Better You

4 Tips Memilih Musik Untuk Membantumu Fokus & Produktif

  by: Alexander Kusumapradja       1/11/2021
  • Semua orang punya cara masing-masing untuk membantu mereka lebih fokus saat bekerja hingga hasilnya bisa lebih produktif, mulai dari menata area kerja, menyiapkan minuman atau cemilan favorit, hingga memasang musik tertentu. Yup, entah itu waktu masih bekerja di kantor ataupun bekerja di rumah, terkadang kita memang buttuh menjauhkan diri sejenak dari distraksi sekitar kita dengan cara mendengarkan musik melalui headset atau speaker.

    Tak hanya meredam distraksi dari luar, mendengarkan musik juga bisa membuat mood kita jadi lebih bagus dan termotivasi dalam bekerja. Semua orang jelas punya lagu atau genre favorit sendiri-sendiri, tapi sebetulnya jenis musik seperti apa sih yang bisa membantu kita lebih produktif dan fokus di depan layar? Berikut adalah beberapa tipsnya yang bisa Cosmo babes coba nih!




    1. Dengarkan Musik Instrumental

    Lagu instrumental tanpa lirik ternyata lebih mudah membuat kita fokus, karena lirik lagu yang kita dengar justru bisa mendistraksi fokus saat kita sedang membaca atau menulis sesuatu. Coba ingat deh pernah tidak kamu menulis sambil mendengarkan lagu, terus hilang fokus sedikit dan yang kamu tulis malah kata-kata di lirik lagu itu?


    Sebuah riset yang dimuat dalam Evolutionary Behaviour Science mengungkap kalau mereka yang memilih mendengarkan lagu instrumental dengan preferensi genre jazz, klasik, ambient, elektronik cenderung memiliki kecerdasan yang lebih tinggi. Hal ini mungkin karena musik instrumental lebih tidak intrusif sebagai musik latar dan tidak menuntut perhatianmu, jadi kita bisa tetap menikmati melodinya tanpa lupa pada tugas yang sedang kita kerjakan.

    Oke, tapi bagaimana kalau kita mendengarkan versi instrumental tanpa lirik dari lagu favorit kita? Hal ini sebetulnya tidak disarankan karena otak kita justru cenderung mengisi lirik yang hilang itu sehingga fokus kita jadi terpecah.

    Namun, semuanya kembali ke preferensi masing-masing. Banyak orang kreatif yang cenderung memilih lagu favorit mereka dari genre apa saja karena yang penting bisa membuat ide dan inspirasi lancar, dengan atau tanpa lirik. Tapi kalau kamu merasa lagu dengan lirik cenderung membuatmu malah jadi tidak fokus karena kamu ikut menyanyikan lagu itu di kepala, sebaiknya coba beralih ke lagu-lagu instrumental saja.


    2. Jangan Terlalu Ekstrem

    Eits, tapi tidak semua lagu instrumental itu sudah pasti menenangkan dan bikin fokus lho. Perhatikan juga apakah lagu instrumental itu terlalu kencang atau dengan aransemen melodi dan tempo yang justru menyedot fokusmu. Tapi kadang hal itu juga tergantung dari aktivitas yang kita lakukan. Kalau kamu mau fokus latihan fisik atau pekerjaan yang menuntut fisik, lagu-lagu bertempo cepat atau melodi bersemangat bisa bikin kamu jadi makin terpacu juga. Untuk yang bekerja di depan layar komputer, melodi yang lebih tenang bisa jadi pilihan yang lebih tepat, tapi jangan yang terlalu tenang juga. Karena kalau saking tenangnya, lagu-lagu zen tersebut justru malah membuatmu merasa sedang di spa atau sedang relaksasi dan membuat tubuh kita jadi lelah dan cepat mengantuk, yang jelas berlawanan dari niat awal kita untuk fokus dan produktif.



    3. Pilih Musik yang Kamu Nikmati

    Yes! Pada akhirnya, cuma diri kita sendiri lah yang tahu mana lagu yang paling tepat untuk membuat kita jadi lebih fokus dan menyelesaikan pekerjaan dengan lebih cepat dan optimal. Karena kalau bicara soal preferensi musik, tidak ada salah atau benar dan tidak bisa dipukul rata untuk semua orang. Kalau kamu tidak suka musik jazz atau klasik, jangan memaksakan diri secara ekstrem untuk mendengarkan jenis musik itu saat bekerja karena justru akan membuatmu malah lebih susah fokus.



    Pelan-pelan saja dan jangan takut untuk mencoba mendengarkan jenis musik yang baru. Untungnya sekarang berbagai aplikasi layanan streaming musik punya rekomendasi atau kategori playlist untuk semua suasana, termasuk kurasi musik untuk bekerja atau belajar. Walaupun kamu tak pernah mendengar satu lagu pun di playlist tersebut, coba saja dengarkan karena siapa tahu ada yang kamu suka dan sisanya bisa menjadi sekadar background noise yang menemanimu bekerja. Lambat laun, kamu pun bisa memadukan musik-musik yang baru kamu dengar tersebut dengan musik favoritmu dan membuat playlist sendiri yang terbukti bisa membantumu lebih fokus.


    4. Upgrade Perlengkapan Musikmu

    Kalau bicara tentang musik, ungkapan "ada harga ada kualitas" memang sering terjadi. Memiliki headphone berkualitas tinggi dengan berbagai fitur seperti noise cancelling atau bunyi bass yang lebih powerful jelas berbeda dengan mendengarkan musik pakai headset murah dengan kualitas seadanya. Makanya tidak heran kalau ada orang yang rela merogoh dompet dalam-dalam untuk memiliki sound system yang keren di ruang kerja atau kamar mereka, karena memang sepenting itu untuk sebagian orang, terutama yang mengaku pecinta musik. Begitu pun mengeluarkan uang lebih untuk langganan layanan streaming dibanding harus terganggu iklan setiap beberapa menit sekali dan kualitas audio yang lebih rendah dibanding yang berbayar.


    (Alexander Kusumapradja / Image: Soundtrap on Unsplash)