Better You

The Truth About Soda

  by: Redaksi       2/12/2011
  • Begitu banyak gosip yang beredar seputar minuman bersoda, sebut saja mulai dari penyebab tulang keropos, menimbulkan berbagai penyakit - seperti diabetes - hingga bisa membuat kecanduan. Ya, dengan segudang klaim yang dituduhkan, sebagian masyarakat pun mempercayainya begitu saja tanpa mencari tahu kebenarannya terlebih dahulu. Well, beruntung Cosmo mendapatkan beberapa fakta baru yang terungkap dalam acara Coca Break yang diadakan di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Rabu (30/11/2011) lalu, untuk meluruskan berbagai gosip seputar minuman bersoda.

    Kandungan Kalori Tinggi Penyebab Obesitas

    “Tidak ada yang disebut dengan makanan baik atau makanan buruk. Semuanya tergantung diet dan gaya hidup Anda,” Jelas Maxime E. Buyckx, MD, MBA., Direktur Health and Wellness Programs Global Scientific and Regulatory Affairs, The Coca Cola Company. "Gula yang dipergunakan adalah gula alami dari tebu, dan kabar bahwa kandungan gula dalam minuman soda berjumlah tiga kali lipat lebih tinggi dibanding minuman lainnya merupakan kabar yang tidak benar," lanjut Maxime. Dibandingkan dengan jumlah kebutuhan kalori rata-rata manusia sekitar 2000 kalori setiap harinya, sebenarnya sebotol kecil minuman bersoda hanya mengandung 110 kalori saja. Jadi, Anda tidak usah terlalu khawatir bila mengonsumsinya dalam batas yang masih wajar, ladies!



    Isu Penyebab Tulang Keropos

    Isu minuman berkarbonasi dapat menyebabkan osteoporosis sebenarnya lebih disebabkan oleh kandungan fosfor yang terdapat di dalamnya. “Yang harus Anda perhatikan adalah rasio fosfor dan kalsium dalam tubuh tetap berbanding 2:1. Bila mengonsumsi minuman berkarbonasi dalam jumlah berlebihan dikhawatirkan dapat melonjakkan kadar fosfat yang melebihi perbandingan ini, sehingga kalsium diambil dari tulang dan berujung osteoporosis," jelas Prof. Dr. Ir. Made Astawan, MS., pakar nutrisi dari IPB. Namun harus diingat, kandungan fosfor dalam minuman bersoda sendiri sebenarnya masih lebih rendah jika dibandingkan dengan kandungan fosfor dalam es krim vanila (surprise, surprise!). Bahkan menurut Coca Cola Company, fosfor yang ada di dalam minuman bersoda mereka hanya berkontribusi 2,1% saja dari total kebutuhan fosfor perharinya.



    Jumlah Kafein Penyebab Kecanduan

    “Jarang sekali konsumen yang membaca label sebelum membeli,” jelas Prof. Made. Pentingnya mengetahui kandungan yang terdapat dalam minuman berkarbonasi seperti Coca Cola membuat Anda bisa menakar kandungan yang ada, untuk disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Prof. Made pun menjelaskan bahwa rata-rata minuman bersoda memiliki kandungan kafein yang rendah dibandingkan dengan teh ataupun kopi, sehingga mengonsumsi minuman bersoda ini dalam skala yang moderat sebenarnya masih sangat aman. Tidak akan menyebabkan kecanduan kok. So, just enjoy your soft drink in 'healthy' ways...(Calvin Hidayat/IR/Gambar:Dok.Google)



    tags: health, coke, soda