Beauty

Ini Mengapa Kamu Sebaiknya Tidak Menyisir Rambut Saat Basah

  by: Fariza Rahmadinna       7/11/2021
  • Apakah kamu tipe orang yang langsung menyisir rambut segera setelah keramas? Jika ya, berhati-hatilah! Sama halnya dengan tidur dalam keadaan rambut basah, menyisir rambut saat masih basah juga dapat menyebabkan kerusakan pada rambut. Berikut alasan mengapa kamu sebaiknya tidak menyisir rambut saat masih basah. Keep scrolling!


    Mengapa sebaiknya tidak menyisir rambut saat masih basah?


    Rambut berada dalam kondisi paling rentan dan sensitif adalah saat basah. Ini karena, saat dalam keadaan kering, rambut dilindungi oleh minyak alami yang melapisi setiap helainya. Sementara itu, rambut basah tidak memiliki perlindungan, yang berarti lebih rentan terhadap ujung bercabang dan patah. Selain itu, saat keramas pun rambut menjadi lebih longgar sehingga cenderung lebih mudah patah – terlebih jika kamu mencoba untuk menguraikannya saat menyisir rambut.




    Meskipun menyisir rambut secara teratur dapat membantu merangsang akar dan mendorong pertumbuhan rambut lebih cepat, namun menyisir rambut segera setelah keramas justru dapat membuat rambut mudah patah dan ujung bercabang, lho!



    Jadi, bagaimana cara menyisir rambut yang benar tanpa merusaknya?


    Cara terbaiknya adalah dengan mengeringkan rambut menggunakan handuk terlebih dahulu. Oh ya, kamu juga sebaiknya cukup menepuk-nepuk rambut dengan handuk – jangan menggosoknya! Mengeringkan rambut dengan menggosoknya secara kasar dapat menjadi penyebab lain kerusakan rambut.


    Kemudian, biarkan rambutmu mengering secara alami, barulah kamu menyisir rambut – saran Cosmo, gunakan sisir bergigi lebar – hingga halus dan rapi.


    Jika kamu tidak bisa menunggu untuk waktu yang lama, cobalah untuk menunggu setidaknya selama lima menit agar keadaan rambut sudah lebih kering, barulah kemudian kamu sisir. Ini akan sangat membantu mengurangi kerusakan.


    Lantas, seberapa sering sebaiknya kamu menyisir rambut? Menurut American Academy of Dermatology, kamu tidak perlu untuk menyisir rambut terlalu sering. Pada studi Journal of Dermatological Treatment di tahun 2009, selama empat minggu para peserta diminta untuk menyisir rambut mereka dengan frekuensi yang berbeda setiap minggunya. Setelah empat minggu, para peneliti menemukan bahwa kerontokan rambut berkurang saat frekuensi menyisir rambut lebih jarang.


    Berdasarkan penelitian tersebut, kamu sebaiknya maksimal menyisir rambut dua kali sehari, di pagi dan malam hari. Selain itu, pastikan kamu menyisir rambut secara lembut dan lakukan secara perlahan, karena menyisir rambut secara kasar juga bisa menyebabkan kerusakan pada rambut. Mulailah menyisir rambut dari bagian tengah hingga ujung bawah rambut. Setelah itu, pindahkan sisir sekitar satu sampai tiga sentimeter dari tempat kamu memulainya, dan lanjutkan menyisir ke bawah sampai kamu menghilangkan semua bagian rambut yang kusut atau berantakan. Ulangi sampai rambut kamu halus dan rapi.


    Menyisir rambut dengan benar akan memberikan manfaat baik bagi rambut kamu. Dikutip dari laman Healthline, ketika kamu menyisir rambut, kamu sebenarnya membantu mendistribusikan minyak alami dari akar hingga ujung rambut, yang bisa memberikan kilau alami dan membuat rambut lebih sehat. Tak hanya itu saja, menyisir rambut dengan lembut juga dapat merangsang kulit kepala, yang bisa mendorong aliran darah dan pertumbuhan rambut.




    Mengetahui cara menyisir rambut dengan benar dapat membantu mencegah kerusakan pada rambut. Hal ini juga dapat menjaga rambut kamu tetap sehat, berkilau, lembut, dan bebas dari kusut.



    (Fariza Rahmadinna/VA/Image: Doc. KoolShooters on Pexels)