Better You

Menurut Ahli, Ini 5 Efek Samping Yang Sering Terjadi Dari Bikini Wax

  by: Astriana Gemiati       11/11/2021
  • Setiap orang pasti memiliki bentuk bikini line hair removal yang ideal. Ada yang lebih suka mencukur, menggunakan hair removal cream, atau bahkan beberapa orang membiarkannya rambut mereka “di bawah” sana terlihat alami ─alias apa adanya!


    Ya, teknik waxing memang bisa menjadi solusi untuk mendapatkan garis bikini yang kamu inginkan. Dan, tujuan utama dari bikini wax adalah untuk menghilangkan sebagian besar rambut dari vagina dan vulva kamu. 




    Ada banyak gaya bikini wax yang berbeda untuk kamu pilih. Apakah kamu sudah memesan janji temu untuk merapikan rambut di sisi vagina, dengan teknik Brazilian wax atau hanya memutuskan untuk total hair removal? Pernahkah kamu bertanya-tanya bagaimana prosesnya saat kamu melakukan di area tersebut? 



    Itu sebabnya Cosmo berbincang dengan Keri Raciti, seorang ahli dari Harley Wax, untuk mengetahui lebih banyak tentang semua efek samping yang dapat terjadi pada vagina ketika kamu mendapatkan bikini wax bulanan. Tidak hanya itu, Cosmo juga memberikan beberapa tips praktis tentang cara meminimalkan rambut yang tidak kamu inginkan menjadi hal yang biasa saja.


    Kamu akan lega ketika mendengar bahwa tidak semua berita buruk ─sebagian besar efek samping sebenarnya cukup normal. Keep reading to find out more.


    Ini dia 5 efek samping umum dari bikini waxing:

    1. Bikini line kamu mungkin terlihat merah

    Setiap orang yang pernah memakai bikini wax tahu bahwa eritema ─atau kemerahan─ adalah kemungkinan yang berbeda.


    Namun, menurut Keri, ini bukan tanda kerusakan langsung pada kulit. “Kemerahan akan mereda dan bisa diminimalisir dengan pengaplikasian aftercare lotion atau gel,” jelasnya.


    Bahan yang digunakan dalam post-wax products meliputi

    • aloe vera
    • tea tree
    • lavendar oil
    • azulene, a chamomile extract


    Semua ini dirancang untuk menenangkan area dan menetralkan warna.


    2. Bikini line kamu mungkin teriritasi

    Kamu semua pernah mendengar cerita horor rambut yang tumbuh ke dalam, tetapi jika waxer kamu tahu apa yang mereka lakukan, dan berhati-hati dengan perawatan setelahnya, kamu dapat meminimalkan kemungkinan mengalami masalah, menurut Kerri.


    "Kebanyakan professional wax brand juga menggunakan pre-wax oil yang dioleskan sebelum waxing, dan menghilangkan kemungkinan menempelnya wax pada kulit," jelas Keri.


    "Saat wax kamu selesai, segala sesuatu yang menimbulkan panas, keringat, atau gesekan tidak boleh dilakukan hingga 48 jam. Skinny jeans dan pakaian ketat sebaiknya dihindari dan ya, rasanya enak dan halus, tapi saran saya adalah –don’t touch."


    Dia juga menyarankan untuk menghindari produk apa pun dengan tambahan parfum atau pewarna selama periode ini, untuk mengurangi risiko iritasi lebih jauh.


    3. Kulit kamu di bawah sana mungkin meningkat suhunya

    "Direkomendasikan agar bikini wax dilakukan dengan menggunakan hot wax atau film wax profesional, yang secara khusus diformulasikan dan efektif mencengkeram rambut di area ini," catat Keri.





    Akibatnya, suhu vulva kamu naik selama perawatan, dan kamu bahkan mungkin merasa sedikit berkeringat saat itu. Namun, jangan khawatir ─itu tidak akan berdampak negatif pada hasil kamu, dan kulit akan mendingin cukup cepat setelah prosedur selesai. Phew.


    4. Kulit kamu di bawah sana mungkin kehilangan semua sel kulit matinya

    Tidak hanya kulit lebih lembut karena kurangnya rambut setelah wax, waxing itu sendiri adalah bonus perawatan pengelupasan untuk area tersebut. Who knew?


    "Exfoliation ─atau pengangkatan sel kulit mati dari permukaan kulit─ adalah efek samping alami dari proses waxing," jelas Keri, menambahkan bahwa ini sebenarnya bermanfaat dalam proses pembaruan.


    Jadi, jika kamu memperhatikan bahwa kulit di bawah sana benar-benar terlihat lebih baik setelah kamu di-wax, ini bisa menjadi alasan mengapa…


    5. Bikini line kamu mungkin menghasilkan lebih sedikit rambut

    Pertemuan tunggal dengan wax strip tidak akan membuat folikel kamu menyerah, tetapi jika kamu adalah anggota klub waxing jangka panjang yang dibayar penuh, kamu bisa melihat pertumbuhan semakin tipis secara alami.


    "Hasil wax kamu adalah hasil bebas bulu yang tahan lama," tegas Keri. "Itu tidak akan menyebabkan kerusakan pada kulit atau area sekitarnya, tetapi rambut kamu mungkin selama bertahun-tahun memutuskan untuk 'menyerah' dan tumbuh kembali lebih halus."


    Bagaimana mencegah efek samping dari bikini wax

    Seperti yang dijelaskan Keri, ini cukup sederhana. Ingat saja langkah-langkah berikut.


    Sebelum wax:

    • Eksfoliasi garis bikini kamu sebelum wax
    • Pangkas rambut kemaluan kamu. Semakin pendek rambut, semakin tidak menyakitkan proses waxing
    • Minum banyak air
    • Pastikan salon kamu telah mengoleskan pre-wax oil untuk menghentikan wax menempel pada kulit kamu

    Selama wax:

    • Latih latihan pernapasan
    • Cobalah untuk tidak tegang

    Setelah wax:

    • Pastikan salon kamu menggunakan aftercare gel yang sesuai
    • Hindari berolahraga atau aktivitas yang akan mengiritasi kulit selama minimal 24 jam
    • Hindari mandi air panas selama minimal 24 jam
    • Lanjutkan pengelupasan untuk mencegah rambut tumbuh ke dalam
    • Jangan memakai jeans ketat, celana panjang, atau celana panjang.


    See, easy as anything.




    (Artikel ini disadur dari www.cosmopolitan.com/uk / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih bahasa: Astriana Gemiati / Image: Dok. Freepik. Dok. GIPHY.com / Layout: S. Dewantara)