Career

5 Tips Pintar Mengatur Uang Saat Sedang Bokek

  by: Hana A. Devarianti       23/11/2017
  • Hey, mengatur uang saat sedang cekak justru menyenangkan. Rasanya mirip seperti bermain monopoli. Tetapi di satu sisi, hal ini juga bisa membuka mata akan kondisi keuangan Anda. Di sini Cosmo mengungkap tips pintar mengatur uang saat sedang bokek, step by step!

     

    Step #1: Start Talking



    Tidak punya uang pasti bikin jadi minder deh. Namun, sebenarnya Anda tidak perlu merasa seperti itu. Setiap orang pasti pernah membuat keputusan yang salah soal keuangan dan membicarakannya dengan seseorang bisa menambah rasa percaya diri. Kalau memang tidak ingin berbicara dengan seorang financial planner, paling tidak mintalah saran dari seseorang yang setidaknya 20 tahun lebih tua. Hanya saja, pastikan Anda benar-benar dapat merasa nyaman saat berbicara dengan orang tersebut. Jadi, tidak usah ragu lagi ya untuk membicarakan masalah keuangan karena ini jadi salah satu tips untuk mengatur uang saat sedang bokek.

     

    Step #2: Selalu Catat dan Bayar Tagihan

    Mudah rasanya untuk “lupa diri” saat baru menerima gaji. Akan tetapi, bukan berarti Anda boleh lengah. Chrissy Celaya, financial planner dari Betterment, mengungkapkan kalau Anda harus tetap mencatat pengeluaran dengan teliti serta membayar tagihan. “Tidak peduli berapapun gaji yang Anda terima,” ujarnya. Paling tidak bayar dengan jumlah minimum, karena membayar utang adalah prioritas utama.

     

    Step #3: Segera Bangun Dana Darurat



    Langkah selanjutnya yang harus Anda lakukan untuk mengatur uang saat sedang bokek adalah segera bangun “jaring pengaman” untuk keadaan darurat. Chrissy menyarankan Anda untuk memiliki dana darurat yang setidaknya berjumlah tiga sampai enam bulan biaya hidup. Memang mengumpulkan uang untuk dana darurat akan terasa berat di awal, hanya saja hal ini penting untuk Anda lakukan. Dengan adanya dana darurat Anda tidak perlu bergantung pada kartu kredit yang punya bunga tinggi ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

     

    Step #4: Hindari “Peningkatan Gaya Hidup”

    Satu hal yang pasti terjadi ketika pendapatan meningkat adalah meningkatnya pula gaya hidup Anda. Dan tidak ada yang salah dengan hal itu, you earn it. Namun, yang sering terlupakan adalah Anda tidak menambah jumlah uang yang disimpan. Untuk menghindari hal tersebut, coba untuk membuat rencana secara detail mau dikemanakan uang surplus yang diterima. Lakukan ini bahkan sebelum menerima pendapatan bulanan, jadi Anda tidak keburu kalap menghabiskannya untuk belanja.

     

    Step #5: Jadi Kreatif

    Ketika mengelola uang jadi pekerjaan yang melelahkan, Anda cenderung akan melarikan diri dengan berbelanja. Supaya hal tersebut tidak terjadi. Sherrie Grabot, founder dan CEO GuidedChoice, menyarankan Anda untuk enjoy the ride. Cari cara baru untuk menabung yang lebih kreatif. Misal, kalau biasanya Anda menghabiskan Rp500.000,- setiap minggu untuk belanja di supermarket, tantang diri Anda untuk hanya menghabiskan Rp350.000,-. Lalu, sisa uangnya bisa ditaruh untuk tabungan traveling. Di akhir tahun, uang tersebut bisa membeli tiket pesawat pergi pulang Jakarta-Tokyo, lho! See, ternyata tidak susah juga kan mengatur keuangan Anda ketika sedang bokek. ( Hana Devarianti / SS/ Image: )