Career

5 Waktu Tepat Untuk Gunakan Jatah Cuti Anda

  by: Sky Drupadi       30/11/2017
  • Duh, jatah cuti Anda sudah mau hangus, padahal masih ada sisa 5 hari. Oh dear, jangan menunggu liburan panjang saja untuk menggunakan waktu cuti Anda. Dan jangan merasa bersalah jika harus sedikit berbohong, toh pada akhirnya, cuti merupakan hak Anda kan? So, manfaatkan sebaik mungkin dengan 5 alasan berikut ini:

     



    Ketika Anda kurang tidur

    Kadang, walaupun Anda sudah mencoba berbagai teknik agar bisa mengantuk, tetap saja Anda gagal pergi ke dunia mimpi. Lalu setelah kosak-kasik semalaman, jam sudah menunjukkan pukul 5:30 pagi, waktu untuk bangun dan bersiap ke kantor. Ugh... Jika hari itu tidak ada presentasi atau meeting besar, hubungi kantor Anda, izin sakit, dan penuhi kebutuhan tidur Anda. It's okay.

     

    Ketika ada jadwal ke dokter

    Saat Anda khawatir dan ingin melakukan check-up, jangan izin saat jam makan siang saja. Nyatanya, pertemuan dokter bisa memakan waktu cukup lama. Lebih baik Anda izin sakit dan selesaikan urusan kesehatan terlebih dahulu. Jika ternyata kekhawatiran Anda salah, percayalah, Anda tidak akan menyesali keputusan untuk mengambil cuti satu hari. Lakukanlah demi pikiran yang tenang, honey.

     

    Ketika sedang datang bulan

    Seriously. Memang sih, lebih baik tidak menggunakan menstruasi sebagai alasan untuk apa pun (karena Anda merupakan seorang badass, betul?) Tapi... ada hari di mana Anda ingin menggulung kaki di atas kasur, menikmati es krim coklat, dengan sebuah koyok di perut. Itu bukan hal yang memalukan, kok.



     

    Ketika ada darurat rumah tangga

    Bangun tidur, Anda mendapati pipa air yang bocor sehingga membanjiri lantai kamar mandi. Jika Anda tinggal sendiri, ini merupakan sebuah keadaan darurat yang perlu diatasi sesegera mungkin. Dan sebagai orang dewasa (hiks...), Anda sendiri yang harus menangani masalah tersebut. Jadi, manfaatkan jatah cuti agar Anda bisa memberantas problem layaknya wanita fearless.

     

    Ketika Anda Kelelahan

    Rasa letih, lelah, atau burnout terjadi pada semua orang. Tidak baik untuk mengabaikan ttanda-tanda fisik dan mental ketika kelelahan. Bayangkan juga deh, jika Anda kecapaian, maka Anda tidak akan produktif di kantor. Bila Anda membutuhkan beberapa hari ini recharge dan menyegarkan diri, maka lakukanlah hal tersebut.

     

    (Artikel disadur dari: cosmopolitan.com. Alih bahasa: Sky Drupadi. Image: Vadim Georgiev / Shutterstock / Click Photos). Perubahan telah dilakukan oleh editor.)