Beauty

5 Tanda Kalau Kamu Sedang Alami Rambut Capek

  by: Astriana Gemiati       22/11/2021
  • Bangun tidur dengan bad hair day mungkin adalah salah satu hal paling buruk yang bisa terjadi, karena bad hair day berpotensi mengubah hari kamu menjadi tidak mood. Jika kamu pengikut Instagram influencer @keanuagl di sosial media, bagaimana ia (di Instagram Story) mendapat komentar dari salah satu temannya yang mengatakan kalau Keanu memiliki #rambutcapek yang akhirnya menjadi viral, dikarenakan kondisi rambut Keanu yang susah diatur, kering, bahkan seperti tidak ada bentuknya (LOL!).


    (Image: Dok: Instagram @keanuagl)

    Ya, bisa dilihat dari respon pengikutnya, ternyata banyak juga yang mengalami hal sama persis seperti Keanu saat ini. Hal wajar ini tentu sering terjadi di antara berbagai masalah rambut yang kerap kali dihadapi orang setiap hari. 





    Menurut www.growgorgeous.co.uk, ada tiga tahap pertumbuhan rambut dalam siklusnya, mulai pertumbuhan aktif dari akar hingga kerontokan rambut. Ini dikenal sebagai fase Anagen —fase pertumbuhan aktif, yang dapat berlangsung antara dua hingga tujuh tahun di mana rambut menjadi lebih panjang dan lebih tebal, lalu fase Catagen —folikel rambut bergerak ke fase transisi pendek yang disebut catagen ketika serat rambut berhenti tumbuh, diikuti oleh fase istirahat telogen yang berlangsung sekitar tiga bulan—rambut lama secara bertahap didorong ke permukaan kulit sebelum kemudian rontok secara alami dan diganti dengan rambut anagen baru yang muncul.


    Siklus ini terus berulang sepanjang hidup kita dan setiap folikel rambut berputar secara independen dari folikel tetangga yang berarti bahwa pertumbuhan rambut manusia tidak sinkron.

    Jadi, kondisi rambut capek (a.k.a kondisi rambut yang tidak dalam keadaan stabil) memang bisa terjadi dalam kapan saja dan disebabkan oleh banyak hal, apalagi masa pandemi ini masih berlangsung, rambut kamu jadi lebih mudah stres.

    Well, apakah kamu juga sedang mengalami sindrom rambut capek seperti Keanu? Oke, untuk mengetahuinya, coba cek apakah kamu sedang menghadapi salah satu dari lima tanda-tanda berikut ini:

    1. Rambut sering lepek 

    Biasanya mulai terjadi di usia 20an. Dan, rambut lepek bisa disebabkan oleh banyak hal. Seperti panas (paparan sinar matahari dan penggunaan alat penata rambut), pengobatan kimia, stres, dan menggunakan perawatan rambut yang tidak tepat. Jika rambut tidak dicuci, dikondisikan, dan tidak dirawat dengan benar, maka bisa memicu rambut kamu menjadi mudah lemas bahkan cepat lepek.


    2. Rambut sulit diatur

    Tinggal di iklim yang lembap, cuaca musim panas membuat rambut kusut dan sulit diatur. Ya, frizzy hair bisa membuat kamu frustrasi dan bahkan mood jadi berantakan. Setuju, dong?


    3. Rambut cepat berminyak

    Di antara berbagai masalah rambut yang dihadapi orang setiap hari, masalah rambut berminyak tetap relevan di hampir setiap individu. Memang, intensitas dan frekuensi rambut berminyak dapat bervariasi dari satu orang ke orang lain, meski begitu ini tetap bisa menjadi masalah ketidaknyamanan dan frustrasi bagi setiap orang.

    Mengapa begitu? Pasalnya, folikel rambut memiliki kelenjar sebaceous yang menghasilkan minyak, yang dikenal sebagai sebum, dan berfungsi untuk melembapkan rambut. Fungsi kelenjar sebaceous ini berbeda dari satu orang ke orang lain, dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti gen, usia, jenis kelamin, gaya hidup, serta banyak lagi. Sayangnya, produksi sebum yang berlebihan atau berakumulasi dari waktu ke waktu dapat menyebabkan rambut berminyak. Rambut berminyak pun merusak penampilan, menyebabkan kulit kepala gatal dan bersisik, bahkan dalam beberapa kasus juga dapat menyebabkan jerawat.


    4. Rambut bercabang

    Ujung bercabang adalah ketika rambut kamu pecah akibat kerusakan pada bagian tertua dari batang rambut. Penyebabnya bisa dikarenakan heat treatments, chemical treatments, coloring, kering, hingga kehausan seiring bertambahnya usia. Jika tidak dirawat, ujung bercabang dapat mengakibatkan kerusakan, yaitu ketika rambut patah pada titik yang membuat untaian di bagian rambut yang tidak terputus. Tentu saja, rasanya akan sangat tidak menyenangkan dan dibutuhkan perawatan lebih untuk mengatasinya.


    5. Rambut tampak kering dan kusam

    Meanwhile, kondisi dengan rambut kering tentu juga bisa berdampak pada helai rambut, dan membuat rambut kamu tampak kusam. Rambut kering adalah ketika kulit kepala kamu tidak menghasilkan cukup minyak untuk melembapkan rambut. Alhasil, rambut akan terkesan kusam serta terlihat lebih kasar karena cenderung kurang kelembapan dan hilangnya kilau.





    Nah, kabar baiknya semua tanda-tanda di atas biasanya bersifat sementara dan bisa segera kamu atasi. Berikut tips dan solusi dari Cosmo yang bisa kamu terapkan:

    1) Mulai dari akar

    Terkadang, apa yang tampak seperti masalah rambut sebenarnya adalah masalah kulit kepala. Semisal, kulit kepala yang kering akibat paparan sinar matahari, serta penumpukan minyak yang dipicu oleh suhu yang panas dan lembap. Selain itu, perubahan musim panas ke musim hujan juga bisa menjadi penyebab utama masalah kulit kepala kamu. 

    Jika kulit kepala kamu ternyata menjadi akar masalahnya, menggunakan perawatan rambut khusus kulit kepala bisa jadi solusinya. Atau, kamu juga bisa berkonsultasi dengan hair expert di salon untuk bantu mengembalikan keseimbangan. Biasanya layanan ini mencakup analisis kulit kepala, pengelupasan kulit, pembersihan mendalam, masker yang menenangkan, dan aplikasi konsentrat pelindung kulit kepala untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.


    2) Potong rambut secara berkala

    Cara termudah untuk menghilangkan ujung yang kering dan rapuh? Potong rambut kamu setiap enam hingga delapan minggu. Potongan cepat atau trim akan menyegarkan lapisan rambut, menghancurkan ujung rambut bercabang, dan yang terpenting, membantu rambut kamu tumbuh lebih baik serta kuat. 


    3) Makan makanan yang sehat 

    Jika rambut terasa sangat kering, bukan ide yang buruk untuk menyesuaikan pola makan kamu, kok! Perbanyak omega-3 (salmon, kacang-kacangan, dan biji-bijian) dan antioksidan (beri, kacang-kacangan, dan bayam), yang keduanya dikenal membuat rambut super lembut dan berkilau. 


    4) Maksimalkan perawatan rambut 

    Tentu saja menggunakan produk perawatan rambut yang tepat sesuai dengan masalah rambut kamu akan memberikan hasil yang baik pula. Untuk perawatan rambut, sampo saja sudah tidak cukup, maksimalkan perawatan dengan suplemen rambut yang mengandung biotin dan kolagen setelah sehabis keramas, plus masker rambut secara teratur satu kali seminggu untuk bantu membuat rambut kamu ternutrisi, menjadikannya lebih kuat, dan tentu saja tampak indah.


    So girls, mulai sekarang pastikan perawatan rambut kamu harus dilakukan sama seriusnya dengan merawat kulit wajah, ya. Bye, rambut capek!


    ( Astriana Gemiati / Image: Dok. Freepik.com / Layout: Rhani Shakurani )