Beauty

Ini Alasan Kenapa Kamu Harus Gunakan Hyaluronic Acid Di Kamar Mandi!

  by: Astriana Gemiati       15/11/2021
  • Hyaluronic Acid (HA) adalah bahan skincare yang hampir 99,9% dari kita telah masukkan ke dalam rutinitas perawatan kulit, namun ini bukan berarti kita sudah menerapkannya dengan benar, lho!


    Menjadi bahan pokok berkat kemampuannya dapat bantu untuk mengencangkan kulit, meminimalkan garis-garis halus, dan mengurangi tanda-tanda dehidrasi, tetapi hanya jika kamu menggunakannya dengan benar.




    Kamu mungkin pernah membaca bahwa HA akan menarik dan menarik air dari lingkungan ke dalam kulit kamu, ya, "menarik 1.000 kali beratnya dalam air" secara garis besar. Namun, ini tergantung di mana kamu tinggal, yang mungkin tidak banyak air di udara.



    Jadi, jika HA yang menyukai kelembapan ini tidak dapat mengambil air dari lingkungan, ia akan mengambilnya dari kulit kamu. Anggap saja seperti sedotan besar yang menyedot semua air dari kulit dan membawanya ke permukaan. Kulit kamu akan terasa luar biasa, tetapi sebenarnya hanya memiliki efek sebaliknya yang kamu inginkan.


    Kemudian Cosmo melihat TikTok milik @bauerbeauty. Dalam videonya, dia mengklaim bahwa kamu perlu menjaga asam hialuronat justru di kamar mandi, sehingga kamu dapat mengaplikasinya dalam kondisi kulit yang basah, saat kamu masih mandi untuk memerangi kehilangan air trans epidermadel.


    Apa itu trans epi?

    Jadi, Cosmo mengunjungi dokter kulit, Dr Justine Kluk, untuk menjernihkan kebingungan tentang hyaluronic acid ini untuk selamanya.


    Transepidermal water loss (TEWL) adalah proses dimana air bergerak dari dermis melalui epidermis dan kemudian menguap dari permukaan kulit,” jelas Dr Kluk.


    Kedengarannya agak rumit, tetapi seperti yang dia jelaskan, "Proses ini diatur oleh kulit kita secara alami, tetapi dapat dipengaruhi oleh kondisi kulit tertentu misalnya eksim, serta faktor eksternal yang bekerja pada penghalang kulit, seperti kelembapan rendah, produk perawatan kulit, dll."


    Jadi, pada dasarnya jika kita menginginkan kulit yang plump dan terhidrasi, kita ingin mengurangi TEWL ini, yang disarankan oleh Dr Kluk dan dapat dilakukan dengan beberapa cara.


    "Yang pertama adalah aplikasi bahan humektan seperti hyaluronic acid. Humektan membantu menarik kelembapan ke epidermis, baik dari udara jika cukup lembap, atau dari dermis di bawahnya dalam kondisi kelembapan rendah."


    Seperti yang kita sudah bahas sebelumnya.


    Inilah sebabnya mengapa mengoleskan moisturizer yang mengandung hyaluronic acid mungkin lebih efektif jika digunakan dalam kondisi lembap dan beruap, seperti ketika kamu baru saja keluar dari kamar mandi.




    Jadi, tidak di kamar mandi, tetapi ketika kamu melangkah keluar, got it.


    "Cara kedua untuk mengurangi TEWL," jelas Dr Kluk, "adalah melalui aplikasi bahan oklusif ke permukaan kulit yang menyegel kelembapan." Pada dasarnya itu berarti mengoleskan moisturizer di atas hyaluronic kamu, yang pada dasarnya untuk menyegelnya.




    Jadi, untuk membuatnya jelas bagi semua orang, kapan kamu harus mengoleskan hyaluronic acid?


    "Saya merekomendasikan untuk keluar dari kamar mandi, menepuk-nepuk kulit hingga kering dengan lembut menggunakan handuk dan kemudian mengoleskannya saat kulit masih sedikit lembap dan ruangan masih beruap," saran Dr Kluk.


    Dan, jangan lupa untuk menutupnya dengan moisturizer dan hindari mandi terlalu panas.


    Right, I’m off the bathroom!







    (Artikel ini disadur dari www.cosmopolitan.com/uk / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih bahasa: Astriana Gemiati / Image: Dok. Freepik, GIPHY.com)