasi saja yang jadi problemnya, tapi juga postur duduk Anda ketika bekerja. Ben Barker, direktur dari Total Health Clinics, menyatakan, “permasalahan utamanya bukanlah furnitur kantor. Kursi mahal yang bisa diatur sandarannya tidak akan menyelesaikan isu apabila postur Anda masih salah!”

    “Pastikan lutut Anda tidak sejajar dengan pinggang. Pundak dan otot Anda akan relaks dalam posisi ini, sehingga dapat mengurangi rasa lelah, mata merah, dan ketegangan pada pundak.”

    Bila kantor Anda terlalu ketat mengenai waktu istirahat, bincangkan agar Anda diberikan setidaknya 3-5 menit untuk berdiri dan stretching.

     

    Tidak Pernah Duduk

    Lebih parah lagi dibanding poin kedua, pekerjaan Anda menuntut untuk selalu berdiri. Sebagian besar pegawai retail, perbankan, perhotelan, dan kuliner menghabiskan sebanyak 75 persen waktu per hari dengan berdiri. Hal ini akan memengaruhi sirkulasi darah, terutama pada kaki dan sendi-sendi Anda.



    Ben menjelaskan, “bila Anda tidak diberikan kesempatan untuk duduk, maka Anda harus menginvestasikan sepasang sepatu yang nyaman. High heels dan boots adalah pemicu utama nyeri otot, jadi usahakan untuk menghindari sepatu jenis ini.”

     

    Perjalanan Anda Panjang

    Sayangnya, aspek ini sulit dihindari saat sedang berkarier, karena tidak semua orang bisa mendapatkan pekerjaan yang dekat dari rumahnya.

    Office of National Statistics UK menemukan bahwa jika perjalanan Anda ke kantor melebihi setengah jam, maka risiko stres dan anxiety Anda akan meningkat jauh lebih tinggi dibandingkan yang dibawah 30 menit.

     

    Tiap Malam Anda Kepikiran Kerjaan

    Rata-rata, orang dewasa membutuhkan 7-8 jam tidur. Namun, stress level yang tinggi dapat mengganggu pola tidur sekaligus keadaan mental dan fisik Anda. Kekurangan tidur sudah pasti membahayakan kesehatan Anda dan dapat mengundang berbagai penyakit, mulai dari jantung ke kanker. Selain itu, Anda jadi cenderung pelupa dan kurang produktif di kantor.

    Maryanne Taylor, pendiri The Sleep Works, menyatakan, "Stres akan membuat Anda resah tidur, dan hal ini berdampak pada kemampuan Anda untuk tidur nyenyak yang merupakan waktu untuk restorasi dan healing. Mengkhawatirkan pekerjaan Anda saat hendak tidur akan mengundang hormon kortisol yang mengganggu produksi hormon alami untuk tidur, melatonin.”

     

    (Artikel ini disadur dari Cosmo.ph. Alih bahasa: Sky Drupadi. Foto: George Rudy / Shutterstock / Clickphotos)