Career

Menyesal Habis Resign Kerja? Baca Artikel Ini!

  by: Sky Drupadi       29/11/2017
  • Ketika Anda keluar dari suatu pekerjaan, biasanya hal tersebut dilakukan untuk menerima tawaran yang lebih baik: uang, kebebasan, dan ruang untuk berkembang. Idealnya sih, itu yang harusnya terjadi.

    Lalu fast forward ke beberapa bulan ke depan, dan ternyata Anda sadar bahwa gaji lebih besar juga disertai jam kerja yang tidak sepadan. Belum lagi lingkungan kantor yang tidak sehat, serta manajemen yang buruk. Tiba-tiba Anda mengenang kembali masa-masa indah sebelum resign. Bagaimana ya mendapatkan pekerjaan lama kembali?



     

    Renungkan kembali alasan Anda keluar

    Apakah Anda benar-benar bahagia dengan posisi lama atau... hanya mempertimbangkan untuk kembali karena kondisi kantor Anda sekarang tidak seperti yang diharapkan? Penting bagi Anda mengevaluasi ulang semua alasan yang buat Anda memutuskan untuk resign. Jangan hubungi bos lama sebelum yakin 100%.

     

    [ BACA JUGA: Selain Gaji, 5 Hal Ini Juga Penting Saat Melamar Kerja ]

     

    Hubungi kawan lama

    Jika Anda meninggalkan pekerjaan tersebut tanpa drama dan konflik, maka Anda bisa hubungi rekan kerja atau mentor lama untuk cari info. Apakah posisi lama Anda telah diisi? Apakah masih ada ruang untuk pegawai baru? Bicaralah pada orang yang Anda percayai agar bisa mendapatkan jawaban yang paling jujur.

     

    Apply secara formal



    Setelah Anda mendapatkan lampu hijau, kirimkan aplikasi secara formal. Tekankan semua hal yang bisa Anda tawarkan, misalnya pengalaman baru, ide baru, dan juga skill baru. Ingat: Anda bukan satu-satunya yang mengejar posisi ini, tapi Anda punya keuntungan lebih karena Anda sudah mengenal budaya perusahaan tersebut.

     

    [ BACA JUGA: Ingin Pindah Industri Kerja? Catat 3 Hal Penting Ini! ]

     

    Persiapkan diri untuk sesi wawancara

    Anda harus berikan alasan yang jelas tentang alasan resign pertama kali dan keputusan Anda untuk kembali. Walaupun bikin canggung, tapi dua pertanyaan ini memang tidak mungkin dihindari. Anda harus meyakinkan mereka bahwa Anda berencana untuk menetap (bahkan jika Anda belum punya rencana untuk lima tahun ke depan) dan buktikan juga loyalitas Anda.

     

    Negosiasi!

    Memang riskan, namun Anda harus minta gaji yang lebih besar. Setelah Anda “survive” sesi wawancara, Anda tahu bahwa mereka menginginkan Anda kembali. Artinya, Anda bisa memanfaatkan hal ini. Minta gaji yang lebih tinggi, posisi yang lebih baik, dan tekankan bahwa Anda mampu menerima tanggung jawab yang lebih besar. Jika mereka tidak mau memberikan yang Anda inginkan dan bersikeras untuk menawarkan posisi lama Anda, just walk away, dear.

     

    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan.com. Alih bahasa: Sky Drupadi. Foto: Borysevych.com / shutterstock / clickphotos)