Lifestyle

Rekomendasi Eksplorasi Resor Karma dari Sang Founder, John Spence

  by: Givania Diwiya Citta       26/11/2021
  • Cosmo berbincang dengan Owner sekaligus Founder dari Karma Group, John Spence, yang telah kita kenal lewat berbagai resor Karma nan tersebar di beberapa sudut dunia. Salah satunya adalah Karma Kandara di Bali yang tak henti-hentinya bisa membuat tamunya terpukau mesti telah berkunjung berulang kali. Kini bersama John, ia membagikan rekomendasi dalam mengeksplorasi berbagai resor Karma di dunia, yang cocok dengan spirit para traveler muda. Yup, tak terkecuali untuk road trip sebagai opsi berpelesir yang terasa lebih aman di kala pandemi! Hear ‘em out, girls.






    Bisakah Anda beri rekomendasi pada traveler muda agar turut bisa menikmati pengalaman pelesir unik namun tetap aman selama pandemi?

    Ada banyak hal yang traveler muda bisa lakukan di berbagai resor Karma di Bali. Saya pun merasa masih seperti seorang traveler muda meski saya sudah berusia 61 tahun, tapi rasanya saya berjiwa 21 tahun! Oleh karenanya, destinasi favorit saya adalah Karma Beach. Di sana, beach club kami sudah memenangkan banyak penghargaan dunia dan menjadi salah satu dalam daftar beach club teratas di Asia. Untuk mengaksesnya, Anda akan menaiki cable car menakjubkan yang menuruni tebing, dan panoramanya sungguh fantastis. Anda bisa melihat deburan ombak, menikmati matahari terbenam kala senja, mendengarkan suara monyet dan burung di alam, lalu ketika sesampainya di bawah, Anda pasti langsung merasa hidup kembali.





    Belum lama ini, kami pun telah membesarkan area beach club. Kami membangun beberapa hal di sisi lain dari beach club tersebut, dan kini ada dua sisi untuk galeri, ada bar di mana Anda bisa menyaksikan barbecue yang menakjubkan. Tiki Bar pun memiliki DJ yang mengagumkan, bahkan jika bukan karena kondisi pandemi, kami biasanya mendatangkan DJ internasional semisal dari Ibiza untuk menyuguhkan musik yang fantastis! Namun untuk sekarang, kami telah mengurasi DJ lokal yang akan memainkan musik asyik untuk kita.

     

    Selain itu, penawaran untuk seleksi hidangannya juga menggugah selera, karena mengombinasikan menu Mediterania, ditambah lagi, itu disajikan langsung dari chef yang sudah ahli di bidang tersebut. Bahkan baru-baru ini, kami sedang memfokuskan hidangan Indonesia, bukan hanya yang tradisional saja, namun juga yang dikombinasikan dengan cita rasa internasional. Cocktails pun amat lezat dengan kreasi chef dari Australia. Kami menyuguhkan menu yang unik, yaitu kombinasi dari cocktail klasik dengan beberapa twist dan tambahan yang mengejutkan.



    Perihal aktivitas, kami memiliki ragam fasilitas olahraga air, mulai dari paddle boat sampai kayak, yang seluruhnya diawasi oleh lifeguards, sehingga membuat pengalaman seru ini jadi aman. Sangat menakjubkan untuk dicoba, inilah alasan mengapa Bali jadi destinasi teratas untuk dinikmati oleh para traveler muda. Tak berhenti sampai di situ, kami pun tentu saja memiliki spa yang fantastis, yaitu Karma Spa yang terletak di atas tebing dengan suguhan panorama nan indah. Di sana terdapat steam bath, jacuzzi dengan garam Himalaya, dan kami menawarkan treatments yang hebat, seperti salah satunya beach side spa yang berlokasi di pinggir pantai, di mana treatment bisa dilakukan di pinggir pantai, literally. Anda bisa menyaksikan laut yang menderu sembari menikmati massage atau sesi manicure dan pedicure.





    Itulah hiburan yang kami sediakan bagi para traveler muda, mulai dari beach club, DJ, CD yang sering jadi giveaway, wine serta cocktail yang lezat, sampai spa. Dan dengan kondisi sekarang kala pandemi, kami sangat mengutamakan keamanan. Saya bisa bilang bahwa pengalaman pelesir tetap ideal di masa pandemi, mungkin terdengar sedikit sinis, namun seluruh area internal kami, bar, restoran, spa, hingga kids club pun sangat aman, di mana kami mempraktikkan seluruh protokol yang seharusnya dilakukan selama pandemi. Seluruh staf kami sudah divaksin, bahkan kami telah membuat program besar vaksinasi, di mana dengan biaya dan inisiasi kami sendiri, kami telah memvaksin lebih dari 2000 orang selama tiga hari. Bukan hanya staf kami saja, namun juga penduduk lokal, serta keluarga sekitar, agar memastikan bahwa jika ada interaksi, seluruh orang yang terlibat telah tervaksin. Poin keamanan sudah menjadi keharusan bagi kami.


    Lantas perihal hidangan, apakah Anda juga bekerja dekat dengan para chef serta mengarahkan mereka terhadap suguhan di resor, terutama dalam menghadirkan hidangan lokal?

    Ya, hidangan adalah bagian yang penting dari Karma, itu merupakan salah satu pengalaman hiburan yang kami tawarkan. Kami memiliki berbagai executive chef hebat, bahkan kami memiliki chef yang berbeda-beda dari berbagai belahan dunia. Kami pun sangat percaya terhadap kekuatan dari hidangan lokal, serta dalam membeli bahan-bahan yang bersumber dari lokal. Prinsip kami adalah menciptakan ambience yang terhubung dengan suasana lokal, namun sekaligus menghadirkan rasa internasional ke dalamnya. Kami ingin memiliki standar menu di seluruh properti Karma, dan secara ekual, tetap ada hidangan luar yang kami suguhkan. 



    Contohnya, saya belum lama ini mengunjungi resor Karma di Belanda dan Inggris. Di sana terdapat hidangan Bali, juga beberapa hidangan India, namun yang paling utama tetaplah hidangan lokalnya, mulai dari asparagus lokal sampai kreasi ayam lokal. Itulah kekuatannya, kombinasi dari hidangan lokal serta aspek dari Karma yang merupakan sebuah klab internasional. Akan ada tamu pelesir dari India, Indonesia, Vietnam, yang pasti memiliki masing-masing ketentuan hingga ekspektasi perihal makanan, jadi kami berusaha untuk memastikan bahwa kami menyediakan hidangan yang bisa dinikmati oleh ragam macam orang. Contohnya seperti untuk tamu pelesir Indonesia, mungkin ada yang ingin menu vegetarian, hidangan halal, dan sebagainya. Chef kami mampu menghadirkan berbagai kebutuhan spesial tersebut.


    Mari bicara tentang traveling. Di masa pandemi ini, road trip menjadi opsi menarik untuk berpelesir. Apa Anda sendiri menyenangi road trip? Jika iya, bisakah Anda bagikan rekomendasi hingga tips and tricks untuk membuat sesi road trip jadi menyenangkan, bergaya, dan bebas stres?

    Ya, road trip memang sangat menggugah. Selama pandemi, kita dihadapkan situasi di mana terdapat hari libur, namun kita tak bisa bepergian apalagi ke luar negeri. Seperti yang terjadi di Australia, hingga membuat kami mengembangkan program bernama Karma Nomad. Itu adalah sebuah program road trip. Kami bekerja sama dengan perusahaan yang memiliki mini van, atau akomodasi bertipe karavan, lalu kami akan membuatkan program road trip di Australia yang juga bisa digunakan dari keanggotaan mereka di Karma. Ini adalah pengalaman yang fantastis. Anda bisa mulai dari Perth, lalu menuju ke selatan ke Margo River, lalu ke Albany, menyusuri hutan Yare, dan semua tempat yang bisa dikunjungi. Saya rasa road trip adalah hal menyenangkan yang bisa dilakukan ketika masa pandemi ini. 



    Kami juga melakukan hal yang sama di Skotlandia. Kami baru saja membeli sebuah resor baru di dataran tinggi di utara Glasgow. Dan dengan destinasi yang menakjubkan ini, rencana kami adalah menyediakan beberapa campervans untuk para tamu pelesir. Mereka bisa singgah di Loker dan menjajal whiskey lokal, salmon lokal, atau bisa juga mencoba aktivitas berburu hingga mendaki bukit. Para tamu pelesir bisa tinggal di campervan selama dua atau tiga malam bersama keuarga, lalu mengeksplorasi dataran tinggi, atau menjelajah pulaunya kemudian kembali lagi ke resor untuk beristirahat beberapa hari. Saya rasa kombinasi dari alam dan layanan campervan akan jadi pengalaman yang seru. Itulah salah satu contoh cara belajar dari pandemi, seperti yang orang Amerika selalu bilang, ciptakanlah kesempatan-kesempatan baru. 


    (Givania Diwiya / Images of Karma Beach Bali: Dok. Karma Beach Bali / Image of John Spence: Heidi Barroll Brown)