Career

Bahaya! Jangan Lakukan Hal Ini Di Media Sosial!

  by: Alvin Yoga       16/11/2017
  •  

    Siapa sih yang tidak menggunakan media sosial di zaman serba modern sekarang ini? Mulai dari menulis status di Facebook, mengunggah foto di Instagram, hingga meng-update story di Snapchat, hampir semua hal kini berkaitan dengan media sosial.

    Namun hati-hati, salah kelola media sosial bisa menghambat kehidupan karier Anda juga, lho. Untuk itu, perhatikan hal-hal berikut supaya media sosial tetap “sehat”.



     

    Perhatikan Caption

    Mengunggah foto atau video bersama caption dengan bahasa yang kurang baik – mulai dari kata-kata kasar hingga terjemahan yang tidak tepat, oh please – ternyata punya pengaruh buruk pada kehidupan karier, lho. Berdasarkan survei dari Jobvite¸ sebuah software perekrutan pekerjaan di California, setidaknya 66% perusahaan di Amerika kini telah menggunakan penilaian melalui cara tersebut kepada karyawannya. Mulai dari ejaan yang tidak seharusnya, hingga kata-kata yang kurang baik, hal tersebut kini bisa menurunkan penilaian kepada calon karyawan.

     

    Komentar Kasar

    Akan lebih baik jika Anda tidak terlalu “frontal” di media sosial, terutama menggunakan bahasa yang “kasar” atau menyangkut rasisme. Pasalnya, salah seorang mantan produser dari Washington National Radio pernah melontarkan komentar “pedas” lewat media sosial yang dimilikinya. Akibat hal tersebut, dirinya kemudian mengalami masalah di dalam kehidupan kariernya, termasuk sulit mencari pekerjaan. Bahkan, beberapa saat setelah ia menulis komentar, perusahaan tempatnya bekerja langsung memecatnya. Ups! Be careful, ladies!

     

    Memamerkan Tawaran Pekerjaan

    Hey, why don't you just keep it as a little secret? Mendapat tawaran pekerjaan baru dengan gaji atau posisi yang lebih baik memang tentunya akan membuat Anda merasa senang. Namun, jangan sampai Anda melontarkannya lewat media sosial. Beberapa perusahaan tidak begitu menyukai jika calon karyawannya mengunggah tawaran kerja yang mereka berikan. Hal ini membuat Anda bisa kehilangan tawaran pekerjaan. Beberapa bahkan tidak ragu untuk mencabut tawaran dengan dalih Anda tidak lulus tahap seleksi. Ingat, pihak Human Resources perusahaan tentu akan mencari informasi mengenai karyawan dan calon karyawannya.

     

    Menyebarkan Kebijakan Perusahaan

    Dear, jangan sekalipun mengeluhkankebijakan perusahaan tempat Anda bekerja di media sosial, apalagi sampai menggunakan bahasa yang kasar. Jika itu Anda lakukan, maka pastikan Anda sudah siap untuk mengucapkan selamat tinggal pada posisi Anda saat ini. Hal ini pernah dialami oleh Timothy DeLaGhetto, yang diberhentikan dari pekerjaannya karena menyebarkan peraturan perusahaan dengan kata-kata kasar.



    Singkatnya, Timothy sempat menulis sebuah tweet mengenai kebijakan seragam perusahaan yang tidak begitu disukainya. Sayang, perusahaan langsung menyadari hal tersebut. Segera setelah tweet tersebut beredar, perusahaan kemudian memutuskan untuk menghubunginya dan memberhentikan ia dari pekerjaannya.

     

    Memberitahu Rahasia Perusahaan

    Hal lain yang tidak boleh Anda unggah di sosial media adalah mengenai rahasia perusahaan. Tak perlu menunggu terlalu lama, pihak perusahaan pasti akan segera menyadari dan memecat karyawan yang menyebarkan rahasia perusahaan. Hal ini terjadi pada Nicole Crowther, seorang pembawa acara televisi yang dipecat dengan tidak hormat oleh perusahaannya karena membocorkan mengenai isi acara TV yang akan dibawakan, padahal isi acara tersebut masih bersifat rahasia. Psst, bahkan pemecatan tersebut langsung dilakukan via Twitter oleh pihak produser yang langsung membalas cuitan Nicole. Uh-oh!

     

    Menjelek-jelekkan Atasan

    Tak hanya soal perusahaan saja, menjelek-jelekkan atasan di kantor juga dapat berakibat buruk pada karier yang sedang dijalani. Bahkan, bisa jadi Anda menerima pemecatan. Ingat, menyebarkan hal buruk mengenai seseorang di media sosial bisa jadi berhubungan langsung dengan penyebaran nama baik. Meski mungkin Anda tidak berteman dengan sang atasan di sosial media, namun bisa saja hal ini dilaporkan oleh rekan sekantor.

     

    Mengunggah Soal Minuman Beralkohol yang Berlebihan

    Terutama jika menjalani pekerjaan yang mewajibkan Anda menjaga citra seperti dosen atau anggota pemerintahan. Mengunggah foto yang memperlihatkan minuman beralkohol akan berakibat buruk pada karier. Tak hanya itu, hal ini juga bisa menimbulkan berbagai tanggapan miring mengenai Anda dari orang-orang lain di sekitar. Uh-oh!

    (Alvin Yoga / SW / Image: Syda Productions / Shutterstock / Clickphotos)