Fashion

Semua Yang Perlu Kamu Tahu Tentang Drama Rasisme D&G!

  by: Nina Natasya       23/11/2018
  • Rumah mode asal Italia, Dolce & Gabbana, sedang mengalami masalah buruk terkait rasisme. Label ini direncanakan akan menggelar peragaan busana besar di Shanghai, China pada tanggal 21 November 2018 kemarin. Dinamakan “DG The Great Show”, gelaran mode ini disebut akan menjadi sebuah tribute bagi budaya China. Sebanyak 200 model Asia dikabarkan akan tampil dalam peragaan ini. Namun, fashion show ini dibatalkan karena video iklan kampanye yang mengandung unsur rasisme.

    Bagaimana, sih, sebenarnya video tersebut? Video iklan kampanye “DG The Great Show” yang diunggah di akun Instagram Dolce & Gabbana menampilkan model oriental sedang menyantap pizza dan cannoli menggunakan sumpit. Sang model terlihat kesusahan untuk mengambil makanan khas Italia tersebut menggunakan sumpit. Bahkan, video tersebut juga menampilkan subtitle chinese dan voice over yang mengatakan, "Kami akhirnya memiliki makanan dengan ukuran yang tak terlalu besar untuk dapat dimakan dengan sumpit. Atau, makanan ini masih terlalu besar? Ayo dong, ambil makanan ini dengan sumpit, dan masukan ke mulut kamu." Hal ini menimbulkan kontroversi rasisme, seolah-olah masyarakat China tak mengerti bagaimana cara makan ala western. Video ini seolah menggambarkan kaum Tiongkok dengan keterbelakangan budaya yang selalu menggunakan sumpit untuk setiap jenis makanan. Berikut adalah video kampanye tersebut yang di-post oleh akun @diet_prada:




    Tak berhenti sampai di situ saja, ladies. Setelah akun @diet_prada mengunggah video tersebut dengan caption berisi komentar kritis mengenai rasisme, salah satu co-founder dan designer Dolce & Gabbana yaitu Stefano Gabbana, mengirimkan pesan direct lewat Instagram kepada pemilik akun @diet_prada yakni @michaelatranova. Pesan tersebut berisi perkataan yang melecehkan terhadap kaum China, salah satunya perkataan "China Ignorant Dirty Smelling Mafia". Berikut adalah direct message tersebut:





    Bukan kali ini saja Stefano Gabbano menuai kecaman akibat perkataannya yang menyinggung. Sebelumnya tahun 2015, dalam sebuah inteview, ia mengekspresikan rasa tidak setuju terhadap pasangan gay yang ingin memiliki anak, juga menyebut anak yang lahir dari proses IVF (In Vitro Fertilization) sebagai "synthetic". Tahun ini, ia juga menyebut Selena Gomez jelek melalui comment di akun Instagram @thecatwalkitalia yang mengunggah foto penyanyi tersebut. Ia meninggalkan comment berbahasa Italia yang berarti "She's really ugly". Selain itu, Stefano juga meninggalkan komen "cheap" pada foto Chiara Ferragni yang mengenakan gaun Dior di hari pernikahannya. Really, Stefano?!

    Setelah teks direct message antara Stefano Gabbano dan Michaela Tranova diunggah di akun Instagram @diet_prada, Dolce & Gabbana melansir pernyataan di Instagram bahwa akun Instagram Dolce & Gabbana dan Stefano Gabbana telah di-hack. Stefano juga mengeluarkan pernyataan di Intagram bahwa chat tersebut bukanlah dirinya yang mengirimkan. Can you believe that? Banyak yang tak mempercayai pernyataan dari Dolce & Gabbana dan Stefano Gabbana tersebut. Terutama mengingat tabiatnya di masa lalu yang sering menimbulkan pernyataan berkonotasi melecehkan.





    Banyaknya reaksi dari para masyarakat China, pecinta mode, selebriti, model dan kalangan luas untuk memboikot show Dolce & Gabbana di China akhirnya membuahkan hasil. Fashion show tersebut dibatalkan dan dilarang untuk diadakan oleh Cultural Affairs Bureau of Shanghai. Bahkan, banyak retail multi-brand online maupun offline di China yang langsung memberhentikan penjualan produk Dolce & Gabbana. Butik Dolce & Gabbana di China pun dijaga ketat oleh pihak keamanan, barangkali untuk mencegah adanya tindakan anarkis. Sepertinya, Dolce & Gabbana sudah tak memiliki masa depan lagi di China, Asia, atau bahkan negara-negara lainnya. Banyak sekali para tokoh penting di dunia fashion yang memberi statement tak akan mengenakan pakaian atau men-support Dolce & Gabbana lagi.

    Setelah menerima banyak reaksi keras tersebut, Stefano Gabbana dan Domenico Dolce akhirnya mengeluarkan permintaan maaf kepada rakyat China melalui sebuah video. Berikut adalah video nya:





    Meskipun telah mengeluarkan video permintaan maaf, sepertinya hal tersebut tak memberikan efek berarti untuk image Dolce & Gabbana. Kasus rasisme di dunia fashion kini sudah sangat mencuri atensi, dan para penikmat fashion ataupun yang memiliki profesi di dunia fashion sangat memiliki concern akan hal tersebut. Bagaimana menurut kamu, ladies? Will Dolce & Gabbana ever recover from this?



    Foto: Dok. Instagram