Love & Sex

Ini 5 Bahasa Cinta yang Wajib Kamu & Pasangan Ketahui!

  by: Giovani Untari       16/11/2020
    • Agar hubunganmu bersama pasangan dapat selalu sehati dan langgeng, ada baiknya jika kamu mengetahui tentang konsep 5 bahasa cinta.
    • Apa saja 5 bahasa cinta tersebut? Simak jawabannya di artikel ini!


    KONSEP AWAL TENTANG 5 BAHASA CINTA

    Konsep tentang “lima bahasa cinta” awalnya diciptakan oleh seorang relationship expert bernama Dr Gary Chapman, melalui buku terlaris miliknya The 5 Love Languages: The Secret To Love That Lasts. Buku ini menjadi panduan bagi para pasangan untuk membantu mereka dalam mengindentifikasi, memahami, lalu berbicara sesuai dengan bahasa cinta yang disukai oleh pasangannya -di mana banyak sekali terapis dan konselor pun percaya, bahwa saling memahami bahasa cinta dengan pasangan adalah kunci sebuah hubungan yang bahagia dan sehat.

    Membantu menjelaskan mengapa bahasa cinta ini menjadi sesuatu yang penting, Gurpreet Singh, seorang konselor hubungan sekaligus pakar dari lembaga konseling yang berfokus pada relationship bernama Relate di Inggris mengatakan, “Setiap orang berpikir dengan cara yang berbeda, terkadang ini bisa membuat dua orang dalam sebuah hubungan turut memiliki ekspektasi, kebutuhan, dan cara berkomunikasi yang berbeda satu sama lain.” 





    Lima bahasa cinta ini pun seolah mengindentifikasi dari segala perbedaan yang ada pada hubungan lalu dikumpulkan ke dalam poin-poin tersebut. Yang mana, tentu sangat penting bagi kita untuk mengetahui mana bahasa cinta yang sesuai dengan pasangan. “Jika pasangan tidak saling mengerti bahasa cinta satu sama lain, tanpa Anda sadari atau bahkan bermaksud melakukannya, perasaan Anda dan pasangan bisa saja saling tersakiti. Atau apa yang Anda lakukan kepada mereka, justru tidak bisa diterima dengan baik oleh pasangan, sebab Anda tidak menyampaikannya sesuai dengan bahasa cinta yang mereka pahami,” tambah Singh.

    Singh melanjutkan: “Jika Anda lebih mendambakan pujian dari pasangan, sementara mereka lebih sering memberi ciuman dan pelukan, sebenarnya tidak ada yang salah dengan hal ini – sebab itu terjadi karena kalian mengekspresikan rasa cinta dengan cara yang berbeda.




    Itu mengapa Singh menjelaskan betapa pentingnya kita semua agar lebih memahami bahasa cinta yang disukai oleh pasangan, sebagai sesuatu yang esensial saat membangun dan menjaga agar hubungan sehat. Tentu ketika membangun sebuah hubungan, kamu dan si dia juga memerlukan beberapa ‘landasan’, bukan?

    “Dalam hubungan perlu adanya rasa cinta, kepercayaan, dan keinginan untuk berkomunikasi satu sama lain,” jelas Singh kepada Cosmopolitan.


    INI 5 BAHASA CINTA YANG WAJIB DIKETAHUI OLEH KAMU DAN PASANGAN 


    1. Words of Affirmation

    Sederhananya, ini tentang bagaimana cara memberi tahu bahwa kamu mencintai mereka dalam bentuk ucapan. “Di hubungan yang baik dan sehat, tidak jarang kita menemukan pasangan atau bahkan diri kita berkata: “Tetapi kamu tidak pernah mengatakan bahwa kamu mencintai saya.” Bagi mereka yang mengatakan hal tersebut, itu artinya bahasa cinta yang mereka butuhkan berupa words of affirmation. Dan mengucapkan kata-kata cinta adalah sesuatu yang penting bagi mereka,” ujar Singh.




    2. Acts of Service

    Bahasa cinta ini menjelaskan bagaimana ketika kamu sedang memikirkan orang yang dicintai. “Anda bisa menunjukkannya dengan cara membukakan pintu untuknya, atau mengingat apakah ia sudah makan atau belum, hingga memperlihatkan sejumlah aksi yang menunjukkan bahwa Anda begitu peduli kepada mereka,” tukas Singh. “Bahkan hal seperti Anda mengingat fakta ia menyukai cheesecake dan membelikannya adalah bentuk dari acts of service.” Hal ini mungkin tidak terlalu berarti besar bagi kamu, tetapi jika ini adalah bahasa cinta yang disukai oleh pasangan, kamu mungkin harus lebih sering melakukan aksi-aksi seperti ini untuk mereka.



    3. Receiving Gifts

    Hadiah adalah sesuatu yang simbolik, jelas Singh. Hal ini tidak selalu tentang berapa besar uang yang kamu keluarkan untuk membelinya. Sebab jika pasanganmu memilih bahasa cinta dalam bentuk hadiah, mereka sebenarnya akan lebih menganggap setiap hal yang kamu berikan adalah tanda bahwa kamu mengingat mereka.


    4. Quality Time

    Yep, ini tentang bagaimana cara menghabiskan waktu bersama pasangan. Beberapa klien Singh ternyata sering mengeluh bahwa mereka dan pasangannya bahkan tidak pernah duduk bersama! Hal ini biasanya disebabkan oleh kehadiran gadget yang turut memengaruhi pola komunikasi saat bertemu pasangan. “Ini dapat menjadi sebuah penghalang terbesar dalam hubungan, sebab tidak jarang ada pasangan yang malah lebih fokus kepada smartphone mereka saat bertemu. Kebiasaan ini dapat berujung dengan berkurangnya waktu berkualitas dengan pasangan. Dan hal tersebut juga dapat menimbulkan rasa sakit hati, terutama bagi mereka yang memilih bahasa cinta yaitu quality time sebagai sesuatu yang krusial dalam hubungan,” tukasnya.


    5. Physical Touch



    “Cara ini bisa dilakukan dalam berbagai hal mulai dari seks, membelai rambut pasangan, hingga berciuman,” ujar Singh. “Sebagai contoh, klien saya sering kali mengeluh bahwa pasangan mereka tidak pernah menggenggam tangan mereka,” tambahnya. “Beberapa orang menyukai memberi dan diberi morning kiss atau ciuman selamat malam. Tetapi tentu ada juga orang yang merasa tidak membutuhkan hal-hal seperti itu.”



    (Artikel disadur dari Cosmopolitan UK edisi September 2020 / Penulis asli: Paisley Gilmour / Alih bahasa: Giovani Untari / FT / Images:  Olya Kobruseva from Pexels, Gustavo Fring from Pexels, cottonbro from Pexels, Tenor.com)