Beauty

Mari Pelajari Manfaat 4 Bahan Kandungan Skincare Populer Ini

  by: Shamira Priyanka Natanagara       26/11/2020
  • Mengikuti saran bos fiksi favorit saya, Michael Scott, terkadang hal-hal perlu dijelaskan kepada kita seakan-akan kita berusia lima tahun, dan tanpa terkecuali bahan kandungan skincare. Dengan nama dan persentase yang rumit (niacinamide 10% + zinc 1%, apa artinya?), mudah untuk merasa seakan-akan Anda menuturkan mantra mistis daripada melakukan skincare routine. 

    Untuk membuktikan bahwa kita tak butuh gelar sarjana ilmu ramuan untuk tahu apa itu salicylic acid, apalagi fungsinya, kami akan menjabarkan bahan kandungan serum paling populer — dari manfaatnya, hingga yang paling krusial, urutan pemakaiannya untuk meraih hasil yang paling maksimal. So, siapkan jas laboratorium dan mari kita mulai pelajaran kimia yang tak akan membuat Anda mengantuk… hopefully!




     VITAMIN C 

    Kita mengandalkan vitamin C untuk lawan flu, tapi manfaat vitamin C dalam skincare jauh lebih terukur. 

    Di antaranya mencerahkan warna kulit, mencerahkan noda hitam dan meminimalkan munculnya kerutan, serta garis halus. Bahkan Paula Begoun, pendiri Paula’s Choice, yang telah mendedikasikan 35+ tahun terakhir untuk memahami bahan-bahan kompleks, menyebutnya “a true skincare hero”. Karena mampu “melindungi kulit dari dampak jelas seperti stres, termasuk polusi, dan kerusakan akibat radikal bebas lainnya”.

    Vitamin C adalah antioksidan yang patut dipakai semua orang, terlepas dari usia dan tipe kulit. Anggap saja bahan ini adalah Tupperware untuk bekal buah apel. Tanpanya, apel akan menjadi cokelat dan mengerut begitu terekspos lingkungan, tapi dengan perisai pelindung, akan tetap tampak lezat saat disantap pada pukul 11 siang.


     HOW TO USE VITAMIN C 

    Meski vitamin C tersedia dalam berbagai macam produk, sejauh ini serum adalah yang paling efektif dan idealnya digunakan pada pagi hari, setelah membersihkan wajah dan sebelum mengoleskan moisturizer dan SPF. Ini produk skincare dengan kandungan vitamin C pilihan Cosmo:


    The Body Shop Vitamin C Skin Boost, Rp379.000,-. — Formulanya yang dilengkapi vitamin C dari buah camu camu asal hutan hujan Amazon menjadi pilihan yang tepat untuk mengatasi kulit kusam. 


    Kiehl’s Clearly Corrective™ Dark Spot Solution, Rp875.000,-. — Sesuai namanya, serum ini bisa menjadi solusi untuk menyamarkan noda hitam dan diskolorasi pada kulit wajah.


     HYALURONIC ACID 

    Walaupun saya cenderung gonta-ganti bahan skincare, hyaluronic acid adalah salah satu yang tak bisa ditinggalkan. Kami super cocok, bagaikan Prince Philip dan Queen Elizabeth II.

    "[Hyaluronic acid] secara alami ditemukan di dalam tubuh kita dan dalam kulit kita,” jelas facialist berpengalaman Debbie Thomas. “Fungsi utamanya adalah menahan air dan menjaga jaringan agar lembap, serta licin. Ini dilakukan dengan menarik H₂O ke dalamnya sendiri (seperti spons), sehingga lebih sulit untuk menguap.”

    Meski namanya “acid”, Anda tak akan mengalami pengupasan atau efek samping berat setelah menggunakannya, tidak seperti asam eksfoliasi lainnya. Justru cara kerjanya seperti magnet, menarik kelembapan ke dalam kulit, dan yang terpenting, menguncinya — mengubah kulit keriput menjadi kenyal.

    Seperti vitamin C, manfaat hyaluronic acid dapat dilihat pada semua jenis kulit dan usia. Anda bisa menggunakannya sebagai pelengkap moisturizer jika memiliki kulit kering.


     HOW TO USE IT HYALURONIC ACID 

    Bisa digunakan dua kali sehari, setelah membersihkan wajah dan sebelum serum atau produk lainnya. Aplikasikan saat kulit masih lembap agar bisa mengunci kelembapan, daripada menarik kelembapan dari lapisan kulit terdalam dan membuatnya menjadi kering. Dua produk berikut ini patut dimasukkan dalam keranjang belanja!


    Too Faced Hangover Good in Bed Hydrating Serum, Rp609.000,-. — Berkat kandungan dua tipe hyaluronic acid, serum ini bisa diandalkan untuk menghidrasi kulit secara maksimal.


    For Skin’s Sake Hyaluronic Acid Serum, Rp225.000,-. — Hyaluronic acid dalam serum ini berasal dari tumbuhan, yang dipercaya super efektif untuk mengunci kelembapan di dalam lapisan kulit.


     NIACINAMIDE 

    Begitu Anda bisa mengucapkannya dengan lancar (ni-a-ci-na-mide), you’re almost there. Untuk menjelaskan fungsi bahan ini, kami berbicara dengan Daniel Isaacs, direktur penelitian di Medik8.

    “Dikenal sebagai vitamin B3, niacinamide adalah salah satu anti-inflamasi paling ampuh dalam skincare. Ideal untuk merawat noda, bahan ini bisa menekan reaksi inflamasi kulit untuk menenangkan ketidaksempurnaan yang merah dan meradang.” Selain membantu noda dan kulit rentan kemerahan, bahan ini juga bagus untuk orang yang menderita pigmentasi tidak diinginkan, “karena bisa memblokir pemindahan pigmen melanin ke dalam sel kulit, memperlambat prosesnya,” jelas Daniel.

    Bahan ini juga meningkatkan kesehatan kulit dengan memperkuat penghalang epidermis. Pada dasarnya, niacinamide adalah bahan serbabisa dan meskipun, ya, tipe kulit rentan noda bisa merasakan manfaatnya, para pemilik warna kulit gelap yang rentan terhadap hiperpigmentasi pun patut menambahkannya ke dalam skincare routine mereka.




     HOW TO USE NIACINAMIDE 

    Niacinamide bisa digunakan dua kali sehari, sekali di pagi hari dan sekali sebelum tidur. Gunakan setelah membersihkan wajah (dan setelah produk apapun yang berbahan dasar hyaluronic acid) dan sebelum moisturizer atau SPF. Ada sejumlah produk dengan kandungan niacinamide yang bisa kamu coba, di antaranya dua produk ini:


    Dr. Jart+ V7™ Serum, Rp635.000 — Satu kata: brightening! Serum ini bisa bantu meratakan warna kulit, dan juga mengandung sejumlah bahan yang bersifat anti-aging.


    Votre Peau Brightening Essence, Rp195.000,-. — Perpaduan niacinamide dan hyaluronic acid dalam produk ini dapat membantu mencerahkan sekaligus melembapkan kulit wajah.


     SALICYLIC ACID 

    Jika masalah utama Anda adalah bintik-bintik, Anda perlu bantuan ekstra untuk melawannya. Ya, niacinamide bisa menjadi sahabat Anda, tapi tanpa salicylic acid sebagai senjata, Anda tak bisa melawannya.

    “Itu adalah salah satu bahan yang paling terbukti untuk mengurangi breakouts, membersihkan pori-pori tersumbat dan memperbaiki hidrasi,” jelas Paula. Salicylic acid merupakan beta hydroxy acid (BHA), yang berarti sebuah eksfoliator super ramah, “membantu sel-sel kulit mengupas seperti saat kita masih muda,” jelas Paula. Seiring bertambahnya usia, dan terutama jika kulit lebih rentan berjerawat, kulit tak bisa eksfoliasi secara alami sendiri. “Itulah di mana salicylic acid dibutuhkan untuk membantu kulit bersifat youthful kembali.” Dengan kemampuannya untuk bekerja diam-diam dan membersihkan pori, Paula merekomendasikan salicylic acid untuk orang-orang dengan kulit berminyak atau berjerawat, tapi menyarankan bahan ini juga bisa membantu mengurangi kemerahan pada kulit sensitif.


     HOW TO USE SALICYLIC ACID 

    Jika Anda memakai toner atau serum berbahan dasar salicylic acid, gunakan setelah membersihkan wajah. Anda bisa memakai dua serum pada saat bersamaan. So, jika butuh, Anda bisa menggunakan niacinamide setelah salicylic acid. Cosmo recommends...


    Innisfree Bija Trouble Skin, Rp220.000,-. — Dirancang khusus untuk kulit berjerawat, toner ini berfungsi untuk mengangkat kotoran dan sel-sel kulit mati secara menyeluruh.


    Caudalie Vinopure Skin Perfecting Serum, Rp730.000,-. — Teksturnya cukup ringan, sehingga cepat meresap pada kulit dan mampu membersihkan pori-pori tersumbat, hingga meminimalisir timbulnya jerawat.


     GLYCOLIC ACID 

    AKA yang Anda aplikasikan setiap malam tapi masih tidak tahu fungsi sebenarnya. “Glycolic acid tergolong dalam kelompok asam yang dikenal sebagai alpha hydroxy acid (AHA),” jelas Debbie. “Bahan ini merupakan exfoliant yang berasal dari tebu dan memiliki ukuran molekul terkecil dari semua jenis AHA, sehingga bisa menembus lapisan kulit lebih dalam.”

    Penetrasi yang dalam tersebut (no, kamu bukan sedang membaca artikel Love & Sex, kok) berarti bahan ini bisa “menguraikan zat mirip lem yang menyatukan sel-sel kulit mati.” Glycolic acid menghaluskan kulit, dan seperti yang dikatakan Debbie, “pemakaian jangka panjang [bisa] mengurangi pigmentasi, membantu mengurangi penyumbatan, serta breakouts, sekaligus meratakan garis halus.”

    Mulai dengan pembersih glycolic untuk melihat reaksi kulit Anda, sebelum lanjut ke toner. Jika kulit menjadi merah atau pedih, kemungkinan penetrasi dalam tersebut terlalu berlebihan bagi Anda — coba exfoliator asam lebih ramah, seperti lactic acid, yang hanya mengeksfoliasi permukaan kulit.


     HOW TO USE GLYCOLIC ACID 

    Glycolic acid, seperti exfoliating toner lainnya, patut digunakan langsung setelah Anda membersihkan kulit dan sebelum Anda menambahkan serum, serta moisturizer. Anda bisa menggunakannya tiga atau empat kali dalam seminggu. Coba produk glycolic berikut ini:


    COSRX AHA 7 Whitehead Power Liquid, Rp255.000,-. — Mengandung 7% glycolic acid dan cocok digunakan di pagi hari, sebelum mengaplikasikan SPF.


    Mario Badescu Glycolic Acid Toner, Rp439.000,-. — Selain glycolic acid untuk mengangkat sel-sel kulit mati, ada pula kandungan lidah buaya untuk menenangkan kulit saat eksfoliasi.


    (Artikel disadur dari Cosmopolitan UK edisi September 2020 / Perubahan minor telah dilakukan oleh editor / Penulis asli: Laura Capon / Alih bahasa: Shamira Natanagara / AG)