Love & Sex

Apa?! Bulan Purnama Bikin Hubungan Cinta Berakhir?

  by: Alvin Yoga       21/11/2019
  • Ada banyak mitos mengenai bulan purnama - kebanyakan berhubungan dengan hal mistis, apalagi kita tinggal di negara yang masih memercayai kisah-kisah mistis - di sekitar kita. Salah satunya (entah kamu sudah pernah dengar atau tidak) adalah kebanyakan kisah cinta berakhir pada saat bulan pernama. Hmm, percayakah kamu?

    Well, menurut ilmu astrologi, bulan purnama memang membuat orang-orang merasa lebih emosional, dan ketika emosi kita sedang tidak terkontrol, terkadang kita mengucapkan kata-kata yang seharusnya tidak kita katakan. Inilah salah satu alasan mengapa bulan purnama menjadi representatif untuk "sebuah akhir" dalam ilmu astrologi, termasuk (sorry!) putus hubungan dan pertengkaran dengan pasangan.

    Pertanyaannya: Betulkah bulan purnama membuat hubungan jadi lebih rentan putus, atau hal tersebut hanya mitos semata? Seorang astrologer ternama asal New York, Lisa Stardust, menjelaskan bahwa mitos tersebut sebetulnya tidak jauh dari apa yang sebenarnya terjadi. "Sebagai astrologer dengan rentang kerja lebih dari satu dekade, saya melihat isu relationship lebih sering terjadi kala sedang bulan purnama dibandingkan fase bulan lainnya. Mengapa? Karena bulan merepresentasikan emosi kita yang sebenarnya. Inilah mengapa banyak orang yang mengeluarkan isi hatinya dengan lebih menggebu-gebu selama bulan purnama," ujarnya. 



    Bulan purnama memang membuat kita jadi lebih mudah menyelisik isi hati dan berbicara dengan jujur—terlalu jujur malah, sampai-sampai kita berbicara tanpa "filter" dan lupa bahwa kita juga harus memerhatikan perasaan sang lawan bicara. Bulan purnama juga membuatmu ingin mendengar apa yang sebenarnya mengganjal di hati pasanganmu. On that day, truths unfold naturally and people don’t hold back. Kamu dan pasangan bertengkar besar minggu lalu? Now you know why!

    Beberapa hari sebelum bulan purnama, biasanya ada banyak hal yang membuat kamu dan pasangan bertengkar. Penyebabnya? Emosimu naik turun, dan karenanya kamu jadi lebih mudah marah. Lalu, bagaimana menghadapinya? Here's the answer: Don't stress! Calm TF down! Walau memang ini merupakan waktu yang tepat untuk menguji seberapa jauh hubunganmu dengan pasangan, namun berusahalah untuk tetap tenang dan tarik napas dalam-dalam.

    Di sisi lain, bulan purnama sebenarnya merupakan  waktu yang tepat untuk kamu dan pasangan menyelesaikan drama dalam hubungan cintamu. Seperti bulan yang bersinar terang, sudah saatnya kamu dan pasangan melihat situasi dalam hubungan cintamu dengan lebih jelas. Ini saatnya kamu bersikap lebih cerdas secara emosional dan lihat seberapa pedulikah pasanganmu terhadapmu.



    So, yes, Full Moons technically mark “endings” but not in the way we think. Dengan melihat hubungan cinta lewat perspektif yang lebih dalam dan lebih jelas, bulan purnama memberi "tanda akhir" untuk drama-drama yang ada di cerita cinta kita - yang mungkin malah mendorong hubungan cintamu ke arah yang lebih jelas. Tentu saja, kalau isu-isu dan drama-drama tersebut tidak bisa diselesaikan dengan baik, putus hubungan mungkin menjadi jawaban yang harus kalian hadapi, tapi ketahuilah bahwa hal itu mungkin merupakan jawaban yang terbaik untuk kalian berdua. Bulan purnama ada untuk membuat kita mencari tahu apa isi hati kita (baca: kamu DAN pasanganmu) yang sebenarnya - tanpa perlu menutupi kenyataan yang ada.


    (Artikel ini disadur dari www.cosmopolitan.com. Perubahan dilakukan oleh editor. Alih bahasa: Alvin Yoga / FT / Image: Ganapathy Kumar on Unsplash)