Love & Sex

Menurut Ahli, Kurang Tidur Buat Kamu Sulit Bertemu Jodoh!

  by: Alvin Yoga       17/11/2019
  • Banyak perempuan karier yang, karena kesibukannya, meremehkan waktu tidur mereka. We get it — ada banyak hal yang harus dilakukan namun 24 jam sehari rasanya masih terlalu sedikit. Dan meskipun Cosmo yakin kamu juga sudah tahu bahwa kurang tidur bisa membuatmu terkena sederet penyakit, kamu masih saja menyerah untuk memenuhi kuota delapan jam beristirahat dalam sehari. So here's one more reason for eight hours of shut-eye: Kurang tidur ternyata tidak hanya berdampak pada kesehatanmu, namun juga pada kesempatanmu untuk bertemu jodoh. WHAT?!!      

    Sebuah artikel dari Psychology Today menjelaskan bahwa waktu tidur yang konsisten dan berkualitas tinggi (baca: delapan jam sehari) bisa benar-benar membantumu mendapatkan jodoh yang kamu inginkan, karena istirahat yang cukup akan memengaruhi dirimu secara fisik, emosional dan mental. Sebaliknya, inilah yang akan terjadi kalau kamu tidak tidur selama setidaknya tujuh jam dalam sehari:




    1. Membuatmu terlihat lelah dan tidak menarik untuk diajak berkenalan.

    Tampilan luar memang sering menjadi alasan utama mengapa seseorang terlihat menarik, dan menurut sains "individu yang cukup istirahat akan terlihat lebih menarik untuk diajak berkenalan." Sebaliknya, kurang tidur akan memberikan impresi bahwa kamu kurang sehat atau kurang memedulikan diri sendiri. Which, in a way, is actually true.


    2. Mengubahmu jadi pemarah dan cenderung lebih suka mengeluh.

    Sebuah studi di tahun 2014 berhasil menemukan bahwa kurang tidur ternyata membuat sepasang kekasih lebih sering bertengkar, dan hal ini juga berlaku pada mereka yang single aka jomlo—ketika kamu kurang istirahat, daya pikirmu jadi lebih lambat dan kamu jadi sulit mengerti dan berempati pada situasi orang lain. Di saat kamu merasa kesal dan marah seperti inilah kamu jadi menutup diri dan malas berkenalan dengan orang lain.


    3. Menurunkan selera humormu.

    Sudah jadi rahasia umum bahwa mereka yang humoris biasanya terlihat lebih menarik dibanding mereka yang memiliki selera humor rendah. Here's the problem, menurut artikel yang dirilis oleh Psychology Today, kurang tidur bisa membuat selera humormu jadi menurun. "Humor membutuhkan tingkat kesadaran yang tinggi, dan kurang tidur bisa memengaruhi hal tersebut." And no, jangan berpikir kamu bisa mengatasi hal tersebut dengan segelas kopi. Menurut penelitian tersebut, meminum segelas kopi pahit tidak akan membantu selera humormu kembali.




    4. Memengaruhi memori atau cara berpikirmu.

    Layaknya komputer, otakmu juga akan kembali segar setelah tidur, membuat fungsi-fungsinya kembali bekerja maksimal di kemudian hari. Sebaliknya, ketika kamu kurang tidur, sistem memorimu tidak berjalan dengan maksimal—ini berarti kamu jadi lebih mudah melupakan nama, angka, hingga yang lebih buruk adalah janji-janji serta hal-hal penting, yang tentu saja buruk untukmu


    Jadi, apa yang bisa kamu lakukan?

    Solusinya cukup mudah: cari tahu seberapa lama biasanya kamu tidur dalam sehari. Empat jam? Lima jam? Bagaimana kualitas tidurmu? Apakah kamu sering terbangun di tengah tidurmu? Atau kamu justru sering bermimpi buruk? Kedua hal tersebut membuktikan bahwa kualitas tidurmu buruk. Catat: kamu membutuhkan setidaknya tujuh jam untuk tidur dan beristirahat selama sehari. Kalau kamu sering tidur larut—lalu bangun pagi keesokan harinya, membuat waktu tidurmu berkurang—mulai atur jam tidurmu dengan melatih tubuhmu untuk rileks di jam yang sama setiap harinya. Jika perlu, jauhkan ponselmu dari tempat tidur dan jangan menonton TV (atau drama Korea di laptop-mu) setidaknya 30 menit sebelum kamu tidur. Tips tersebut akan membantu pikiranmu jadi lebih rileks dan membuatmu lebih mudah tertidur. Kalau kamu sudah mencoba segala hal dan masih kesulitan untuk mengatur waktu tidurmu, maka cobalah berkonsultasi ke dokter. Saat ini kamu mungkin tidak membutuhkan pasangan, tapi kamu jelas membutuhkan waktu tidur yang cukup. Everyone does.


    (Alvin Yoga / FT / Image: Vladislav Muslakov on Unsplash)