Lifestyle

Ini Kisah Nyata di Balik Serial Netflix "The Queen's Gambit"

  by: Shamira Priyanka Natanagara       2/11/2020
  • WARNING: Artikel ini mengandung sedikit spoiler dari serial Netflix The Queen's Gambit.

    Karakter yang dimainkan Anya Taylor-Joy dalam The Queen's Gambit di Netflix adalah ahli dalam dua hal: catur dan winged eyeliner. Ada banyak sekali tutorial di YouTube yang bisa membantumu belajar menguasai seni winged eyeliner, tapi menguasai catur membuatmu ingin mengulik lebih banyak informasi. Sayangnya, The Queen's Gambit tidak didasarkan pada cerita nyata atau seorang perempuan jenius. Kita bisa nge-fans dengan Beth Harmon dan kehidupan rock and roll-nya sebagai atlet catur, tapi sebenarnya kita menggemari karakter fiksi. Yup.




    Serial ini diadaptasi dari buku The Queen's Gambit oleh Walter Tevis

    Menurut wawancara dengan The New York Times di tahun 1983, Tevis terinspirasi untuk menciptakan karakter Beth Harmon, jenius catur yang kecanduan obat penenang sejak usia muda, berdasarkan pengalaman pribadinya dalam dunia catur kompetitif dan ketergantungan obat saat remaja.


    Dalam kehidupan nyata, tak ada perempuan yang pernah memenangkan World Championship catur

    Ada Women's World Chess Championship dan ada pula sejumlah ahli catur perempuan sepanjang sejarah, tapi belum ada yang menorobos 'batas'. Kamu bisa mempelajari karier atlet catur perempuan seperti Judit Polgár dan Hou Yifan, keduanya menjadi juara saat masih remaja, serta grandmaster seperti Irina Krush, Nona Gaprindashvili, dan Vera Menchik. Mereka adalah yang paling mirip dengan Beth IRL.

    Pemain lainnya yang dilawan Beth dalam The Queen's Gambit juga fiktif. Serial ini tidak seperti Marvelous Mrs. Maisel yang mencoba hal ~baru~ dengan membuat tokoh fiksi berinteraksi dengan tokoh sejarah nyata. Meskipun begitu, ada beberapa hal dalam The Queen's Gambit yang asli, seperti buku Modern Chess Openings yang Beth dapatkan dari janitor/mentor-nya di episode pertama. Itu adalah buku asli yang bisa kamu baca dan pelajari jika tertarik. Majalah Chess Review Magazine pun nyata, meski tidak pernah menampilkan Beth Harmon atau Benny Watts — tokoh yang diperankan oleh Thomas Brodie-Sangster dari Love Actually dan Game of Thrones — di sampulnya.




    Selain itu, Chess World Championship sama pentingnya di kehidupan nyata seperti dalam serial ini

    The Queen's Gambit berlatar waktu pertengahan hingga akhir abad ke-20. Walaupun grandmaster catur asli seperti Bobby Fischer tidak disebut dalam serial ini, pertandingan Fischer lawan grandmaster Rusia Boris Spassky di tahun 1972 dikenal sebagai "Match of the Century" dan disebut sebagai peristiwa besar saat perang dingin dalam buku-buku sejarah. Seriously!

    Kalau seorang perempuan muda dari Amerika Serikat seperti Beth Harmon bisa melawan grandmaster Rusia dan mengalahkannya beberapa tahun sebelumnya, pasti peristiwa itu sudah tercatat dalam sejarah. Bahkan kita, termasuk Cosmo, yang tidak mengikuti atau memainkan catur pasti setidaknya akan aware dengan nama Beth Harmon... seperti kita mengetahui beberapa nama atlet Olympics yang menguasai olahraga musim dingin (yang kurang kita kenal, TBH) atau pernah samar-samar mendengar nama seseorang dari film Searching for Bobby Fischer.




    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan US / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih bahasa: Shamira Natanagara / Ed. / Opening image: Dok. Netflix)