Better You

6 Tanda Masalah Kesehatan yang Terlihat dari Bibir

  by: Alexander Kusumapradja       3/11/2019
  • Seperti halnya kulit wajah dan bagian tubuh lainnya, kondisi kesehatan bibir ternyata juga bisa mencerminkan kondisi kesehatan seluruh tubuh lebih dari yang kita duga. Bicara tentang bibir tak hanya sekadar masalah estetika saja lho, girls. Meskipun bibir kerap menjadi bagian tak terlewatkan dari ritual kecantikan, tapi banyak yang belum menyadari sisi kesehatan dari organ tubuh ini. Bibir memiliki dua jenis kulit yang berbeda, bagian luarnya yang kerap kamu hias dengan lipstick disebut sebagai area vermilion, sedangkan bagian dalamnya yang basah disebut area mukosa. Bagian vermilion tak memiliki kelenjar keringat atau minyak seperti bagian kulit tubuh kita lainnya, karena itu kulit bibir mudah kering dan pecah-pecah dibanding bagian kulit lainnya.

    Walaupun secara alami kulit bibir memang cenderung kering dan pecah, tapi kalau kamu merasa kondisi bibirmu cukup mengkhawatirkan secara konstan, bisa jadi memang ada masalah kesehatan di baliknya. Berikut adalah beberapa indikasi masalah kesehatan yang tercermin dari kondisi bibirmu. Ready to read your lips?





    1. Bibir kering

    Let’s be real, kita semua pasti pernah mengalami yang namanya bibir kering. Menurut dermatologis, bibir kering memang masalah kesehatan paling umum yang terjadi di area bibir. Penyebabnya sama seperti area kulit lainnya, ketika kulit kekurangan cairan, kulit tersebut akan menjadi kering dan pecah-pecah. Kondisi tersebut bisa diperparah kalau disengaja dikelupas dengan tangan, digigit, atau membasahi bibir agar terlihat basah. Padahal, air liur justru akan membuat bibir menjadi lebih kering. Bibir kering umumnya disebabkan tubuh kekurangan cairan atau terpaan cuaca yang terik, tapi bila minum air dan menjaga bibir tetap lembap dengan produk saja tidak berhasil, bisa jadi penyebabnya adalah alergi atau dermatitis kontak alias iritasi yang disebabkan pemicu dari luar. 

    Dermatitis bibir bisa terjadi akibat sering menjilat bibir dan mengakibatkan iritasi ke kulit oleh air liur. Beberapa orang cenderung sensitif terhadap beberapa bahan lip balm yang bisa membuat bibir jadi kering, merah, dan iritasi. Kamu harus hati-hati bila lip balm yang kamu pakai membuat bibir terasa perih karena hal ini bisa memperburuk keadaan dan malah bisa menimbulkan peradangan. Bila bibirmu cenderung kering, tahan agar tidak tergoda menjilat bibirmu sendiri karena air liur dapat membuat kulit bibirmu makin terkelupas.


    2. Pecah-pecah di bagian pinggir bibir

    Kondisi ini juga sebetulnya umum terjadi dan penyebabnya bisa karena beberapa hal. Salah satunya adalah acnitic cheilitis yang merupakan peradangan bibir akibat terpapar sinar matahari yang bisa berkembang menjadi risiko kanker kulit bila dibiarkan begitu saja. Gejalanya adalah bagian yang kering dan terkelupas walaupun kamu sudah memakai pelembap bibir. Dalam kondisi yang mengarah serius, acnitic cheilitis mengakibatkan nyeri di ujung bibir dan terkadang di dalam mulut yang bisa diakibatkan oleh kekurangan nutrisi atau infeksi jamur. Orang-orang yang memiliki masalah kesehatan diabetes dan penyakit auto-imun juga mudah terserang kondisi ini karena kekurangan vitamin B dan zat besi dalam tubuh.


    3. Bibir pucat

    Bila bibirmu terlihat pink pucat, hal itu bisa mengindikasikan kekurangan vitamin atau bahkan kanker kulit. Bibir yang tiba-tiba pucat bisa merupakan tanda anemia kekurangan zat besi, yaitu ketika sel darah tidak memiliki cukup bahan untuk membentuk hemoglobin. Darah menstruasi yang terlalu banyak atau penyebab kehilangan darah dan nutrisi lainnya dapat menyebabkan anemia. Pemucatan bibir kulit juga sering menjadi tanda-tanda dari pembentukan sel kanker kulit, sementara kalau bibir terlihat gelap bisa menjadi indikasi dari melanoma. Kondisi warna bibir yang berubah drastis entah itu memucat atau menggelap memang sebaiknya dibicarakan dengan dokter.




    4. Bibir bengkak

    Pembengkakkan pada bibir bisa jadi tanda dari reaksi alergi atau masalah kesehatan lainnya. Sebuah riset di tahun 2018 menyebut kalau pembengkakkan bibir bisa menjadi gejala penting dari penyakit lokal maupun sistem tubuh dari mulai alergi hingga tumor. Bibir yang bengkak bisa diakibatkan reaksi alergi dari lipstick, pasta gigi, atau pembersih wajah dan kalau kamu curiga memang itu penyebabnya, ganti produknya dengan bahan yang lebih sesuai dengan dirimu. Bila bengkaknya tidak hilang dan bahkan membuatmu sulit bernapas atau menelan, lebih baik diperiksa secepatnya ke dokter.


    5. Herpes Simpleks

    Herpes simpleks yang diperkirakan menyerang hampir 70 persen dari orang berusia di bawah 50 tahun di seluruh dunia adalah lesi menyakitkan berbentuk luka kecil dan lepuh merah di area bibir yang disebabkan oleh virus yang mungkin awalnya tak terlihat (dorman) di sistem tubuhmu, tapi bisa bangkit bila mengalami kondisi stress, kurang tidur, masalah imunitas, sengatan matahari, atau kekurangan nutrisi. Gejala awalnya adalah perasaan perih yang diikuti dengan munculnya bintil kecil yang matang dalam satu sampai tiga hari. Namun biasanya gejala itu akan sembuh sendiri dalam waktu 7 sampai 10 hari. Bila kamu merasakan gejala tersebut, kamu bisa meminta rekomendasi obat dari dokter atau krim penyembuh. Dan sesuai namanya, virus herpes ini bisa tersebar dari kontak langsung, jadi pikir-pikir lagi ya sebelum berciuman.


    6. Bibir terbakar

    Tahu kan rasanya menyantap makanan panas yang membuat bibirmu terasa seperti terbakar? Bila kamu mengalami kondisi tersebut walaupun sebetulnya tidak sedang menyantap makanan pedas, bisa jadi hal itu pertanda tubuhmu kekurangan vitamin B-12. Bibir pun bisa terasa terbakar bila terekpos oleh sinar matahari langsung dalam waktu lama, yang pada akhirnya juga berisiko kanker kulit. Saat sedang berjemur, jangan lupakan area bibir saat memakai tabir surya. Agar lebih mudah, pakai tabir surya dalam bentuk stick seperti lip balm yang kamu pakai ulang dalam selang beberapa jam bila dirasa perlu dan jangan lupa memakai penutup kepala untuk menghindari paparan sinar matahari yang ekstrem.

    Untuk kebanyakan kasus, minum air putih yang cukup dan menjaga kelembapan bibir seharusnya sudah bisa membantumu mengatasi masalah kesehatan pada bibir, namun bila kondisi bibir tak membaik dalam beberapa minggu, diskusikan hal itu ke dokter.


    (Alex K. / Image: Fabian Albert on Unsplash )