Lifestyle

Kompasianival 2019 Ajak Kreator Ciptakan Konten yang Ramah

  by: Alvin Yoga       27/11/2019
  • Setelah sukses di penyelenggaraan sebelumnya, Kompasiana kembali menggelar Kompasianival sebagai ajang kopi darat terbesar di Indonesia bagi para kreator konten dan komunitasnya. Bertemakan "Reunite", Kompasianival 2019 diselenggarakan di OneBell Park Mall, Jakarta, pada 23 November 2019.

    Diselenggarakannya festival tahunan ini tak lepas dari maksud Kompasiana untuk menciptakan wadah bagi para bloger, vlogger, influencer, pegiat media sosial, dan warganet untuk bisa saling bertemu, berjejaring, berinteraksi, dan menginspirasi melalui kepakarannya masing-masing. Seperti yang telah kita ketahui, industri konten kini telah berkembang menjadi komunitas kreatif yang sangat besar. Perkembangannya pun lambat laun menumbuhkan profesi-profesi baru, seperti otomotif bloger, travel reviewer, buzzer, hingga beauty influencer. Dengan basis komunitas sebesar itu, kreator konten telah menjadi ekosistem yang berperan penting dalam rantai penyampaian informasi kepada publik.

    Pemilihan tema "Reunite" untuk Kompasianival 2019 berangkat dari kian beragamnya jenis kreator konten di Indonesia. Dari bloger ke vlogger, dari podcaster sampai influencer. Kontennya juga dibuat di berbagai macam platform, mulai dari blog, Twitter, Youtube, sampai Instagram.



    Atas fenomena itu, COO Kompasiana, Nurulloh, mengatakan melalui Kompasianival 2019 "Reunite" Kompasiana ingin mengajak para kreator konten se-Indonesia untuk bersinergi menciptakan ruang digital yang ramah bagi semua kalangan. Selain bermanfaat, setiap konten yang dihasilkan juga dapat berkontribusi pada bangkitnya rasa persaudaraan sebangsa setanah air.

    "Melalui tema ini kami ingin mengajak kembali para konten kreator menumbuhkan harapan soal interaksi positif melalui semangat penyebaran konten-konten yang bermanfaat sehingga dapat berkontribusi dalam mempererat tali persaudaraan. Kita bisa lihat dalam beberapa tahun ini interaksi di internet cukup mengernyitkan dahi. Selain informasi bohong, konten-konten yang saling menjatuhkan dan menimbulkan permusuhan masif beredar. Kita ingin meminimalisasi hal tersebut dengan ajakan untuk 'Reunite'," kata COO Kompasiana, Nurulloh.

    Pada penyelenggaraan kali ini Kompasianival 2019 menyajikan tujuh sesi yang akan mempertemukan tokoh-tokoh dalam format "Perspektif" di panggung. Kemudian ada juga empat kelas workshop bagi komunitas dan kreator konten dalam format "Kursor" dan "Kopiwriting".

    Sebagian besar sesi akan membincangkan perihal relevansi ruang digital, strategi konten, marketing, dengan upaya kita makin meng-Indonesia di era sekarang. Contoh sesi yang akan berlangsung antara lain "Twitter for Everyone", "How to Build Our Personal Branding", “New Kids on The Podcast”, “Talent Scout: Being A Stratetic Planner”, dan lain sebagainya.



    Tak hanya itu, pada akhir acara akan diberikan sejumlah apresiasi kepada Kompasianer dan profesional melalui Kompasiana Awards pada sejumlah kategori, mulai dari Best in Citizen Journalism, Best in Opinion, Best in Fiction, The Headliner, Lifetime Achivement, dan lainnya.

    Acara ini ditutup oleh entertainment dan pengundian doorprize. Semuanya akan dibalut dalam nuansa karnaval dan bernafaskan tema "Reunite" dengan "kreator konten" sebagai koridor segala konten acara.

    Adapun bintang tamu yang hadir, antara lain: Menteri Ketenagakerjaan Periode 2014-2019 Hanif Dhakiri, Menteri ESDM Periode 2014-2019 Ignasius Jonan, Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tsamara Amany, Politikus Partai Gerindra Rahayu Saraswati, Head of Communications Twitter South East Asian Cipluk Carlita, admin komunitas di ruang digital seperti Dari Halte ke Halte, hingga Praktisi Bahasa Ivan Lanin.


    (Alvin Yoga / Image: Dok. Kompasianival)