Better You

Jangan Percaya 7 Mitos Tentang Jerawat Berikut Ini!

  by: Sky Drupadi       10/11/2017
  • “Jangan pakai makeup!”

    “Jangan makan gorengan!”

    “Sering-sering cuci muka!”



     

    Ketika bicara soal jerawat, pasti Anda pun sering mendengar berbagai macam pendapat yang saling bertolak belakang.So, sebenarnya mana sih yang benar? Di sini, Cosmo akan membahas 7 mitos tentang jerawat yang sebaiknya tidak Anda percayai.

     

    MITOS: Makeup Akan Memperburuk Keadaan Wajah

    Memang benar, beberapa produk dapat menyumbat pori-pori Anda dan menyebabkan jerawat, tapi solusinya bukan dengan membuang makeup pouch Anda (noooo!) Anda dapat memilih produk yang mengandung titanium dioksida, silika, dan seng oksida. Menurut Mona Gohara, MD, associate clinical professorof dermatologydari Yale School of Medicine, sebaiknya Anda juga memastikan bahwa sebuah produk likuid memiliki label non-comedogenic. “Artinya, produk tersebut telah mencapai standar perusahaan dan tidak mempromosikan jerawat,” jelasnya.

     

    MITOS: Gunakan Odol Sebagai Acne-Hack

    Mungkin Anda pikir odol merupakan sebuah keajaiban karena bisa mengeringkan jerawat dalam semalam. Namun pada akhirnya, odol dibuat untuk gigi. Kandungannya justru bisa menyebabkan iritasi pada kulit indah Anda.

     

    [ BACA JUGA: 5 Kesalahan Yang Dapat Memperburuk Jerawat ]

     

    MITOS: Makanan Tidak Akan Memengaruhi Timbulnya Jerawat

    Hubungan antara makanan dan jerawat telah diperdebatkan selama puluhan tahun. Walaupun belum bisa dijabarkan secara detail, para peneliti menekankan bahwa memang ada koneksi antara keduanya. “Diet yang tinggi dengan lemak dan gula dapat memicu sebuah siklus yang menyebabkan inflamasi dan mengubah keseimbangan kulit,” ujar Dr. Rachel Nazarian dari Schweiger Dermatology Group. Produk seperti susu dan keju pun juga memengaruhi wajah Anda. Jika jerawat Anda sedang “bandel”, coba hindari makanan tersebut untuk sementara dan lihat perubahannya.



     

    MITOS: Cuci Muka Anda Sesering Mungkin

    Mencuci wajah Anda memang penting sih, tapi kalau keseringan juga tidak baik, lho. “Ketika Anda terlalu sering mencuci muka, Anda akan membuang minyak alami pada kulit,” jelas Dr. Mona. “Ini akan membuat kulit Anda dehidrasi, sehingga ia memproduksi minyak berlebih sebagai kompensasi. Hal tersebut dapat menyumbat pori-pori dan memperburuk jerawat.” Oops...

     

    MITOS: Pecahkan Jerawat Agar Makin Cepat Hilang

    Memang, memecahkan jerawat memberikan perasaan senang, tentram, lega, dan puas. Tapi memecahkan jerawat, terutama jika tangan Anda tidak bersih, bisa menyebabkan inflamasi atau infeksi. Alhasil, jerawat yang harusnya hilang dalam tiga hari malah jadi luka merah yang tak mau hilang selama sebulan.

     

    [ BACA JUGA: 5 Penyebab Jerawat di Punggung Selalu Muncul ]

     

    MITOS: Jerawat Tidak Berhubungan Dengan Stres

    Jerawat Anda muncul pas ketika Anda akan menjalani sebuah interview? Itu bukanlah suatu kebetulan, honey. Menurut sebuah penelitian dari Wake Forest University School of Medicine, remaja yang dilanda stres akan 23% lebih besar menderita jerawat akut. Solusi simpelnya adalah dengan meningkatkan mood Anda, seperti mendengarkan lagu favorit atau mengikuti kelas yoga.

     

    MITOS: Wajah yang Jerawatan Tidak Boleh Pakai Pelembab

    Rasanya “salah” untuk mengoleskan pelembab di atas wajah yang berminyak, namun hal ini justru bisa membantu Anda. Dengan melembabkan wajah, kulit Anda terhidrasi dan tidak akan memproduksi minyak berlebihan. Seperti saran Dr. Mona, pastikan produk Anda memiliki label non-comedogenic ya. (Sky Drupadi / SW / Image: Doc. Dragon Images / Shutterstock / Clickphotos)