Love & Sex

Menurut Pakar Hubungan, Ini Tempat Terbaik Untuk Minta Putus

  by: Alexander Kusumapradja       23/11/2019
  • Ketika kamu sudah membulatkan tekad untuk mengakhiri hubungan cinta atau minta putus, ada beberapa hal yang sebetulnya perlu kamu pikirkan. Salah satu yang mungkin sering terlupa adalah memilih tempat yang tepat untuk mengatakan putus. Bagaimanapun, putus hubungan umumnya bukan hal yang seru dan menyenangkan, terutama bila kamu punya rasa bersalah dan takut melukai orang tersebut walapun ini demi kebaikan kalian berdua. Menurut pakar hubungan, berikut adalah beberapa hal yang harus diperhatikan ketika memilih tempat untuk bilang putus.




    Pilih tempat yang bsa membuat proses putus berjalan semulus dan secepat mungkin.

    Sebelum menentukan tempat dan bilang putus, yang perlu kamu lakukan terlebih dahulu adalah menyadari emosi apa yang ingin kamu sampaikan (sedih, marah, atau justru masa bodo) dan panjang percakapan yang ingin kamu lakukan. Setelahnya baru kamu bisa mulai mencari tempat yang bisa mendukung tujuanmu itu. Contohnya, bila kamu ingin berbicara cukup panjang, pilih tempat di mana kalian bisa duduk lama tanpa ada gangguan dan terbebas dari distraksi orang sekitar. Terkadang, kamu pun pasti tak akan bisa memprediksi berapa lama pembicaraan yang kalian lakukan, jadi lebih baik kalian mencari tempat yang juga bisa memberikan kalian privasi untuk berjaga-jaga bila kalian terbawa emosi dan menangis. Pikirkan juga tempat netral yang membuat baik kamu maupun pasanganmu bisa merasa nyaman secara psikologis dan tak merasa disudutkan.


    Tempatmu atau dia?

    Secara insting, kamu mungkin merasa tempat kediamanmu adalah pilihan bagus karena privasi kalian bisa terjaga, tak akan ada yang mengganggu, dan kamu bisa merasa nyaman di rumah sendiri. Tapi sebetulnya, pilihan yang lebih baik justru mengatakan putus di tempat pasangan. Kenapa? Karena dengan berada di zona nyamannya sendiri, pasangan bisa lebih nyaman mengekspresikan perasaan dan pendapat mereka yang sesungguhnya tentang hubungan kalian. Semuanya sama-sama untung, pasangan dapat merasa lebih aman dan nyaman, dan kamu pun pilihan untuk meninggalkan tempat itu kapan saja. Kalau kamu bilang putus di tempatmu dan suasana menjadi tak nyaman atau pasangan menolak pergi, kamu jadi susah untuk kabur dari situasi itu.


    Tempat publik bukan pilihan terbaik.

    Kamu mungkin merasa tempat publik seperti kafe, restoran, dan bar adalah pilihan tempat yang masuk akal karena banyak orang yang akan menjadi saksi bila proses putus terjadi hal-hal yang tak diharapkan atau kamu jadi punya kesempatan untuk mudah pergi setelah putus. Namun, pikirkan juga level emosi dan pengaruh yang dirasakan pasangan ketika kamu minta putus dan apa reaksi mereka. Semakin mereka emosional, justru semakin banyak privasi yang kalian butuhkan.

    Berbicara di tempat ramai pun bukan hal yang mudah karena kalian tak bisa mendengar perkataan satu sama lain dengan jelas, yang merupakan hal krusial saat mengakhiri sebuah hubungan. Tapi, tempat publik yang terlalu sepi pun bukan pilihan pas karena orang lain jadi bisa mencuri dengar obrolan kalian dan membuat kalian tak bisa bebas berbicara. Yang kamu dan pasangan butuhkan adalah tempat di mana kalian bisa mengekspresikan diri dan pergi setelah obrolan kalian berakhir. Walaupun putus di sebuah restoran terdengar seperti adegan di film, tapi di kehidupan nyata, itu bukan lokasi yang bagus untuk mengakhiri hubungan.

    via GIPHY



    Jangan pilih tempat yang punya kenangan khusus bagi kalian.

    Tempat pertama kalian bertemu, tempat kencan favorit kalian, atau tempat kesayangan kalian masing-masing, tempat-tempat itu lah yang harus dihindari karena minta putus di sana hanya akan merusak memori dan perasaan yang kalian punya di tempat tersebut. Pikirkan hobi dan minat yang sama antara kalian dan pasangan, orang-orang yang kalian temui di sana (your favorite bartender or barista, perhaps?), dan segala bagian dari tempat tersebut yang akan ikut rusak bersama hubungan kalian. Pilih tempat yang tidak punya keterikatan emosional dengan kalian berdua.


    Prediksi temperamen pasangan.

    Walaupun di atas telah dijelaskan bahwa tempat pribadi lebih disarankan dibanding tempat publik, namun untuk beberapa kasus, tempat publik memang lebih aman, terutama saat kamu tahu pasangan sering bersikap temperamental atau emosional (yang mungkin jadi alasan kenapa kamu minta putus) karena aka nada banyak orang yang bisa menjadi saksi dan membantumu bila dibutuhkan. Alternatif dari masalah ini adalah mengajak teman dekat kalian untuk berjaga-jaga di lokasi yang sama bila kamu cemas pasangan akan bertindak nekat.


    Minta bantuan orang yang dekat dengannya.

    Bila pasanganmu termasuk emosional atau tak stabil, tak ada salahnya menjelaskan alasanmu untuk mengakhiri hubungan dengan orang terdekat pasangan seperti anggota keluarga atau sahabatnya dan meminta mereka untuk mendukung pasanga cepat pulih ketika kamu minta putus. Bila kamu atau pasangan tak memiliki sosok yang bisa melakukan hal itu dengan netral, pilihan lainnya adalah mendatangi terapi pasangan di mana terapis di sana bisa mendukung dan membantu kalian melewati proses yang menyakitkan tersebut.

    via GIPHY

    Pada akhirnya, yang harus disadari adalah proses mengakhiri hubungan bukan hal yang mudah, terlepas di mana kalian melakukannya. Yang bisa kamu lakukan sebelum memilih tempat adalah mempertimbangkan watak dan kepribadian masing-masing saat dihadapkan situasi yang stressful tersebut dan memilih tempat yang bisa membuat pembicaraan kalian lebih mudah baik bagimu maupun pasangan.


    (Alex. K / Image: Allan Filipe Santos Dias on Unsplash )