Better You

Jawaban: “Mungkin.” Menganggu Atau Tidak?

  by: Redaksi       2/12/2011
  • Anda berpikir, dengan memberi respons, “Mungkin!” entah itu untuk undangan acara sahabat, kekasih, atau klien, adalah sebuah jawaban paling tepat ketika terjebak dalam dilema jawaban “iya” atau “tidak”. Pertimbangannya begini: Jika menjawab “iya”, berarti Anda kehilangan peluang untuk datang ke acara lain yang mungkin saja lebih fun di saat bersamaan. Sedangkan berkata “tidak”, Anda jadi khawatir menyakiti perasan pengundang.

    Well, tahukah Anda jika terlalu bersandar pada kata “mungkin” sebenarnya bisa membawa Anda pada dampak buruk yang mungkin saja bisa terjadi. Simak!

    #1: Merusak Hubungan Pertemanan Anda



    Semakin sering Anda menggunakan kata “Mungkin”, tanpa disadari Anda akan semakin nyaman menggunakannya. Padahal dengan memberikan jawaban menggantung seperti itu, bisa saja Anda secara tidak sengaja menyinggung perasaan orang yang mengundang. “Saat Anda menjawab demikian, orang-orang lantas akan berpikir bahwa mereka tidak layak untuk mendapatkan kepastian dari Anda,” jelas profesor psikologi, Gerald Goodman.

    #2: Menjebak Anda Untuk Bersenang-senang



    Menjawab, “Mungkin saya akan datang ke acara tersebut” bisa dibilang sebagai modus supaya Anda bisa memiliki acara lain yang lebih fun. Tapi sebenarnya, jika Anda mengeluarkan kata “mungkin”, ini sama saja dengan bersikap masa bodoh dengan undangan itu. Maka ketika Anda terpaksa memenuhi undangan, Anda pun akan hadir dengan minim persiapan. Alhasil, Anda tidak akan menikmati serunya acara. Belisa Vranich, penulis buku Get a Grip, mengatakan, “Kalau Anda memberi kepastian, Anda justru bisa lebih bersenang-senang di acara itu.” Daripada berkata “mungkin”, berilah jawaban yang pasti “iya” atau “tidak” supaya Anda bisa mempersiapkan diri secara maksimal sejak... jauh-jauh hari.

    #3: Membuat Anda Stres

    “Memilih untuk menjawab “mungkin” bisa membuat Anda dilanda kecemasan,” lanjut Vranich. Alasannya? Ya, karena Anda semakin terbayang-bayang dengan jawaban yang seharusnya Anda berikan. So, untuk menghentikan habit yang buruk seperti itu Vranich menyarankan Anda untuk menghindari kata “mungkin” dan mengatakan hal yang sebenarnya ingin Anda utarakan. “Dengan begitu Anda akan merasa lebih tenang dan lebih menghargai orang yang mengundang Anda,” lanjutnya. (Calvin Hidayat/SW/Gambar: Dok.Google)