Love & Sex

Cara Terbaik untuk Move On Setelah Putus: The No Contact Rules

  by: Alvin Yoga       5/11/2021
  • Kalau kamu baru saja putus dari sang mantan dan ingin segera move on dari hubungan tersebut, maka salah satu cara terbaik untuk melupakan si dia adalah dengan mempraktikkan the No Contact Rule, alias aturan jangan mengontak sang mantan. "The No Contact rule adalah sebuah keadaan dimana kamu tidak menelepon, mengirim pesan, atau mengobrol dengan sang mantan lewat cara apapun setelah kalian putus. Hal ini juga termasuk tidak menghubungi temannya atau keluarganya untuk membicarakan soal hubungan kalian yang sudah berakhir tersebut," ujar dating and breakup coach Lee Wilson.

    "Aturan tidak mengontak mantan ini sangat efektif karena memungkinkanmu untuk duduk dalam kesedihan dan meratapi lukamu, serta tidak menutup kekosongan atau perasaan hancur tersebut dengan mengisinya bersama kehadiran orang lain yang sebetulnya tidak kamu butuhkan," jelas sex and grief coach Breeshia Wade. Dalam perpisahan yang menyakitkan, "kesedihan bisa terasa begitu jelas, sehingga kita akan melakukan apapun untuk meredakan rasa sakit (termasuk menghubungi sang mantan), bahkan jika tindakan tersebut dapat mengarah pada penderitaan yang lebih besar," ujar Breeshia. Ketika kamu tidak melakukan kontak apapun, "Ini dapat membantumu mengakui kehilangan dan meratapinya dengan benar, dan pada akhirnya menciptakan ruang untuk sesuatu yang baru," tambah Breeshia.

    Sangat mudah untuk menipu diri sendiri dengan berpikir bahwa kamu mungkin akan kembali bersama jika kamu terus mengirim pesan kepada mantanmu dan tidak ada yang benar-benar terasa berbeda setelah putus. Namun, "Ketenangan jangka pendek semacam itu bisa berbahaya untuk jangka panjang. Menyangkal pada diri sendiri bahwa hubungan itu tidak berhasil tidak akan membantu, percayalah," tegas Breeshia. Di sisi lain, kalau kamu mulai hidup tanpa kehadiran sang mantan, move on bisa menjadi jauh lebih mudah. Breeshia juga mengatakan bahwa aturan Tanpa Kontak ini dapat membantumu bergerak maju, mengubah kesedihanmu ketika kamu mengalihkan perhatian dan menenangkan diri.



    Ya, memang, sangat, sangat sulit untuk memblokir nomor telepon mantanmu, juga Instagram, WhatsApp, Snapchat, semuanya—bersama dengan nomor kontak ibunya, ayahnya, sepupunya, tetangganya, sahabatnya, keponakannya, tapi percayalah, ini semua sepadan dengan hasilnya. Dengan melakukannya, kamu dapat memutus peluang rekonsiliasi dirimu dan mantanmu (yang mungkin masih ingin mengirimkan pesan untukmu dan membuatmu terjatuh ke dalam lubang yang sama). Mengambil langkah pertama yang sulit dapat membantumu mengatasi putus cinta lebih cepat dibandingkan jika kamu membiarkannya berlarut-larut dan akhirnya kalian jatuh ke kategori "kita berteman saja!" yang rumit (like, kalian yakin bisa hanya "berteman" saja? Come on!).

    Biasanya, begitu kamu menghapus nomor sang mantan serta memblokirnya, kamu jadi tergoda untuk menemukan cara lain untuk muncul kembali ke dalam kehidupannya ketika kamu mulai merindukan sosoknya...tapi kamu harus menolak keinginan tersebut! "Jangan menghubunginya hanya karena kamu merindukannya," ujar Dr. Sabrina Romanoff, seorang psikolog klinis di Lenox Hill Hospital di New York. Ingat, "fungsi dari waktu kosong ini adalah untuk memproses pikiran, perasaan, dan kebutuhanmu sendiri tanpa campur tangan orang lain," tambah Sabrina. Duduklah dengan kesedihan dan rasa kesepianmu, lalu belajarlah untuk memprosesnya alih-alih lari darinya.


    Dan, ingatlah bahwa tidak ada batas waktu yang ditetapkan. Jika kamu merasa bahwa kamu hanya butuh mempraktikkan aturan No Contact ini selama sebulan, do your thing. Tapi jika kamu ingin seperti saya dan ingin secara permanen menyingkirkan mantanmu dari hidupmu untuk selamanya, lakukanlah. "Lakukan selama yang kamu perlukan," ujar Lee Wilson.

    That said, memang tidak mudah untuk menguasai aturan ini. Dibutuhkan banyak tekad dan pengendalian diri—terutama jika kamu sering melihat mantanmu di tempat kerja, di dekat rumah, di lingkaran pertemananmu, atau di restoran favoritmu.

    Sekarang, jika kamu sepertinya tidak bisa menghapus (atau memblokir) nomor mantanmu cukup lama sebelum ia mulai meneleponmu lagi, tidak apa-apa—kamu tidak sendirian. Coba ubah nama mereka di ponselmu sehingga kamu akan diingatkan *persis* apa yang harus kamu lakukan saat kali kamu menerima pesan atau telepon darinya.



    "Ketika kamu melihat nama mantanmu, hal ini mungkin masih membawa kesedihan dalam hidupmu, atau secara harfiah membuat jantungmu berdebar-debar," ujar psikolog klinis Tricia Wolanin, PsyD. "Inilah mengapa saya merekomendasikan untuk mengganti namanya di ponselmu untuk sementara, menjadi 'lelaki kurang ajar menyedihkan' atau 'idiot'."

    Hei, apa pun yang dapat menghentikanmu menelepon atau mengirim pesan. Ini akan menjadi awal cerita baru menuju kebahagiaan—PERCAYALAH.

    (Artikel ini disadur dari cosmopolitan.com / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih bahasa: Alvin Yoga / Image: Dok. Cosmopolitan US)