Better You

Teman Butuh Pinjaman? Minta Ia Penuhi 5 Hak Anda!

  by: Redaksi       1/12/2011
  • Melihat teman yang sedang kesulitan finansial terkadang menjadi dilema sendiri. Anda terdorong ingin memberinya pinjaman, tapi kadang Anda juga tak boleh melupakan situasi ini: Ketika Anda menginginkan uang kembali sementara ia belum sanggup mengembalikannya. Anda sadar, perkara finansial seperti ini memang tak mudah. Maka sebelum memberinya pinjaman, terapkan aturan berikut supaya ia tak lagi menganggap Anda sebagai “mesin ATM berjalan” yang bisa diandalkan sewaktu-waktu.

    Lihat Anda Berhadapan Dengan Siapa

    Perhatikan lebih dulu latar belakang teman Anda, apakah ia memang dikenal sebagai tukang “ngutang” atau tidak. Kalau iya, sebaiknya Anda berpikir ulang. Anda tentu tidak mau kan, meminjamkan uang dalam jumlah besar lalu ia tak kunjung mengembalikannya?



    Tujuan Berhutang

    Adalah hak Anda untuk mengetahui keperluan ia meminjam uang Anda. Kalau itu untuk sesuatu yang sifatnya emergency, Anda diizinkan untuk berbaik hati. Tapi jika alasannya untuk membeli tas Marc Jacobs yang tinggal satu-satunya tersisa di etalase butik, lebih baik Anda berpikir dua kali. Bisa jadi ia menenteng tas itu di kemudian hari, tapi Anda justru gigit jari.

    Tempo Peminjaman

    Wow, Anda tak boleh menyepelekan hal ini apalagi jika teman Anda meminjam uang dengan nominal yang cukup besar. Anda berdua harus terlebih dulu membuat kesepakatan soal kapan ia sanggup untuk mengembalikan pinjaman untuk menghindari jawaban, “Yah, kamu butuh sekarang ya? Saya ganti seminggu lagi ya.” No way!



    Hitam di Atas Putih

    Merasa ini terlalu berlebihan? Oh, tidak. Hal ini memang sangat, sangat diperlukan untuk masalah uang dengan angka yang besar. Hey, ini bukan “a gift”, tapi peminjaman. Mengapa dibutuhkan? Satu, demi keamanan simpanan Anda. Kedua, bukan apa-apa, ini adalah bentuk jaga-jaga jika ia berniat jahat pada Anda. Kalau ia memang butuh, Cosmo yakin teman Anda pasti tidak akan keberatan dengan perjanjian semacam ini.

    Berani Berkata “TIDAK”

    Jika jumlah uang yang dipinjam melebihi jumlah yang Anda mampu, katakan saja “tidak bisa” dengan nada yang tegas. Dan, Anda baru saja melakukan tindakan tepat yakni... tidak menyusahkan diri sendiri. (Dian Puspitasari/SW/Image: dok. Google)