Love & Sex

Tips Untuk Menghadapi Pasangan Yang Hobi Main Game!

  by: Kezia Calesta       22/11/2017
  • Semua pria memiliki hobi yang berbeda-beda. Ada pria yang hobinya berolahraga, ada juga yang hobi koleksi sepatu. Bila pasangan Anda hobinya main game, inilah tips dari Cosmo untuk menghadapi kebiasaannya.

     



    1. Ketahui alasan di balik kebiasaan gaming pasangan Anda.

    Si dia tidak bermain game untuk menghindar dari Anda, kok. Bila dipikir-pikir, hobi gaming-nya tidak berbeda jauh dari hobi shopping Anda – hanya saja, setiap orang memiliki caranya sendiri untuk menghabiskan waktu dan menghilangkan stres.

     

     

    Hargai hobinya, dan jangan mencoba untuk menghilangkan kebiasaan tersebut. Bayangkan bila ia meminta Anda untuk berhenti menonton serial televisi serial favorit Anda – it's unacceptable, right? Asalkan ia bisa membagi waktu dengan benar, hobi tersebut bukan suatu masalah untuk Anda.

     

    [ BACA JUGA: 10 Aksi Pacaran Romantis yang TIDAK Mengeluarkan Uang ]

     

    2. Tentukan waktu untuk berpacaran dan gaming.

     



     

    Bila Anda merasa si dia kurang perhatian karena ia terlalu sering bermain game, saatnya bicarakan untuk mengatur waktu berdua. Jadi ketika ia ingin kembali fokus pada game-nya lagi, Anda bisa memanfaatkan solo time tersebut untuk bekerja, ke salon, atau hang out bersama the girls. Kalau Anda tertarik, Anda bisa meminta dia untuk memilih game yang bisa dimainkan berdua!

     

    [ BACA JUGA: Ini 10 Film Komedi Romantis Terbaik Era 90an ]

     

    3. Perhatikan kebiasaan gaming si dia.

    Apakah ia sering membatalkan janji untuk menyelesaikan permainannya, atau ia tidak bisa berhenti mengecek perkembangan game-nya saat sedang bersama Anda? Nah, jika Anda merasa bahwa ia lebih memprioritaskan gaming daripada hubungan Anda, let him know.

     

     

    Yang terpenting, jangan biarkan hobi si dia memakan seluruh waktu luangnya, karena hal tersebut tidak baik untuk kesehatan dan hubungan Anda berdua. Bicarakan kebiasaan negatif tersebut dengannya. Bila ia tidak berubah, saatnya mempertanyakan hubungan Anda berdua. You deserve to be prioritized, ladies.

     

    (Kezia Calesta / SW / Image: doc. tongcom photographer / Shutterstock / Clickphotos)